View Single Post
Old 31st May 2013, 03:11 PM   #1
Sek Des
 
alnpr's Avatar
 
Join Date: 12 May 2013
Userid: 1032
Location: Pamulang
Age: 25
Posts: 398
Likes: 0
Liked 78 Times in 70 Posts
Default Harga Minyak Terus Alami Pelemahan

Spoiler

Quote:
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menuju penurunan untuk pekan ketiga, setelah stok minyak mentah Amerika Serikat (AS ) naik ke tertinggi dalam lebih dari 80 tahun. Sementara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan tetap menjaga agar Brent berada di sekitar USD100 per barel.

Pasokan minyak mentah AS naik 3 juta barel pekan lalu menjadi 397.600 juta, tingkat tertinggi sejak 1931. Menteri Perminyakan Irak Abdul Kareem al-Luaibi mengatakan OPEC akan tetap membahas kuota produksi.

"Ini tidak masuk akal, mengapa kita berada di tingkat ini. Persediaan terus meningkat, dan OPEC tidak mungkin untuk mengubah kuota," kata kepala eksekutif Buletin Barratt, Jonathan Barratt, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (31/5/2013).

WTI untuk pengiriman Juli turun 7 sen dan berada di USD93,54 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah 62 persen di bawah rata-rata 100 hari.

Harga minyak mentah WTI telah mengalami penurunan 0,6 persen minggu ini, dan sedikit berubah bulan ini setelah persen penurunan pada April. Sedangkan Brent untuk pengiriman Juli tergelincir 1 persen menjadi USD102,18 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Akibatnya, disparitas antara Brent dengan WTI kembali naik tipis ke USD8,64 per barel, dari USD8,58 per barel. Persediaan di sepanjang Pantai Teluk AS melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun dari 195.500.000 barel pada 26 April, data dari Energy Information Administration menunjukkan. Mereka berada di 193.200.000 pekan lalu.

Stok di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk WTI berjangka, naik 335.000 barel menjadi 50,5 juta pekan lalu, menurut laporan EIA, turun dari rekor 51,9 juta pada 18 Januari

Stok bensin AS turun 1,5 juta barel pekan lalu, mereka diperkirakan akan turun 500.000 barel. Persediaan distilasi, kategori yang mencakup minyak pemanas dan diesel, naik 1,9 juta barel, dibandingkan dengan penurunan proyeksi 450.000.
Sumber: http://bit.ly/17BCy2n
alnpr is offline   Reply With Quote
Sponsored Links