View Single Post
Old 19th June 2013, 05:50 PM   #1
Sek Des
 
alnpr's Avatar
 
Join Date: 12 May 2013
Userid: 1032
Location: Pamulang
Age: 25
Posts: 398
Likes: 0
Liked 78 Times in 70 Posts
Default Pengembangan Energi Terbarukan Kurang Koordinasi

Spoiler

Quote:
Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku dalam pengembangan energi baru dan terbarukan sering terjadi masalah. Misalnya saja mengenai feed in tariff, sampai eksplorasi EBT yang terhambat dengan perolehan izin di lapangan.

Direktur Konservasi Energi Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Maritje Hutapea, megaku bahwa banyak masalah yang terjadi dalam pengelolaan EBT.

"Memang kami akui pengembangan EBT masih banyak hambatan. Tapi kami juga merasa pengembangan ini terhambat lantaran kurangnya koordinasi antar lintas sektoral," ungkap Maritje di Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Namun, Maritje mengungkapkan pemerintah terus menyempurnakan sistem regulasi dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT), sebagai sumber pembangkit listrik di dalam negeri

Dia menambahkan, Kementerian ESDM akan terus melakukan perbaikan sitem dengan mengajak seluruh stakeholder untuk duduk bersama dan membicarakan mengenai upaya pemanfaatan EBT agar jauh lebih besar kembali.

"Jika memang soal harga, ya tolong sampaikan kepada kami. Kami pasti akan menampung. Namun kami inginkan mengena feed in tariff bisa berjalan sampai lima tahun ke depan sehingga tidak tiap tahun berubah," jelasnya.

Dia mengungkapkan, Kementerian ESDM menargetkan penggunaan EBT sampai 2025 mencapai 25 persen. Persentase tersebut meningkatkan dari proyeksi awal sebesar 17 persen. "Alasan peningkatan itu lantaran adanya assignment dari pemerintah agar mendorong penggunaan EBT maksimal ke depannya," tandasnya.
Sumber: http://bit.ly/18ZtC7K
alnpr is offline   Reply With Quote
Sponsored Links