View Single Post
Old 23rd June 2013, 12:20 AM   #1
Sek Des
 
alnpr's Avatar
 
Join Date: 12 May 2013
Userid: 1032
Location: Pamulang
Age: 25
Posts: 398
Likes: 0
Liked 78 Times in 70 Posts
Default Juni Ini, Mal-Mal 'Diet' Kantong Plastik

Spoiler

Quote:
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan, pihaknya telah mengimbau seluruh anggotanya untuk tidak memberikan kantong plastik belanja kepada konsumen selama 30 hari, mulai dari 1 Juni hingga 30 Juni 2013.

Gerakan Diet Kantong Plastik yang dilakukan oleh Aprindo, sehubungan dengan seruan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), melalui surat nomor 6 tahun 2013 tanggal 3 Juni 2013.

Wakil Sekjen Aprindo Satria Hamid Ahmadi menuturkan sebagai wujud pelayanan pada konsumen, Aprindo mengimbau kepada seluruh anggotanya untuk menyediakan alternatif tas belanja pengganti kantong pelastik yang dapat digunakan kembali (reusable bag).

"Prinsipnya kami membantu mengedukasi konsumen dengan tidak memberikan kantong plastik untuk membawa barang belanjaan, dan menyediakan alternatif pengganti berupa tas yang dapat digunakan kembali," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (22/6/2013).

Satria menjelaskan, hal ini dilakukan seiring dengan kesadaran masyarakat yang ingin mengonsumsi produk ramah lingkungan. Karena isu dampak pemanasan global juga menjadi perhatian peritel modern. Tidakan tersebut, menurut Satria, sudah menjadi kesadaran masyarakat luas.

Lanjut Satria, dia menyebutkan bahwa saat ini anggota Aprindo sudah menjalankan program ramah lingkungan dengan tiga cara, yaitu reduce, reuse, dan recyle. Misalnya, dengan menjadikan sampah plastik sebagai monster, serta tidak ketinggalan dengan mengajak masyarakat berkomitmen peduli lingkungan.

Tidak hanya itu, Satria juga menambahkan, upaya lain yang dilakukan Aprindo adalah dengan memberikan harga 50 persen pembelian reusable bag, dan mensosialisasikan kepada konsumen untuk membawa kantong belanja sendiri.

Adapun langkah nyata yang telah dilakukan oleh konsumen, di mana dengan membeli kantong plastik, dan hasil penjualan kantong plastik tersebut didonasikan untuk pembersihan dan rehabilitasi Kali Ciliwung dari sampah plastik.

Adapun, Aprindo mengganti kantong plastik biasa dengan kantong plastik biodegradable, dimana kantong yang mudah diurai oleh alam, plastik biodegradable dapat terdekomposisi 10 hingga 20 kali lebih cepat.

"Upaya ramah lingkungan jelas bukan pencitraan para peritel semata, bukan hanya untuk memenuhi tuntutan konsumen yang kian peduli kelestarian alam, tapi upaya nyata karena bumi ini membutuhkan udara segara, air jernih, yang semoga menjadi ribuan langkah di kemudian hari," tutupnya.
Sumber: http://bit.ly/12Ue5m4
alnpr is offline   Reply With Quote
Sponsored Links