View Single Post
Old 25th July 2013, 12:23 AM   #1
Sek Des
 
alnpr's Avatar
 
Join Date: 12 May 2013
Userid: 1032
Location: Pamulang
Age: 25
Posts: 398
Likes: 0
Liked 78 Times in 70 Posts
Default Peran Industri Berjangka Sangat Sentral di AEC 2015

Spoiler

Quote:
ASEAN Economic Community (AEC) 2015 atau integrasi ekonomi kawasan Asean dalam satu komunitas tunggal sudah di depan mata.

Dari sisi ekonomi, Industri berjangka seperti karet dan sawit memiliki peranan penting dalam menghadapi AEC 2015.

Namun, Indonesia sebagai negeri yang kaya akan Sumber Daya Alam belum memanfaatkan industri berjangka secara maksimal. Sementara industri berjangka merupakan instrumen penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Direktur Utama Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodidy Derivatives Exchange (ICDX) Megain Widjaja mengatakan pihaknya siap mengambil peran strategis menyongsong AEC 2015.

"ICDX akan memafaatkan momentum komunitas ASEAN dengan menjadikan ICDX sebagai pasar komoditas primer Indonesia yang efisien dan transparan," ujar Megain di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Menurutnya, saat ini pelaku pasar ASEAN masih bergantung pada bursa berjangka Erplopa dan Amerika dalam menentukan harga komoditasnya sendiri sehingga tidak ada transparansi dalam penentuan harga komoditas dan cenderung merugikan.

Oleh karena itu, dia mengatakan industri berjangka memiliki peran perdagangan berjangka komoditi sebagai sarana pengelola risiko dan sarana pembentukan harga agar Indonesia dapat berdaulat atas harga komoditasnya sendiri.

Untuk mendorong industri berjangka menghadapi AEC 2015, Megain mengatakan diperlukan peran pemerintah yang proaktif agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh melebihi ekspektasi.

Megain menambahkan pihaknya telah merancang beberapa langkah strategis dalam menghadapi AEC 2015 seperti akan meluncurkan kontrak strategis berbasis finansial dan equity lewat berjangka mata uang.

"Dengan instrumen ini akan memberikan peluang bagi kalangan usaha, lembaga keuangan bank dan non bank mengelola dana asing yang mereka miliki di bursa dalam negeri sendiri sehingga keuntungan dari pergerakan nilai tukar mata uang asing jadi lebih maksimal," paparnya.
Sumber: http://bit.ly/134tu2l
alnpr is offline   Reply With Quote
Sponsored Links