View Single Post
Old 17th July 2012, 05:15 PM   #44
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Bandara Raja Haji Fisabillilah Naik KelasA

tribun

Quote:
TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA - Sembilan dari 12 bandara di bawah otoritas PT Angkasa Pura II (Persero) segera menjadi bandara kelas dunia. Selain Bandara Soekarno Hatta, peningkatan kelas bandara internasional ini tersebar di delapan daerah Indonesia.

Kesembilan bandara itu, diantaranya adalah Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau dengan target 0,1 juta penumpang pe tahun (JPT) menjadi 1 JPT.

Selain itu, Jakarta, Pekanbaru, Pontianak, Pangkal Pinang, Pelambang, Jambi, Medan dan Padang. Khusus di Medan, pembangunan bandara baru masih dalam tahap finalisasi. Bandara Kualanamu di Deli Serdang berkapasitas 8,1 JPT pada tahap I. Bandara ini menggantikan Bandara Polonia yang hanya berkapasitas 0,9 JPT.

Tri S Sunoko, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, mengatakan peningkatan mutu ini dilaksanakan sebagai bagian dari program internasionalisasi, mengantarkan perusahaan berpredikat World Class Company (WCC).

"WCC adalah visi Angkasa Pura II yang didukung dengan misi perusahaan untuk menjadikan seluruh bandara yang dikelola menjadi world class airports," kata Tri disela-sela acara Global Airports Indonesia 2012 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta.

Tri juga menjelaskan, pengembangan terhadap sembilan bandara itu difokuskan kepada peningkatan kapasitas bandara yang dinilai tak lagi sesuai jumlah pergerakan penumpang yang dilayani.

"Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas terminal penumpang, berikut segala fasilitas penunjang lain seperti apron, runway, serta aksesibilitas," jelasnya.

Sedangkan, pengembangan Bandar Udara Soekarno Hatta (Soetta), ditargetkan mulai dikerjakan Juli 2012. Menurut Tri Sunoko, pihaknya akan melakukan ground breaking pembuatan lahan parkir untuk pesawat pada bulan depan.

"Soekarno Hatta ini, kita akan lakukan grand design. Bulan depan kita mulai ground breaking untuk membangun apron tiga," tuturnya.

Pembangunan apron terminal 3 ini, merupakan titik awal pengembangan terminal 3 Bandara Soetta.

"Itu sebagai miles stone menandakan dimulai pembangunan terminal Soekarno Hatta. Selanjutnya setelah apron Terminal 3 baru terminalnya, sekarang sedang tahap finalisasi gambar," ujarnya.

Selain Bandara Soetta, Tri menuturkan pada tahun ini, proses pembangunan Bandara Kuala Namu bisa rampung. Lalu, Maret 2013, bandara baru di Medan akan mulai beroperasi.

"Kuala Namu 80 persen progresnya, tapi kita akan targetkan selesai akhir tahun ini, dan pada Maret 2013 akan dilakukan launching," urainya.

Pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia yang pesat berdampak terhadap kebutuhan sumber daya manusia di bidang penerbangan. Pada 2020 Indonesia diperkirakan membutuhkan tambahan 4.000 tenaga pilot, 7.500 tenaga teknisi dan 1.000 petugas pengontrol lalu lintas udara (ATC).

Ketua Indonesian National Air Carriers Association.(INACA), Emirsyah Satar, mengungkapkan saat ini Indonesia baru memiliki 13 sekolah penerbangan sehingga belum bisa mendukung pemenuhan tenaga kerja baru di Industri penerbangan nasional secara maksimal.

"Dengan populasi 240 juta, Indonesia hanya memiliki 13 sekolah penerbangan, dibandingkan negara lain dengan jumlah populasi yang hampir sama, seperti AS yang mempunyai 1.076 sekolah dan Uni Eropa punya 369 sekolah," ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti mengatakan pemerintah akan memfasilitasi pendirian dan pengembangan sekolah penerbangan baru.

Tujuannya menghadapi tingginya kebutuhan tenaga kerja di Industri penerbangan nasional.

"Pada saat ini Kemenhub dari sisi BP SDM dan perhubungan udara meningkatkan sekolah-sekolah juga melengkapi fasilitas yg ada serta mengajak swasta untuk mendirikan sekolah
endar.agustyan is offline   Reply With Quote