View Single Post
Old 16th September 2012, 02:42 PM   #1
Ketua RT
 
nOnezdaKilla's Avatar
 
Join Date: 9 Sep 2012
Userid: 209
Location: Bandung
Posts: 140
Real Name: al ghifari
Likes: 36
Liked 32 Times in 25 Posts
Default Wilujeng Sumping di Bandung

Wilujeng Sumping di Bandung (Selamat datang di Bandung)

Walaupun saya lahir di kabupaten Lebak, Banten, namun karena bertahun tahun tinggal di Bandung sampai akhirnya menetap dan menggaet mojang priangan, membuat saya mrasa pituin orang Bandung, mung teu tiasa ai sunda Bandung mah, da panginten tos pada terang ai sunda na orang banten mah kasar, janten urang Indonesian wae*1

Trit kali ini saya tulis untuk warga luar Bandung yang ingin mengunjungi kota Bandung, ingin nya sih di kamar "Indonesia Indah", tpi berhubung ada kamar baru, bade ngiringan ngagandengan*2.

Jika anda tidak punya rencana pasti mau ke mana dan mau ngapain aj, berikut saya rincikan ikon wisata kota Bandung yg istilahnya, belum ke Bandung, kalau belum ke ;
  • Gedung Sate.
Spoiler

Gedung ini menjadi ikon Jawa Barat, dibangun sekitar tahun 1920, sampai hari ini masih berdiri kokoh dan menjadi pusat pemerintahan Jawa barat.
Orang Bandung asli pasti tau, berapa jumlah sate yang tertusuk di atasnya ?
mun tiasa ngawaler, hadiahna pulsa 25.000 ti admin*3

  • Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Spoiler

Dari gedung sate, menuju ke utara kita lanjutkan ke "monju".
Monumen ini dibangun untuk mngenang heroiknya para pahlawan asal Jawa Barat yg berjuang mati-matian melawan penjajah. Bentuk monumen ini mnyerupai bambu runcing yg menjadi senjata andalan para pejuang dalam merebut kemerdekaan. Lokasinya ada di Jalan Dipati Ukur, depan kampus Unpad.

  • Dago

Nama jalan ini telah diganti mnjadi jalan Ir Haji Juanda, namun karena terlanjur klik dengan nama Dago, maka sampai sekarang orang masih menyebutnya jalan dago.
Spoiler

Spanjang jalan ini dapat ditemui berbagai rumah makan, butik, toko-toko, pusat hiburan, dan objek wisata, seperti kebun binatang, Curug Thailand, hingga ke Gua pakar.

  • Observatorium Bosscha

Berbelok ke Lembang, anda akan menemukan Observatorium Bosscha.
Merupakan salah satu tempat peneropongan bintang tertua di Indonesia. Observatorium Bosscha (dahulu bernama Bosscha Sterrenwacht) dibangun oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV) atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda.
Spoiler


  • Tangkuban Parahu

Konon menurut kakek dari kakeknya istri saya, yg sebenarnya bukan saksi langsung dari kejadian sangkuriang menendang perahu, gunung yg berbentuk perahu terbalik ini sasakalanya dari perahu yg ditendang sangkuriang setelah cintanya ditolak oleh Dayang Sumbi, ibunya sendiri.
Spoiler

Tinggi nya sekitar 2.084 meter, berada 20 Km di utara Bandung.

  • Jembatan Pasupati (Pasteur - Surapati)

Spoiler

Jembatan Pasupati / Jalan Layang Pasupati adalah sebuah jembatan yang menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung melewati lembah Cikapundung. Panjangnya 2,8 km dan lebarnya 30-60 m. Jembatan ini menghubungkan Jalan Terusan Pasteur (Dr. Djundjunan) dan Jalan Surapati.

  • Jalan Braga

'Jalan Braga, jalan intelek, heunteu meunang asup keretek.."*4, kalau ga salah lagunya seperti itu.
Spoiler

Nama jalan ini cukup dikenal sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda.
Awalnya Jalan Braga adalah sebuah jalan kecil di depan pemukiman yg cukup sunyi dan dinamakan Jalan Culik karena cukup rawan, juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg) pada tahun 1900-an.
Jalan Braga kemudian menjadi ramai karena banyak usahawan, terutama berkebangsaan Belanda mendirikan toko-toko, bar dan tempat hiburan di kawasan itu seperti toko Onderling Belang.

  • Gedung Merdeka

Spoiler

Gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika tahun 1955. Kini gedung ini digunakan sebagai museum yang memamerkan berbagai benda koleksi dan foto Konferensi Asia-Afrika yang merupakan cikal bakal Gerakan Non-Blok pertama.
Halaman depan gedung ini memanjang ke arah jalan Braga, sekarang sering digunakan sebagai spot untuk foto-foto baik foto formal ataupun foto foto iseng oleh warga sekitar ataupun pengunjung dari kota lain.

  • Masjid agung Bandung

Menjadi masjid tempat shalatnya para tamu kongres Asia-afrika, namun bukan bermaksud "ngahinakeun", atau merendahkan, dulu pertama kali saya menginjakkan kaki di halaman masjid ini, saya terkejut, "qo gini ya cara orang Bandung memperlakukan masjid?", begitu isi hati saya saat itu, meskipun saat ini saya bisa melihat perubahan yg lebih baik, sudah tidak ada lagi pedagang kaki lima acak2an di halaman masjid, namun telah berpindah acak acakan di samping masjid, maupun gelandangan yg bermukim di kolong jembatan mesjid agung (sepertinya jembatan pun sekarang sudah tidak ada).
Spoiler

Bertempat di alun alun kota Bandung, menjadikan pesona masjid ini harus bersaing dgn pesona distro dan mall mall di sekitarnya, untuk anda yang hobi belanja, alun alun Bandung menawarkan surga Belanja fashion yang selalu ramai, jika anda lelah, silahkan beristirahat di Masjid Agung Bandung.

  • Saritem

Adalah tempat berdirinya pesantren Dar Al Taubah, namun saya sarankan untuk anda lewati saja objek wisata satu ini
Spoiler


  • Monumen Bandung Lautan Api

Monumen ini setinggi 45 meter, memiliki sisi sebanyak 9 bidang, dibangun untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api, dimana terjadi pembumihangusan Bandung Selatan yang dipimpin oleh Muhammad Toha.
Spoiler

Monumen ini terletak di Lapangan Tegallega, dan menjadi salah satu monumen terkenal di Bandung.

  • Terminal Leuwi Panjang

Spoiler

dari Tegallega anda akan melewati terminal Leuwi Panjang, anda bisa berhenti sejenak untuk membeli oleh oleh khas Bandung, yaitu peuyeum atau tape singkong, makanan khas Kota Bandung yang memiliki rasa manis, sedikit asam dan beraroma "alkohol".
Spoiler

Orang sering mengatakan peuyeum sama dengan tape singkong, tetapi sebenarnya terdapat perbedaan yaitu peuyeum lebih kering daripada tape. Hal ini dikarenakan perbedaan dalam proses pembuatan dan penyimpanannya. Peuyeum dengan kualitas bagus yaitu peuyeum yang baunya dan rasanya enak, manis dan asam.
Jika anda beruntung, anda dapat pula menemukan peuyeum spesial, yaitu peuyeum puan (perempuan), ditempat ini pula dapat anda temukan tempat peristirahatan gratis, sederhana, namun someah, insya Allah, yaitu rumah saya

spoiler for mojang priangan, unyu unyu gan :
Spoiler


  • Cibaduyut

Melewati terminal Leuwi Panjang, kita akan menemukan patung sepatu berukuran besar. Ya, anda telah sampai di Cibaduyut, pusat industri sepatu kota Bandung.
Spoiler

Di sepanjang jalan nya akan anda temui toko sepatu berjajar hingga ujung jalan Cibaduyut, saya sarankan anda untuk menyusuri jalan ini sambil berjalan kaki saja, kondisi jalannya yg tidak terlalu besar, namun dipenuhi oleh bis pariwisata dan mobil pribadi, menjadikan Cibaduyut sebagi titik kemacetan kota Bandung.

Sebenarnya masih banyak tempat yg dapat anda kunjungi, namun akan sangat panjang jika saya ulas semua dalam tulisan kali ini, yang pituin orang Bandung mungkin bisa menambahkan di bawah, sekian dulu trit saya kali ini, pokonamah, hidup Bandung !!

*1. Tapi ga bisa kalau ngomong sunda mah, maklum sudah pada tau kalau sunda Banten itu kasar, jadi kita pakai bahasa Indonesia saja
*2. Ingin ikut meramaikan
*3. Admin baik hati dan tidak sombong
*4. Tidak boleh masuk delman




Quote:
Ceuk saha orang Bandung teu bisa nyebut "F" , pitnah ta mah..
Likes:(2)
nOnezdaKilla is offline   Reply With Quote
Sponsored Links