View Single Post
Old 4th February 2014, 12:23 PM   #2
positifi
Wk. RT
 
Join Date: 9 Jul 2012
Userid: 2
Posts: 54
Likes: 6
Liked 20 Times in 12 Posts
Default Re: Mari mentadaburi al qur’an (mma) ke -4 : Tafsir isti’adzah

7. Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia, maka wajib bagi kita memusuhinya dan membentengi diri dari kejahatannya. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا، إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ .
“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah dia musuh (yang mesti dijahui tipu dayanya), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang mnyala-nyala.” (QS. Faathir:6)

8. Setan menggoda manusia bukan atas perintah Allah, namun setan menggoda manusia karena dendam kesumat dan kedengkian yang amat dahsyat. Allah Ta’ala berfirman:
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ، إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ .
“Iblis berkata: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka.” (QS. Shaad:82-83)

9. Seburuk-buruk manusia adalah orang yang mengambil setan menjadi kawannya. Sekiranya menjadikan penjahat sebagai kawan itu keliru, maka menjadikan setan sebagai kawan adalah kesalahan terbesar. Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ، وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُّهْتَدُونَ، حَتَّى إِذَا جَاءَنَا قَالَ يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِينُ .
“Barangsiapa yang berpaling dari peringatan Tuhan Yang Maha Pemurah, Kami akan adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (di hari kiamat) dia berkata: “Aduhai, sekiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak timur dan barat, maka setan itu sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia.” (QS. Az Zukhfur:36-38)

10. Memohon bantuan kepada setan adalah perbuatan syirik dan kebodohan yang nyata. Bagaimana mungkin manusia meminta pertolongan kepada setan, padahal setan selalu berupaya mencelakai manusia?! Apabila memohon bantuan kepada yang tidak mau memberi adalah kehinaan, maka memohon bantuan kepada yang ingin mencelakai adalah kehinaan terbesar, karena bukan bantuan yang ia dapatkan, malah penderitaan dan kerugian yang ia rasakan. Allah berfirman:
أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا .
“Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim.” (QS. Al Kahfi:50) Allah berfirman:
وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِّنْ دُونِ اللهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُّبِينًا، يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا .
“Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Setan itu memberikan janji-janji pada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (QS. An Nisaa’:119-120)

11. Siapa yang meminta bantuan kepada setan, niscaya setan akan menguasainya. Allah berfirman:
إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ .
“Sesungguhnya kesuasaan setan hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” (QS. An Nahl:100)

12. Siapa yang berdoa meminta kepada selain Allah, mereka itu tidak lain hanyalah meminta kepada setan. Allah berfirman:
إِنْ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا إِنَاثًا وَإِنْ يَدْعُونَ إِلَّا شَيْطَانًا مَّرِيدًا .
“Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka.” (QS. An Nisaa’:117)

13. Walaupun setan itu musuh yang nyata, walaupun setan selalu berupaya membinasakan manusia, namun kenyataannya banyak di antara manusia yang meminta dan menyembahnya. Allah berfirman:
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَئِكَةِ أَهَؤُلَاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ، قَالُوا سُبْحَنَكَ أَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُونِهِمْ بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُّؤْمِنُونَ .
“Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu? Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau, Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin.” (QS. Saba’:40-41)

Demikian keterangan yang dapat saya jelaskan pada pertemuan ini, mudah-mudahan Allah selalu memberi taufik kepada kita untuk istiqomah di atas jalan yang lurus sampai kita berjumpa dengan-Nya. Amin ya Robbal ‘alamin.

Jumat pagi 29 Robiul Awwal 1435 H/30 Januari 2014 M
Masjid At Tauhid Betiting Cerme Gresik
Penulis: Ahmad Jamil bin Mohammad Alim bin Hamid Malika
positifi is offline   Reply With Quote