View Single Post
Old 21st February 2014, 10:14 AM   #36
Adventurz
Sek Des
 
Adventurz's Avatar
 
Join Date: 26 Jul 2013
Userid: 1331
Posts: 269
Likes: 23
Liked 58 Times in 54 Posts
Default Re: Ambon | Pembangunan Jembatan Merah Putih

kay:

Quote:
Kabel State Untuk JMP Dibuat di Spanyol
Jumat, 21 Februari 2014 | 12:14 AM

AMBON Tribun-Maluku.Com- Jembatan Merah Putih (JMP) yang akan menghubungkan desa Galala dan desa Poka di Kota Ambon Provinsi Maluku terdiri dari bentang pendekat dan bentang tengah.

Untuk pekerjaan bentang pendekat sesuai kontrak berakhir 31 Desember 2013 lalu, namun karena masalah pembebasan lahan di desa Galala belum selesai sehingga pekerjaan bentang pendekat ini mengalami keterlambatan.

Demikian penjelasan Satker JMP Ir. Kres Lasmono, M.Tech kepada Tribun-Maluku.Com diruang kerjanya Kamis (20/2).

Menurut Lasmono, terkait dengan itu maka pihaknya sudah melakukan tindakan meminta BPKP untuk mengaudit keuangan, sebagai syarat untuk perpanjangan waktu kerja bentang pendekat dimaksud.

Dari hasil audit BPKP maka diberikan kesempatan untuk layak melanjutkan pekerjaan bentang pendekat (diperpanjang waktu kerja) karena pekerjaan sudah sangat maju.

Khusus untuk masalah lahan yang akan dipakai untuk pembangunan JMP untuk bentang pendekat di desa Galala yang hingga kini belum selesai pembayarannya, menjadi tanggung jawab Dinas PU Provinsi Maluku.

Namun demikian Pemda Maluku dan Pemkot Ambon sudah pro aktif untuk menangani masalah tersebut, namun kini hanya tergantung dari pemilik lahan saja,”ucap Lasmono.

Sesuai aturan administrasi pekerjaan bentang pendekat diizinkan sampai bulan Juli 2014 sudah harus selesai dikerjakan, sehingga masalah lahan tersebut harus segera diselesaikan sehingga target waktu dimaksud dapat tercapai dengan baik.

Sementara untuk pekerjaan bentang tengah sesuai kontrak akan berakhir bulan Desember 2014, jika JMP sudah selesai dikerjakan dan sebelum difungsikan harus dilakukan uji beban yang dilakukan tergantung kesiapan tim dari pusat.

Caranya, semua truk di Kota Ambon dinaikkan diatas jembatan untuk memastikan apakah ada penurunan ataukah tidak.

"Meskipun sudah dilakukan pengujian diatas kertas namun pengujian secara langsung harus dilakukan," bebernya.

Progres untuk bentang pendekat, menurut Kres, mencapai 93 persen sementara progres untuk bentang tengah mencapai 62 persen meskipun belum terlihat ada pekerjaan bentang tengah, namun material seperti pabrikasi baja, angker, kabel state dari spanyol dalam waktu dekat sudah ada di Ambon.

Nilai kontrak pekerjaan JMP Rp. 689 Milyar terdiri dari untuk bentang pendekat Rp. 273 Milyar realisasinya mencapai Rp. 240,48 Milyar, sedangkan untuk bentang tengah Rp. 416 Milyar realisasinya mencapai Rp. 240 Milyar.

Lasmono optimis pekerjaan JMP bisa selesai tepat pada waktunya asalkan semua pihak yang berkepentingan selalu membantu dan dukungan doa restu agar penyelesaian mega proyek ini dapat berjalan dengan baik,”harapnya.(02TM

http://www.tribun-maluku.com/2014/02...i-spanyol.html
kay:
__________________
#AYO KE MALUKU
Likes:(1)
Adventurz is offline   Reply With Quote