View Single Post
Old 8th October 2012, 01:40 PM   #1
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,697
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 232 Times in 171 Posts
Default TNI AD-AS kaji pembelian helikopter serang


Helikopter serang dan anti tank, AH-64 Apache dari pabrikan Boeing. Berasal dari UH-1 Huey produk Bell Helicopters yang sangat sukses dalam Perang Viet Nahm, pengembangan terus dilakukan menjadi seri serang darat dan anti tank. Di atas Apache, masih ada kelas yang lebih mumpuni, yaitu AH-64D Apache Long Bow sebagaimana dimiliki Singapura. Long Bow juga ditawarkan Amerika Serikat kepada Indonesia, yang berencana membeli delapan helikopter di kelas serang darat. (Reuters.com)

... tapi kalau terlalu mahal, ya nanti bagaimana...




Jakarta (ANTARA News) - TNI AD masih mengkaji rencana membeli helikopter serang dari negara lain, seperti helikopter serang AH-64 Apache buatan Boeing dari Amerika Serikat. Alternatif jika harganya mahal, UH-60 Black Hawk milik Sikorsky, atau AH-1 Super Cobra dari pabrikan Bell.

"Pembelian helikopter serang tengah kami pelajari, yang terpenting aman dan tepat digunakan," kata Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Pramono Wibowo, pada pameran alat utama sistem senjata TNI AD di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, pengadaan helikopter tempur itu harus disesuaikan dengan anggaran tersedia dari pemerintah.

"Misalnya, kami ingin helikopter serang jenis Apache. Itu bagus, tapi kalau terlalu mahal, ya nanti bagaimana. Maka solusinya kami ajukan yang spesifikasinya di bawahnya, seperti Super Cobra dan Black Hawk. Kami tengah mempelajari lebih lengkap," kata Pramono.

TNI AD juga tidak ingin membeli barang murah, namun setelah setahun dipakai, alutsista itu tidak dapat digunakan karena suku cadangnya tidak ada.

Sebelumnya, Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, mengatakan hal senada, bahwa TNI AD masih melakukan pengkajian terkait rencana pembelian delapan unit helikopter serang, AH-64 Apache dari Amerika Serikat.

"Di dalam konteks pembangunan kekuatan pokok minimum (Minimum Esensial Force/MEF) memang ada helikopter serang yang mau dibeli TNI AD. Helikopter serbu itu bermacam-macam, ada Apache, Black Hawk dan lainnya," kata dia, di Jakarta, beberapa hari lalu.

Dia nyatakan itu usai membuka Kejuaraan Terjun Payung Militer pertama atau Dewan Olahraga Militer Internasional (Conseil International du Sport Militaire/CISM) dan Kejuaraan Terjun Payung TNI Terbuka 2012 yang diselenggarakan sejak 23 September hingga 30 September 2012 di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (23/9).

Menurut dia, TNI AD sendiri masih mengkaji pilihan terbaik bagi mereka, apakah Apache atau Black Hawk.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada TNI AD untuk mengkaji dan menentukan pilihannya karena pembinanya TNI AD, penggunanya memang panglima TNI. Saya hanya melihat konteks dalam penggunaan ketiga matra apakah bisa kita satukan atau tidak. Kalau semuanya memungkinkan, akan dilakukan bersama-bersama," katanya. (ANTARA)

sumber
andi.teguh is offline   Reply With Quote
Sponsored Links