View Single Post
Old 8th October 2012, 03:52 PM   #1
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,697
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 232 Times in 171 Posts
Default TNI AL kerahkan dua KRI bantu evakuasi korban


Penumpang Selamat Ratusan penumpang kapal feri Bahuga Jaya yang selamat, beristirahat di ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni Lampung, Rabu (26/9). (FOTO ANTARA/KRISTIAN ALI)





Jakarta (ANTARA News) - TNI Angkatan Laut mengerahkan dua kapal perang (KRI), satu unit kapal Patroli Keamanan Laut, dua Sea Raider dan sejumlah perahu karet dari Brigif 3 Marinir untuk membantu proses evakuasi korban tabrakan kapal tanker MV Norga Gastar dengan kapal feri KMP Bahuga Jaya.

"Kedua kapal perang tersebut adalah KRI Pati Unus-384 dan KRI Tenggiri-865 dari Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar)," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Untung Suropati, di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta, Rabu.

Selain itu, satu unit kapal Patkamla Lanal Lampung serta Sea Raider dan perahu karet dari Brigif 3 Marinir yang bermarkas di Piabung, Lampung Selatan.

Pengerahan kapal-kapal perang dan kapal patroli untuk melaksanakan SAR (Search and Rescue) terhadap korban tabrakan kapal tanker MV Norga Gastar dengan kapal feri KMP Bahuga Jaya, ujar Untung.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Lampung Kolonel Laut (E) Fery Sidjaja, mengatakan, kecelakaan laut antara MV Norga Gasar dengan kapal feri KMP Bahuga Jaya terjadi pada posisi 05 52.2717 Lintang Selatan - 105 51.5142 Bujur Timur.

Akibat tabrakan tersebut, 30 menit kemudian, KMP Bahuga Jaya tenggelam. Para korban tabrakan kapal tersebut pertama kali dievakuasi oleh dua kapal feri dan TB Jack Winda yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Data sementara (pukul 12.00) tercatat 208 penumpang yang berhasil diselamatkan dan tujuh orang meninggal dunia.

Menurut Komandan Lanal Lampung itu, TNI AL mengerahkan unsur-unsurnya setelah menerima laporan dari Pos Angkatan Laut Bakahueni. Peristiwa tersebut dilaporkan secara berjenjang kepada Pemimpin TNI AL dan kami diperintahkan agar segera berkoordinasi mengerahkan unsur-unsur untuk melaksanakan SAR.

Selain itu, Lanal Lampung juga bekerja sama dengan Korem Garuda Hitam dan Polda lampung dalam lebih mempercepat pengerahan unsur-unsur SAR.

Kerugian materil akibat kecelakaan itu tercatat sepeda motor 10 buah, mobil pribadi 22 buah, kendaraan pikap kecil 11 buah, Colt Diesel 17 buah, truk besar 18 buah. Jumlah total 75 unit kendaraan. Saat ini jumlah itu masih diinventarisir.

sumber
andi.teguh is offline   Reply With Quote
Sponsored Links