View Single Post
Old 8th October 2012, 04:18 PM   #1
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,697
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 232 Times in 171 Posts
Default Brazil bangga turut modernisasi TNI AU


Embraer C-390, satu pesawat angkut berat militer yang dijagokan pabrikan pesawat terbang Brazil. Perbandingan daya angkut personelnya diilustrikan dalam foto, karena bobot maksimal kargonya 20 ton yang di atas C-130 Hercules dan di bawah A-400M Atlas buatan Airbus Military. (Embraer Brazil)

... bangga turut dalam upaya modernisasi TNI AU...


Malang (ANTARA News) - Duta Besar Brazil untuk Indonesia, Paulo Alberto da Silveira Soares, hadir dalam serah terima empat dari delapan pesanan pasti EMB-314 Super Tucano kepada Kementerian Pertahanan, di Pangkalan Udara Utama TNI AU Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Senin siang.

"Kami bangga turut dalam upaya modernisasi TNI AU. Ini bukanlah kerja sama jangka pendek namun akan menjadi jangka panjang," katanya. Embraer sebagai pabrikan Super Tucano telah memiliki pengalaman cukup panjang dalam kedirgantaraan dunia sebagaimana CASA yang menjadi patron PT Dirgantara Indonesia.

Dari pihak Embraer, rombongan mereka dipimpin langsung CEO Embraer, Luiz C Aguilar. Mereka berniat menawarkan pesawat transport berat. "Bisa menggantikan C-130 karena daya angkut maksimalnya hingga 20 ton sementara Hercules cuma 12,5 ton saja. Pangsa pasarnya beda karena ini memiliki keunggulan tersendiri," katanya.

Menurut Soares, Brazil siap membagikan pengalaman dan keunggulan teknologi serta manufaktur kedirgantaraannya dengan Indonesia. "Kami siap. Bahkan kami akan menunjuk seorang atase pertahanan di Jakarta kerja sama yang makin berkembang ini," katanya.

Setelah sekitar dua dasawarsa tidak membeli arsenal baru, TNI AU ke depan bisa semakin "bergigi" karena akan hadir puluhan pesawat terbang baru atau bekas pakai hasil hibah, di antaranya 24 F-16 blok 25 Fighting Falcon dari Air National Guard Amerika Serikat.

Bagi Brazil dan teristimewa Embraer, inilah kali pertama mereka mewujudkan kontrak pembelian arsenal udara TNI berupa penyerahan empat Super Tucano itu. Awal tahun depan, empat lagi akan tiba dan saat ini mereka masih dalam perakitan di pabriknya, di Sao Jose Campos.

Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, menjadi pihak penerima yang lalu menyerahkan mereka lagi ke TNI AU. Skuadron Udara 21 menjadi "rumah" keempat Super Tucano itu, "rumah" yang sama bagi OV-10F yang digantikan Super Tucano itu.

sumber
andi.teguh is offline   Reply With Quote
Sponsored Links