View Single Post
Old 12th October 2012, 06:02 PM   #1
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,697
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 232 Times in 171 Posts
Default Beda Hacker Dan Cracker



Selama ini kita kesulitan kan membedakan mana hacker dan mana cracker? Dan Siapakah hacker dan cracker itu sebenarnya? ini dia infonya.

(Inggris: hacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan bisa memodifikasi atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer (program komputer) dan perangkat keras komputer, administrasi dan lainnya, terutama keamanan.

Selain itu, hacker juga sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa dikategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu sistem dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan sistem yang ditemukannya.

Sedangkan cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan sistem dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari sistem yang dimasuki seperti : pencurian data, penghapusan, dan lainnya.

Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama.

Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker berubah menjadi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertamakalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 adalah kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut sebagai hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorian Solan-Kettering hingga komputer milik laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelakuk tersebut mendapat kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapat hukuman masa percobaan.

Hacker mempunyai konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat dengan perbedaan istilah antara hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa bahwa hacker yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu, seperti menyisipkan kode virus dan mencuri sebuah data transaksi penting, dan lain sebagainya. Padahal mereka adalah cacker. Cracker menggunakan celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak sebuah sistem. Atas alasan ini biasanya para hacker dipahami dibagi menjadi 2 golongan White Hat Hackers yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

Nah dengan penjelasan di atas dapat diketahui mana hacker dan cracker itu sebenarnya.




Perbedaan Antara Hacker dan Cracker. Mungkin diantara kita seringkali memiliki persepsi yang salah tentang cracker dan hacker. terkadang kita suka mencampuradukkan keduanya tanpa tau yang mana satu yang di maksud tersebut.

Nah, oleh karena itu, agar mengetahui apa perbedaan hacker dan cracker tersebut, simak aja tulisan berikut yah

Hacker adalah sekumpulan atau beberapa kelompok yang memiliki tujuan untuk mengembangkan ilmu pengengetahuan dan sharing informasi bebas tanpa batas dan gratis. Hacker adalah seseorang yang ingin mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer. Mereka terdiri dari para programer yang ahli jaringan dan karena mereka jugalah Internet tercipta sehingga kita bisa menikmatinya dan membuat kita lebih mudah mencari ilmu, sharing pengetahuan, dll. Internet sendiri di ciptakan lewat pengembangan sistem operasi UNIX.

Istilah Hacker lahir sekitar tahun 1959 dari MIT(Massacusetts Institute of Technology), sebuah universitas di Amerika yang terdiri dari orang-orang cerdas namun cenderung tidak mempercayai adanya Tuhan (Atheis). Saat itulah semua berawal, dari sebuah ruangan baru, “EAM room” pada Building 26 MIT, sebuah tempat yang merupakan nenek moyang dari “dunia baru” yang kini kita kenal, tempat nenek moyang sebuah mesin yang kini kita sebut sebagai “komputer”, mesin yang mampu membawa kita menuju kelebihbaikan dengan kebebasan informasi, dunia para Hacker sejati.

Sehebat apapun hacker tidak akan di hargai oleh hacker lain jika dirinya hanya mendapatkan ilmu dari hacker lain tanpa mau berusaha sendiri mencari ilmu. Para Hacker selalu bekerjasama secara sukarela menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu. Mereka selalu berbagi informasi, memberi jawaban serta berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik agar dihormati di lingkungannya. Mereka tidak pernah berhenti belajar untuk menjadi ahli dan sangat anti untuk melakukan sesuatu berulang-ulang dan membosankan. Mereka berpedoman pada kata-kata bijak : “Untuk mengikuti jalan – pandanglah sang ahli – ikuti sang ahli – berjalan bersama sang ahli – kenali sang ahli -jadilah sang ahli ”.

Berbeda dengan para Hacker, para Cracker sibuk untuk memuaskan diri mereka dengan aktivitas Cracking, mulai dari membobol komputer, membobol password, menebarkan virus untuk tujuan merugikan orang lain, hingga mengakali telepon (Phreaking). Para Hacker menyebut Cracker adalah orang malas yang tidak bertanggung jawab. Jadi, sangat tidak adil radanya jika kita tetap menganggap bahwa Hacker itu jahat dan menakutkan karena sangat jelas dengan penjelasan di atas bahwa Hacker itu bersifat membangun sedangkan Cracker bersifat membongkar.

Apakah sobat-sobat ingin menjadi seorang Hacker sejati? Tetapi menganggap bahwa untuk menjadi seorang Hacker itu sulit, harus mengerti bahasa pemrograman ? Jika sobat-sobat memiliki niat belajar sungguh-sungguh dan giat maka tidak ada kata sulit bagi sobat-sobat. Untuk menjadi seorang Hacker anda harus menguasai beberapa bahasa pemrograman dan tentu saja sikap-sikap yang bisa membuat anda diterima di lingkungan para Hacker. Biasanya calon Hacker memulai dengan belajar bahasa [Python] karena bahasa ini tergolong bahasa pemrograman yang termudah. Bahasan mengenai bahasa ini bisa anda lihat di www.python.org. Setelah itu anda juga harus menguasai [java] yang sedikit lebih sulit akan tetapi menghasilkan kode yang lebih cepat dari Python, [C], [C++] yang menjadi inti dari UNIX, dan [Perl] (www.perl.com ) serta [LISP] untuk tingkat lanjut.

Setelah menguasai semua kemampuan dasar diatas, calon Hacker disarankan untuk membuka salah sati versi UNIX open-source atau mempelajari LINUX, membaca kodenya, memodifikasi dan menjalankannya kembali. Jika mengalami kesulitan dalam mempelajarinya, disarankan untuk berkomunikasi dengan club pengguna Linux [ www.linpeople.org].

Seorang Hacker selalu bahu-membahu dalam menyelesaikan sebuah masalah dan membangun sesuatu. Tetapi sangat di sayangkan, kehidupan mereka yang menghabiskan 90% waktunya untuk aktivitas Hacking. Kalau memang benar-benar ingin jadi Hacker, jadilah Hacker yang baik dengan memanfaatkan Teknologi Informasi untuk mengembangkan da’wah Islam.

Etika Hacker

a. Akses ke komputer-komputer – dan segala sesuatu yang berpotensi untuk mengajarmu mengenai dunia ini haruslah bebas dan total. Semua informasi haruslah tersedia secara bebas / cuma-cuma.

b. Jangan percaya otoriter/kemapanan – dukung desentralisasi.

c. Hackers haruslah dinilai berdasarkan kemampuan hackingnya – bukannya berdasar kriteria seperti derajat, umur, ras, atau posisi. Anda bisa berkarya seni dan keindahan melalui komputer. Komputer dapat merubah hidupmu menuju kelebih baikan.
Sedangkan dalam prakteknya, Etika Hacker diatas (prinsip) dipraktekkan dengan mengikuti kode etik:

d. Jangan merusak sistem manapun secara sengaja. (rmrf hard disk, crash, overflow, dll. Mengubah tampilan index.html sebuah website sah-sah saja asalkan file aslinya disimpan di sistem yang sama dan bisa diakses oleh administrator.)

e. Jangan mengubah file-file sistem selain yang diperlukan untuk mengamankan identitas anda.

f. Jangan meninggalkan nama asli anda (maupun orang lain), handle asli, maupun nomor telepon asli di sistem apapun yang anda akses secara ilegal. Mereka bisa dan akan melacak anda dari handle anda.

g. Berhati-hatilah dalam berbagi informasi sensitif. Pemerintah akan menjadi semakin pintar. Secara umum, jika anda tidak mengenal siapa sebenarnya lawan bicara/chatmu, berhati-hatilah!
Likes:(2)
andi.teguh is offline   Reply With Quote
Sponsored Links