View Single Post
Old 19th October 2012, 01:25 AM   #4
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,267
Likes: 1,721
Liked 196 Times in 118 Posts
Default

Niat awal ku ke Klayar adalah ingin solo traveling alias pergi sendiri.
Ber-solo traveling ini sudah ku jalani hampir 2 tahun. Yang ternyata tidak
kalah mengasyikan ketimbang pergi rombongan. Apalagi ke Klayar, Pacitan,
kebayang kondisi jalannya, wah kalau yang ngga biasa traveling bakalan
banyak komplain. Beruntung aku sudah mengenal rekan ku si "cak" dan "ve". Ku
tahu betul mereka berdua akan sama-sama mampun menjiwai perjalanan ini. Siap
menerima kondisi apa pun. Siap saweran, tidak perhitungan, termasuk
kemungkinan pelit. Bukan tipe itu. Maka ku bayangkan perjalanan ber-3 tidak
kalah mengasyikan jika berangkat sendiri.

Sekalipun demikian kira-kira 3 minggu sebelum berangkat iseng-iseng aku
bikin survei
kecil-kecilan. Survei ini sama sekali bukan dalam rangka mencari teman atau
berupa ajakan secara tidak langsung. Tujuan survei ini ingin mengetahui
seberapa jauh popularitas, minat dan
keinginan ke Pantai Klayar khususnya di kalangan rekan-rekan penggemar
traveling.

Mengumpulkan sekitar 60 email address yang belum ku kenal
dari beberapa milis/komunitas traveling. Mengambil email itu dari
posting secara acak. Misalnya ada yang bertanya tentang Bali, Bromo, dan
lain-lain. Ada yang kirim posting mencari rekan perjalanan. Ada juga yang
reply pertanyaan. Email-email itu ku pilih sebagai responden. Asumsiku si
pengirim posting untuk maksud di atas memiliki ketertarikan traveling.

Kepada mereka ku kirimi 4 pertanyaan simpel saja : 1. TAHU-kah anda atau
pernah mendengar ada pantai ber-nama Klayar (sengaja tidak ku sebutkan
lokasi di Pacitan) ? 2. Jika sudah tahu dan pernah mendengar, PERNAH kah
anda kesana? 3. Jika sudah tahu atau belum pernah kesana, ber-MINAT- kah
anda
kesana? 4. ALASAN anda jika tidak berminat kesana?

Feedback dari 60 yang ku kirimi, 53 memberikan respon sbb :

- Pertanyaan no 1 jawabannya : 49 menjawab tidak pernah mendengar,
baru setelah saya kirimi pertanyaan mereka jadi tahu. Sisanya, 4 responder
menjawab sudah pernah tahu dan pernah mendengar.

- Pertanyaan no 2 yang nyambung dari pertanyaan no 1, 3 responder
menjawab sudah pernah. Berarti ada 50 responder belum pernah.

- Pertanyaan no 3, dari 50 responder tadi hanya 4 menyatakan minat
kesana setelah mendapat informasi, sisanya 46 tidak berminat.

- Pertanyaan no 4, umumnya alasan mereka tidak berminat karena
tidak tahu seperti apa pantainya, berada dimana, bagaimana kesana, tidak ada
ngajak.

Kesimpulannya...hhhmmm....ternyata belum banyak tahu. Masih sedikit yang
tertarik dan berminat kesana.

Tentulah survei ini tidak bisa di jadikan penilaian secara umum. Lah
respondennya hanya 50. Beda jika responden mencapai ribuan, survei dilakukan
secara besar-besar-an, hasilnya pun pasti akan berbeda. Namun cukup
beralasan sebagai "potret" bahwa masih butuh waktu mencapai tingkat
popularitas yang diharapkan di bandingkan Bali, Pulau Komodo, Makassar.
Kedua, dalam lingkungan terbatas bukan kekeliruan mengatakan : "Pantai
Klayar sebagai salah satu Hidden Paradise".

Paling Indah kah...?

Menengok minat awal ke sini karena sebuah tulisan kecil/testimoni yang
mengatakan sebagai pantai paling indah. Setelah menyaksikan dengan mata
kepala sendiri, mengalami berada disana, kembali ke pertanyaan awal,
betulkah Pantai Klayar sebagai pantai paling indah? Bagaimana juga hasil
"pertaruhan" sebagaimana tertulis di 4 subyek posting ini? Menang atau kalah
nich...?

Hhhhmmm...mencoba mencari refrensi ilmiah yang membuat kriteria penilaian
sebuah pantai di sebut paling indah, sayangnya belum ada. Pun ada rasanya
belum mendapat kesepakatan. Dari ku pribadi, kriteria keindahan sebuah
pantai antara lain : pantai pasir putih dan bersih, suasana pepohonan di
sekelilingnya yang asri dan sejuk, memiliki ombak besar sekaligus tenang,
tidak hanya menikmati dari pinggir pantai terdapat perbukitan yang bisa
dinikmati dari atas, suasana tenang jauh dari keramaian, memiliki gugusan
atau bukit-bukit karang dengan bentuk artistik. Pantai Klayar memiliki semua
itu.

Sayang belum banyak pantai di negeri ini yang pernah ku datangi. Tadinya aku
mengira pantai Liang di pulau Ambon sebagai paling indah. Apalagi infonya
pernah di nobatkan salah satu badan PBB sebagai pantai paling bersih di
tahun 1990-an. Ternyata tidak selengkap Klayar. Coba bandingkan dengan Pink
Beach di Labuan Bajo, meski termasuk pantai eksotik, namun tidak selengkap
Klayar. Seven beaches yang minggu depan setelah dari Klayar aku kesana,
hhhhmmm...tetap lebih eksotik Klayar. Barangkali yang bisa mengimbangi dan
mendekati suasananya adalah pantai di Ujung Genteng.

Tetapi lagi-lagi, ini berhubungan dengan rasa serta selera pribadi.
Kebebasan menilai dan memiliki rasa estetika, sah-sah saja setiap individu
memberikan penilaian sebagai yang "paling". Okelah paling tidak jika saat
ini di tanya pantai mana yang di rasa paling indah, tidak akan ku ragu
mengatakan Pantai Klayar. Ada yang ngga setuju lalu mengatakan di Sumba ada
pantai yang menurutnya paling cakep. Ya monggo....

Kesimpulannya. Saya ingin datang lagi. Si "cak" dan "ve" rupanya ingin
dateng lagi. Merasakan kenikmatan berada di sebuah hidden paradise bernama
Pantai Klayar. Kedua, kepada yang merasa menulis testimoni yang kebetulan ku
kenal. Tanpa melihat siapa dan apa latarbelakang dirimu, untuk testimoninya,
aku setuju.

Menutup 4 posting ini ada beberapa catatan :

Pertama. Kalau ada rekan yang berminat kesana, aku tertarik untuk ikut.
Dengan catatan jangan musim hujan ya. Ngga kebayang jalan licin dan becek
jika musim hujan. Cukup licin dan lebih berisiko.

Kedua. Menuju Klayar dari Jakarta sabtu-Minggu sudah cukup. Kalau mau lebih
puas bisa ambil cuti 1 hari misalnya Jumat - Minggu atau Sabtu - Senin.

Ketiga. Selain pantai Klayar di sekitarnya masih banyak obyek lain yang
tidak kalah menarik. Sebutlah Pantai Watukarung tempat kami menginap, Pantai
Srau, Gua Gong yang terkenal indah se asia tenggara, Gua Tabuhan, dan
lain-lain. Di lain kesempatan aku buat oret-oret-an-nya.

Keempat. Penginapan. Hanya sekitar 200 meter dari Pantai Klayar, persisnya
di atas bukit, sekarang sudah ada penginapan backpacker. Ada 4 kamar.
Masing-masing kamar bisa di isi 2 sampai 3 orang. Kondisinya memadai. Kamar
mandi luar, air ada. Sudah ada listrik. Ada juga hall bisa menampung 20
orang lebih. Lumayan untuk taruh badan jika semuakamar penuh. Biaya per
kamar 100 ribu. Jika tidur di hall tidak di tarik bayaran. Pun bayar
se-ikhlas-nya saja. Kontak person bisa menghubungi Bapak Sutarno di 0852
32623515.

Jika ingin menginap di Watukarung, cukup banyak penginapan. Bagi penggemar
bule, di sana banyak bule-bule, bisa sharing cost dengan mereka. Salah satu
penginapan yang kami gunakan namanya Villa Lestari. Contact person pak
Mulyono : 0821 41300307. Letaknya sekitar 50 meter dari pantai. Harga per
kamar 150 ribu bisa tampung 3 orang. Biaya itu diluar makan ya. Ada kamar
mandi dalam. Salah satu kamar yang aku gunakan merupakan kamar yang paling
nikmat. Kamarnya semi terbuka. Letaknya di lantai 2, berlantai dan
berdinding kayu, tidak ada dinding penutup, tidak ber-ac, langsung merasakan
hembusan angin malam menemani saat tidur. Di sertai suara deburan ombak. Lah
kalau hujan apa ngga kebasahan? Khan ada terpal. Bagi yang tertarik bisa aku
kirimi fotonya via japri.

Kelima. Menuju Pantai Klayar dari Jakarta bisa melalui 2 rute. Jakarta -
Solo - Klayar. Kedua, Jakarta - Yogya - Klayar. Jika akan naik kendaraan
umum lebih baik memilih lewat Solo. Dari Solo bisa naik bis atau travel
tujuan ke Pacitan. Perjalanan dengan kendaraan umum bisa sekitar 5 - 6 jam.
Kondisi jalan Solo/Yogya - Pacitan bagus Sedangkan Pacitan - Klayar seperti
ku tulis di poting bagian 3. Dari pacitan ada angkutan pedesaan menuju
Klayar. Setahu ku jadwal tidak menentu. Jika waktunya singkat dan pergi
ber-5 saranku sewa kendaraan dari Solo. Tarif rental mobil avanza rata per
hari 400 ribu include driver tidak termasuk BBM. Untuk BBM Solo - Pacitan pp
budgetkan 150 - 200 ribu sudah cukup. Contact person rental mobil di
Solo/Yogya? Buanyaaak. Saking banyaknya jadi males nyatet. Tinggal browsing
aja. Patokan harga kurang lebih segitu.

Keenam, di Klayar dan Watu Karung ada warung. Sekedar beli cemilan, roti,
kopi/teh, lumayan lah.

R Adolf Izaak
admin is offline   Reply With Quote