forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military Forum Militer dan Pertahanan Indonesia.

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 7th November 2014, 07:40 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Nov 2014
Userid: 2780
Posts: 711
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Kisah heroik tentara makan sepatu untuk hidup di Papua

MERDEKA.COM. 26 April 1962, tiga buah pesawat C-47 Dakota milik Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) terbang ke Kaimana, Irian Barat. Mereka bertugas menerjunkan 23 pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), 9 Pasukan Gerak Tjepat (PGT) AURI dan satu perwira zeni AD.

Misi mereka menyusup ke belantara Papua dan merusak radar milik Belanda. Operasi militer ini dinamakan Operasi Banteng Merah. Salah satu operasi penerjunan pertama dalam rangka Tri Komando Rakyat, membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda.

Tak mudah menggelar operasi udara di Irian Barat. Hutan lebat, pohon setinggi 50 meter, hingga sulitnya makanan di dalam belantara menjadi kendala tersendiri. Apalagi Belanda terus menambah kekuatan di Irian. Sebagai catatan, saat perang dunia II, tentara sekutu tak mau menggelar operasi penerjunan di Irian. Mereka memandang hal ini terlalu beresiko.

Tapi perintah Presiden Soekarno, penerjunan harus dilaksanakan. Apapun resikonya. Buka mata dunia, Indonesia mampu menggelar operasi militer di Papua.

Hari menjelang subuh saat satu per satu pasukan melompat dari pesawat. Malapetaka menunggu begitu mereka membuka payung. Rata-rata anggota pasukan mendarat di puncak pohon yang tingginya lebih dari 50 meter. Mereka menggantung di pohon dan kesulitan mencapai tanah. Walau setiap pasukan membawa tali yang panjangnya 30 meter, masih kurang untuk mencapai tanah.

Beberapa orang patah tulang saat mendarat. Mereka jatuh tersebar sehingga kekuatan pun terpencar. Tentara Belanda langsung mengerahkan pesawat pengintai dan pasukan berkekuatan besar untuk memburu para penerjun.

Puluhan tentara tentu bukan tandingan tentara Belanda di Irian. Sebagian pasukan RI tewas ditembak dan sebagian lagi tertangkap. Mereka juga sadar penduduk di Irian Barat kebanyakan sudah dibina Belanda. Setiap ada tentara Indonesia, rakyat akan melapor pada tentara. Pertolongan dari rakyat nyaris tak bisa diharapkan.

Masalah makanan pun jadi hal utama. Di belantara Papua sangat jarang ada tumbuhan atau makanan bisa dimakan. Satu-satunya harapan adalah makanan pemberian penduduk kampung. Mereka juga berusaha membeli dari penduduk, karena setiap orang dibekali uang gulden.

Pasukan Indonesia sering kelaparan berhari-hari. Jika berpapasan dengan penduduk yang menjanjikan makanan, mereka sudah tak percaya. Pasti di tempat yang ditunjuk sudah ada tentara Belanda yang menunggu.

Salah satu kisah miris soal beratnya operasi tersebut dikisahkan dalam buku 52 Tahun Infiltrasi PGT di Irian Barat, Bertahan dan Diburu di Belantara Irian. Buku Terbitan Majalah Angkasa ini ditulis Beny Adrian dan diluncurkan di Jakarta, Jumat (25/4) lalu di Jakarta.

Sarjono, salah satu anggota pasukan, harus bertahan hidup dengan merebus dan memakan sepatu bootnya yang terbuat dari kulit. Hal itu dilakukannya karena sudah sangat kelaparan dan sama sekali tak ada makanan.

Sarjono kemudian tertangkap tentara Belanda. Dia ditahan di Biak lalu dibawa ke Wundi. Baru pada akhir konfrontasi Sarjono dipulangkan ke Indonesia.

Kelak, Pasukan Gerak Tjepat (PGT) ini berubah nama Korps Pasukan Khas TNI AU (Korpaskhas). Mantan Komandan Korpaskhas Marsma (Purn) Nanok Soeratno menilai hanya orang-orang 'gendeng', pemberani dan bernyali besar, berani terjun sebelum matahari terbit di tempat yang sangat asing.

Nanok menyebut pengalaman operasi tempur seperti ini langka bagi generasi muda TNI saat ini.

"Walau tentu tak bisa dibedakan apple to apple. Setiap generasi memiliki tantangan masing-masing," kata Nanok.
supry is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
[Motivasi]Sepotong Kisah Dalam Hidup andi.teguh Forumku the Lounge 1 19th September 2015 11:40 AM
Makan Bila Lapar dan Berhenti Makan Sebelum Kenyang BradPreett Forumku the Lounge 7 9th September 2014 06:27 PM
Kisah Pasukan Garuda selamatkan tentara Spanyol dari Hizbullah alnpr Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 10 25th January 2014 08:36 AM
Tak Ada Penambahan Pasukan TNI Untuk Papua alnpr Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 1 27th June 2013 08:07 PM
Cara Negara China Melatih Tentara Untuk Berhenti Merokok andi.teguh Forum Kesehatan 5 24th October 2012 12:31 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 05:24 AM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts