forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Business and Economy!
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Business and Economy! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 3rd January 2015, 06:51 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 26 Apr 2013
Userid: 967
Location: Jakarta, Indonesia
Age: 24
Posts: 570
Real Name: Nana
Likes: 1
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Utang Luar Negeri RI Bengkak Jadi US$ 294,5 Miliar




Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh 10,7 persen year on year (yoy) atau US$ 294,5 miliar pada akhir Oktober 2014. Angka ini sedikit lebih lambat dari realisasi bulan sebelumnya yang mencapai pertumbuhan sebesar 11,2 persen atau US$ 292,3 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI), Yudha Agung mencatat, ULN swasta melebihi jumlah ULN pemerintah. Dari data BI, sampai Oktober 2014, total ULN tersebut terdiri dari sektor publik sebesar US$ 133,2 miliar (45,2 persen) dan ULN sektor swasta US$ 161,3 miliar (54,8 persen dari total ULN).

"Jumlah ULN swasta cenderung meningkat dan sangat rentan terhadap sejumlah risiko. Terutama risiko nilai tukar, likuiditas, dan beban utang berlebihan," ujar Yudha kepada wartawan saat Bincang-bincang Media (BBM) di Gedung BI, Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Masih dari data BI, perkembangan ULN pada bulan kesepuluh 2014 dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik yang melambat di saat pertumbuhan ULN sektor swasta terakselerasi.

ULN sektor publik tumbuh 5,9 persen (yoy), lebih lambat dibanding dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,9 persen (yoy). ULN sektor publik didominasi oleh surat utang (53,5 persen dari total ULN sektor publik) yang mencatat pertumbuhan 22,1 persen (yoy).

Sementara itu, ULN sektor swasta tumbuh 15,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 14,1 persen (yoy). ULN sektor swasta terutama dalam bentuk perjanjian pinjaman (64,3 persen dari total ULN sektor swasta) yang tumbuh 9,7 persen (yoy).

Menurut Yudha, risiko ULN semakin tinggi lantaran prospek ekonomi masih dirundung berbagai ketidakpastian. Likuiditas global diperkirakan mengetat seiring berakhirnya kebijakan moneter akomodatif di Amerika Serikat.

"Saat yang bersamaan, ekonomi negara-negara berkembang yang menjadi mitra dagang utama Indonesia masih mengalami perlambatan, diiringi pelemahan harga komoditas di pasar internasional. Jadi beban pembayaran ULN berpotensi meningkat, dan kapasitas membayar ULN merosot," tegasnya.

Berdasarkan jangka waktu asal, posisi utang luar negeri (ULN)masih didominasi ULN berjangka panjang yang tumbuh melambat. Pada Oktober 2014, ULN berjangka panjang tercatat sebesar US$ 245,6 miliar, atau mencapai 83,4 persen dari total ULN.

Dari jumlah tersebut, ULN berjangka panjang sektor publik mencapai US$ 129,0 miliar atau 96,9 persen dari total ULN sektor publik dan ULN berjangka panjang sektor swasta tercatat US$ 116,6 miliar atau 72,3 persen dari total ULN swasta.

ULN berjangka panjang pada Oktober 2014 tumbuh 10,5 persen (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan bulan September 2014 yang sebesar 11,3 persen (yoy). Sedangkan, ULN berjangka pendek tumbuh 11,7 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,8 persen (yoy).

Pertumbuhan ULN swasta yang meningkat pada Oktober 2014 terutama didorong oleh meningkatnya pertumbuhan ULN beberapa sektor ekonomi utama. Posisi ULN pada akhir Oktober 2014 terutama terpusat pada sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, dan listrik, gas dan air bersih (pangsa 77,5 persen terhadap total ULN swasta).

ULN sektor keuangan dan listrik, gas dan air bersih masing-masing tumbuh sebesar 34,3 persen persen (yoy) dan 5,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 31,5 persen (yoy) dan 3,4 persen (yoy).

Sementara itu, ULN sektor industri pengolahan tumbuh 12,2 persen (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan September 2014 sebesar 13,3 persen (yoy). Di sisi lain, ULN sektor pertambangan mengalami kontraksi 0,7 persen (yoy).

BI menilai perkembangan ULN masih cukup sehat, namun perlu terus diwaspadai risikonya terhadap perekonomian. Ke depan, BI akan tetap memantau perkembangan ULN, khususnya ULN swasta. Hal ini dimaksudkan agar ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makro ekonomi.



sumber
miss_nha is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Dua BUMN Ini Tagih Utang Rp 2 Miliar ke Mensos Khofifah miss_nha Business and Economy! 0 27th December 2014 05:16 PM
Utang Rp250 Miliar, Citilink Tambah Frekuensi Penerbangan sucyresky Business and Economy! 0 27th December 2014 11:45 AM
Utang RI Akhirnya Turun Rp400 Miliar alnpr Business and Economy! 0 21st July 2013 11:19 PM
Kementerian yang Paling Menghamburkan Utang Luar Negeri alnpr Business and Economy! 0 17th July 2013 08:10 PM
Jasa Pembelian Barang Ke Luar Negeri gwenkeysha Internet 2 12th March 2013 09:56 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 01:09 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts