forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Business and Economy!
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Business and Economy! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 3rd August 2012, 11:20 AM   #11
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

August 2, 2012, 1:10 PM SGT

Tanda Bahaya Defisit Perdagangan


http://realtime.wsj.com/indonesia/20...t-perdagangan/



Quote:
Defisit perdagangan Indonesia menyentuh titik terendah dalam sejarah pada bulan Juni ini. Nilai ekspor turun tajam, menandakan bahwa permintaan yang semakin lemah dari Cina dan negara-negara Barat mulai berdampak.

Defisit yang sudah berlangsung selama tiga bulan berturut-turut ini merupakan tanda bahaya bagi Indonesia. Investor asing memang masih menunjukkan minat, tapi juga tersentak oleh kemerosotan rupiah akhir-akhir ini.

Hal ini juga membuktikan perlambatan ekonomi di Cina dan India. Permintaan yang besar dari kedua negara itu turut membantu beberapa negara, termasuk Indonesia, lolos dari jebakan krisis finansial global 2008. Sampai saat ini, Indonesia menganggap permintaan barang konsumen dan produk lain dari Cina akan membantu mengimbangi lemahnya permintaan dari Barat.

“Kita belum pernah melihat defisit sebesar ini, bahkan di saat krisis,” kata Satwiko Darmesto, Direktur Statistik Distribusi di Badan Pusat Statistik (BPS) kepada wartawan. BPS menunjukkan defisit bulan Juni mencapai $1,3 miliar atau hampir tiga kali lebih tinggi dari perkiraan.

Satwiko memperingatkan bahwa defisit perdagangan kemungkinan akan berlanjut sepanjang tahun 2012. Padahal pemerintah pernah menyatakan keyakinan bahwa perdagangan akan kembali mencetak surplus tahun ini.

Rabu kemarin, BPS juga menyatakan bahwa inflasi Juli sedikit meningkat. Bulan puasa Ramadan telah berpengaruh dalam kenaikan bahan pangan pokok. Indeks harga konsumen pada bulan Juli adalah 4,56% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Juni kemarin, angkanya hanya 4,53%.

Walaupun angka inflasi itu masih relatif rendah, ekonom mulai cemas bahwa inflasi akan kian meningkat, karena kekeringan di AS dapat mendongkrak harga pangan global. Peningkatan inflasi yang berkepanjangan akan mempersulit bank sentral di Asia dalam memberikan respons terhadap pertumbuhan ekonomi global yang lemah.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:21 AM   #12
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

August 1, 2012, 3:00 PM SGT

KPPU Soroti AirAsia-Batavia


http://realtime.wsj.com/indonesia/20...rasia-batavia/



Quote:
AirAsia Bhd mungkin harus bersiap menghadapi cuaca buruk. Niat budget airline Malaysia itu untuk membeli Batavia Air kini menjadi sorotan kalangan politikus dan birokrat. Mereka ingin meneliti penawaran itu dengan lebih cermat sebelum memberikan restu bagi satu lagi akuisisi kelas kakap di Indonesia.

Seperti halnya rencana akuisisi Bank Danamon oleh DBS Group Holdings (Singapura), tawaran AirAsia senilai lebih dari Rp 750 miliar itu harus dikaji oleh pihak otoritas untuk memastikan proses akuisisinya tidak bertentangan dengan peraturan modal asing dan persaingan bisnis.

Proses akuisisi DBS-Danamon bernilai $7 miliar dan akan menjadi akuisisi terbesar oleh perusahaan asing dalam sejarah. Proses itu sudah berlarut-larut dalam beberapa bulan terakhir, sementara Bank Indonesia (BI) merumuskan peraturan kepemilikan baru di sektor perbankan. Beberapa analis dan pengusaha melihat aksi BI ini sebagai contoh kecenderungan pemerintah yang kian nasionalis. BI memang sudah mulai menyusun rancangan peraturan soal kepemilikan asing sebelum rencana akuisisi Danamon diumumkan, tapi bank sentral saat itu belum mengumumkan seperti apa perinciannya. Meski demikian, para analis memperkirakan akuisisi ini pada akhirnya akan disetujui.

Pinangan Batavia mungkin tidak akan memicu perumusan peraturan baru untuk sektor penerbangan, tapi beberapa pihak mulai mempertanyakan rencana akuisisi yang diumumkan pekan lalu itu.

Pihak berwenang telah menyatakan ingin melihat struktur kepemilikan dengan lebih teliti, meskipun pemilik mayoritas Batavia di bawah rencana akuisisi ini tetap merupakan perusahaan Indonesia. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) ingin memastikan merger ini tidak akan menelurkan sebuah perusahaan dengan kendali yang terlalu besar di pasar penerbangan dalam negeri.

“AirAsia Indonesia harus mengungkap detail kepemilikan dalam 30 hari,” kata Ahmad Djunaidi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPPU. “Setelah itu kami akan menilai dan menentukan apakah mereka melanggar Undang-Undang Anti-Monopoli.”

Rencana akuisisi ini masih sejalan dengan semua peraturan kepemilikan asing dan persaingan usaha yang kini berlaku, kata Ahmad Maghfur Usman, analis industri penerbangan di OSK Research (Kuala Lumpur).

“Ada beberapa pihak yang mengeluhkan akuisisi ini, karena masalah kepemilikan asing,” tapi Batavia akan tetap dimiliki secara mayoritas oleh perusahaan Indonesia, ujarnya. “Sektor penerbangan cukup bebas dan tidak dipandang sebagai sektor aset strategis seperti pertambangan batu bara” atau perbankan, sehingga tidak terlalu sensitif secara politik, tambahnya.

Peraturan yang berlaku mensyaratkan perusahaan asing hanya boleh memiliki 49% dari maskapai Indonesia.

AirAsia berencana akan membeli 49% kepemilikan Batavia. Mitra lokal Air Asia, PT Fersindo Nusaperkasa, akan membeli sisanya. Perincian identitas pemilik Fersindo belum diketahui.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:22 AM   #13
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

AirAsia Melamar Batavia

http://realtime.wsj.com/indonesia/20...lamar-batavia/



Quote:
AirAsia Bhd, budget airline terbesar Asia, berencana mengambil alih kepemilikan Batavia Air dalam upaya mempercepat pertumbuhan maskapai Malaysia itu di Indonesia.

AirAsia akan membeli 49% kepemilikan Batavia Air, sedangkan mitra AirAsia di Indonesia, PT Fersindo Nusaperkasa, akan membeli sisa 51%. Total nilai akuisisinya mencapai $80 juta atau sedikit di atas Rp 750 miliar. Kepemilikan asing di maskapai nasional dibatasi sampai 49%. Saat ini, Batavia menguasai pangsa pasar 11% penerbangan dalam negeri.

“Akuisisi Batavia ini adalah peluang emas bagi AirAsia untuk mempercepat rencana pertumbuhan kami di salah satu pasar penerbangan paling menarik di Asia, sekaligus menggarisbawahi keyakinan kami akan tingginya potensi pertumbuhan sektor penerbangan Indonesia,” kata Tony Fernandes, Group CEO AirAsia, yang belum lama ini mengumumkan rencana pindah ke Indonesia dan memimpin perusahaannya di sini.

Para pengamat melihat Indonesia sebagai salah satu pasar terakhir yang masih menyimpan potensi pertumbuhan di sektor perjalanan udara. Menurut data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang penerbangan dalam dan luar negeri melonjak lebih dari 65% dalam dua tahun terakhir menjadi sekitar 68 juta penumpang tahun lalu.

AirAsia sudah lama beroperasi di Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta. Tapi maskapai Malaysia ini menghadapi persaingan sengit, karena jumlah maskapai nasional relatif lebih banyak dibandingkan negara lain di kawasan ini.

Akuisisi Batavia Air akan menambah 30 pesawat lebih untuk armada AirAsia yang saat ini berjumlah sekitar 100 pesawat. AirAsia juga mendapat landing right baru di Indonesia dan negara lain, plus hub baru di Surabaya. Yang tak kalah penting adalah jaringan biro perjalanan yang saat ini dimiliki Batavia. Menurut analis Ahmad Maghfur Usman dari OSK Research (Kuala Lumpur), ini adalah aset penting di Indonesia karena sebagian besar penumpang maskapai murah di sini tidak memiliki akses mudah untuk memesan tiket via internet.

“Akuisisi adalah cara yang cepat untuk memperluas pangsa pasar AirAsia,” ujarnya.

Dengan tambahan beban utang dan biaya integrasi, akuisisi bukan jalan yang lazim ditempuh maskapai murah (budget airline). Tapi para pengamat melihat AirAsia rela menanggung beban tambahan itu untuk mencoba unggul dalam persaingan di Indonesia.

Belum lama ini, rencana AirAsia menggandeng Malaysian Airline System Bhd (MAS), maskapai nasional negeri jiran, gagal membuahkan hasil. Kedua pihak pada Mei lalu memutuskan membatalkan kesepakatan tukar guling saham yang disusun sejak tahun lalu, akibat keberatan dari serikat pekerja MAS.

AirAsia tampaknya tak akan menemui kesulitan semacam itu dengan Batavia Air. Sebagai perusahaan swasta tertutup, maskapai yang mulai lepas landas tahun 2002 ini tidak membawa isu politik yang umumnya membebani maskapai milik negara.

“Ini adalah akuisisi maskapai pertama bagi AirAsia,” kata Ahmad Usman dari OSK Research. “Kita akan lihat apakah Tony bisa menunjukkan kelihaiannya.”

Pada saat yang sama, Tony Fernandes mengumumkan bahwa penawaran saham perdana AirAsia Indonesia akan ditunda sampai akuisisi Batavia benar-benar tuntas. Penawaran perdana itu awalnya dijadwalkan di kuartal keempat tahun ini.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:23 AM   #14
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Di Balik Heboh Taksi Ferrari

http://realtime.wsj.com/indonesia/20...taksi-ferrari/



Quote:
Belum lama ini Jakarta dihebohkan oleh kabar tentang mobil-mobil mewah Ferrari dan Porsche yang berkeliaran sebagai taksi. Reaksi warga beragam, mulai dari bersemangat sampai meragukan.

Lalu kebenarannya terungkap. Ini bukan taksi, melainkan sebuah upaya promosi dari bank terbesar di Indonesia, Bank Mandiri.

Kisahnya dimulai saat sebuah perusahaan yang menamakan dirinya “MM Cab” meluncurkan promosi sebuah “jasa transportasi mewah” via situs internet dan Twitter pada awal bulan ini. Mereka terlihat menawarkan dua mobil, Porsche Boxster dan Ferrari 360 Modena, lengkap dengan cat kuning dan lampu khas taksi di atap. Media cetak dan televisi mulai ramai memberitakan taksi-taksi mewah ini.

Bagi sebagian warga Jakarta, ini adalah langkah yang lumrah untuk mengimbangi mal-mal megah dan toko barang mewah yang sudah bertebaran di ibu kota. Beberapa orang di internet membandingkan layanan ini dengan Uber, rental mobil mewah di San Francisco (AS).

Tapi bagi yang lain, ini adalah bisnis yang aneh. Di kota dengan nyaris 10 juta penduduk ini, rata-rata kecepatan mobil di jalanan hanya mencapai 20 kilometer per jam. Kecepatan sebuah mobil sport tak akan banyak berguna—lagipula, kursi penumpangnya kecil dan tak bisa dibilang nyaman.

Lalu, masalahnya mulai terlihat: perusahaan ini tidak benar-benar ada. Taksi ini tidak memiliki izin, nomor polisinya pun bukan asli. Departemen Perhubungan belum pernah mendengar perusahaan bernama MM Cab, dan kepolisian mengancam akan mengamankan taksi-taksi itu. “Perusahaan” itu, yang tidak memberikan data kontak di situsnya, menyatakan mobil-mobil itu digunakan untuk keperluan syuting video, tapi tidak memberikan perincian.

Dua pekan lalu, pengunjung situs MM Cab mulai dialihkan ke sebuah iklan yang mempromosikan iklan aplikasi mobile banking. Kini jelas bahwa ini semua hanyalah promosi rumit yang dirancang oleh Bank Mandiri.

Budi G. Sadikin, direktur perbankan mikro dan ritel di Mandiri, berkata kepada media bahwa perusahaannya menghabiskan sekitar Rp 2 miliar untuk promosi ini, termasuk penyewaan dua mobil sport itu. Menurut Budi, merek mobil itu dipilih karena “canggih dan indah, seperti aplikasi yang kami buat.” Aplikasi untuk iPhone dan Android itu memungkinkan penggunanya melakukan aktivitas perbankan seperti transfer uang, pembayaran tagihan kartu kredit, dan pembelian pulsa telepon.

Budi menampik anggapan bahwa promosi ini menyesatkan atau tidak jujur. Ia berkata ini adalah marketing tool yang efektif. Perusahaan itu juga menerbitkan artikel pendek tentang promosi itu di situs resminya.

Para follower MM Cab di Twitter, yang sudah melebihi 6.000 akun pada saat mereka tweet untuk terakhir kali pada 18 Juli, mendapat link ke video yang memamerkan mobil-mobil MM Cab di jalanan kota Jakarta. Dalam video sepanjang empat setengah menit yang diterbitkan di laman Facebook MM Cab itu, para penumpang terlihat menikmati perjalanan, dan sesekali berteriak ketika jalanan cukup lengang untuk bisa dipakai mengebut. Setelah tiba di tujuan, penumpang kemudian bercerita di depan kamera mengenai serunya berkendara dengan mobil sport. Setelah dipancing si pengemudi, mereka sepakat bahwa pengalaman ini “membuat hidup lebih indah.”

Masih belum jelas, apakah promosi rumit ini merupakan cara yang cerdas untuk menyebarkan pesan yang diinginkan Bank Mandiri.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:24 AM   #15
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

FDI Indonesia Melonjak

http://realtime.wsj.com/indonesia/20...esia-melonjak/



Quote:
Investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) naik 30% di kuartal kedua tahun ini dibanding setahun sebelumnya menjadi Rp 56,1 triliun atau $5,9 miliar. Hal ini menandakan sebagian investor tidak mengkhawatirkan kebijakan regulasi baru, yang diduga akan mempersulit modal asing di sektor pertambangan, perbankan, dan lainnya di Indonesia.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hari Rabu kemarin melaporkan data arus investasi asing di sektor seperti farmasi, pertambangan, dan lainnya. Data ini akan turut memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini tetap relatif kuat, di tengah krisis utang Eropa dan perlambatan ekonomi di negara besar lain.

Investor asing tertarik dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, cadangan sumber daya alam, serta populasi yang kian makmur. Menurut para analis, data terbaru dari BKPM ini menandakan arus FDI tahun ini dapat melampaui rekor tertinggi $19,3 miliar yang dicatat pada tahun 2011.

Sementara itu, BKPM mengungkap investasi dari perusahaan dalam negeri mencapai Rp 20,8 triliun di kuartal kedua atau naik 10% dibanding setahun sebelumnya.

Peningkatan FDI ini terjadi di tengah bergemingnya upaya pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur. Sebagian investor dan pengamat belum lama ini juga mengkhawatirkan regulasi yang dianggap proteksionis di sektor pertambangan dan perbankan.

Regulasi yang disorot mencakup peraturan baru soal kepemilikan bank, yang dalam beberapa kasus membatasi kepemilikan oleh satu lembaga tunggal di angka 40%. Pemerintah juga menerapkan pajak dan batasan impor baru di beberapa sektor. Sementara itu, baru-baru ini pemerintah meminta perusahaan pertambangan Freeport McMoran Copper & Gold Inc. mengurangi kepemilikan di unit Indonesia mereka, melalui penawaran saham perdana di bursa Indonesia. Pemerintah juga meminta kenaikan royalti dari tambang Grasberg.

Kekhawatiran semacam itu menjadi salah satu faktor yang menekan nilai rupiah. Investor asing juga menarik sekitar $2 miliar dari pasar surat utang negara.

Menanggapi kecemasan tersebut, pemerintah menyebut kebijakan itu diterapkan untuk memastikan setiap manfaat dari ledakan ekonomi Indonesia bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Data FDI terbaru itu “menunjukkan bahwa kekhawatiran itu tidak berdasar,” kata Chatib Basri, kepala BKPM. “Saya merasa optimistis, investasi dari dalam dan luar negeri akan terus meningkat di kuartal ketiga.”

BKPM meramalkan total investasi tahun 2012 dapat mencapai rekor tertinggi di angka Rp 283,5 triliun, setelah angka paruh pertama tercatat Rp 148,1 triliun.

Peningkata itu digerakkan oleh sektor pertambangan dan manufaktur, terutama investasi untuk pengolahan ferro-nikel senilai $500 juta. Pabrik itu dimiliki 90% oleh Eramet SA, konglomerasi pertambangan dan logam asal Perancis.

Total FDI kuartal kedua di sektor pertambangan, kimia, dan farmasi mencapai $1 miliar. Sektor utilitas mendapat $600 juta, pangan $500 juta, serta pengolahan logam, permesinan, dan elektronik $500 juta. Negara-negara sumber modal asing di antaranya Singapura dengan $800 juta, AS $700 juta, Jepang dan Australia masing-masing $600 juta, serta Korea Selatan $500 juta.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:25 AM   #16
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

KAMIS, 2 AGUSTUS 2012 13:22:59
Uni Eropa akui kekuatan ekonomi Indonesia


http://m.merdeka.com/uang/uni-eropa-...indonesia.html

Quote:
Negara-negara di kawasan Eropa masih terbelit persoalan utang yang berdampak pada memburuknya perekonomian negara-negara benua biru. Namun, kondisi di Eropa bisa sedikit terbantu dengan terakselerasinya perekonomian negara berkembang, salah satunya Indonesia.

Kepala Delegasi UE untuk Indonesia, Brunei Darussalam dan ASEAN, Julian Wilson mengatakan, perekonomian Indonesia yang tetap terjaga meski dunia tengah mengalami krisis, menunjukkan Indonesia memiliki potensi besar menjadi tempat berinvestasi khususnya untuk jangka panjang. Pihaknya mengakui kekuatan ekonomi Indonesia saat ini.

"Jangka panjang ini juga merupakan cara pengamanan hubungan UE kepada Indonesia sebagai negara berkembang sebagai kekuatan dunia saat ini," ujar Julian di Jakarta, Kamis (2/8).

Kinerja perdagangan dengan Indonesia menjadi salah satu penyelamat perekonomian negara Eropa saat krisis. Terbukti, perdagangan antar Indonesia dan Uni Eropa tahun lalu mampu tumbuh 25 persen meski di tengah hantaman krisis.

Julian menegaskan, kerjasama perdagangan dengan indonesia setiap tahun harus terus ditingkatkan. "Kerjasama perdagangan terus meningkat karena hubungan kita (Indonesia - Uni Eropa) kuat," katanya.

Kinerja perdagangan yang masih tetap tumbuh menandakan dampak krisis keuangan di kawasan Eropa saat ini tidak terlalu berpengaruh. "Asalkan Indonesia tidak berfikir Uni Eropa akan menghilang," tuturnya.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:27 AM   #17
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

SBY: Investasi ubah peta ekonomi Indonesia

http://www.merdeka.com/uang/sby-inve...indonesia.html



Quote:
Perekonomian nasional tetap stabil di tengah gejolak ekonomi dunia yang masih diliputi ketidakpastian. Realisasi investasi pada kuartal II tahun ini yang tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah, merupakan angin segar perekonomian dalam negeri.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengapresiasi realisasi kinerja investasi. SBY juga meyakini bahwa investasi akan menjadi mesin utama penggerak ekonomi. Peta perekonomian nasional yang awalnya mengandalkan konsumsi dalam negeri, berpotensi bergeser ke sektor investasi.

"Penanaman modal atau investasi ini akan mengubah perekonomian kita pada jangka menengah dan jangka panjang yang tentu akan lebih banyak memproduksi lagi apa yang perlu diproduksi di negeri ini," kata SBY dalam sidang kabinet terbatas yang membahas sektor industri dan investasi di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (27/7).

Presiden SBY juga kembali menegaskan pentingnya peran 3 sektor penggerak ekonomi yaitu industri, ekspor dan investasi. Ketiganya memiliki peran strategis dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Perdagangan dalam negeri juga punya peran penting. Upaya meningkatkan ekspor harus juga tetap dijalankan," ujar SBY

SBY kembali mengingatkan, pemerintah tengah menjalankan program Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang diyakini akan mengubah tatanan perekonomian nasional. "Misalnya di sektor mineral. Oleh karena itu investasi ke arah itu sangat diperlukan, baik investasi dalam negeri maupun luar negeri," kata SBY.

Presiden juga mengapresiasi terjaganya perekonomian dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, di saat ekonomi negara maju terpuruk. Perekonomian Indonesia tetap terjaga dan tumbuh dengan rata-rata di atas 6 persen. SBY meminta perluasan penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan menjadi prioritas.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:27 AM   #18
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Krisis Eropa Peluang Bagus Pasar Modal Indonesia
Kamis, 02 Agustus 2012 | 16:51


http://www.beritasatu.com/ekonomi/63...indonesia.html

Quote:
Pasar modal Indonesia harus mempersiapkan sebagai antisipasi masuknya arus asing ke bursa domestik.

Lesunya pasar keuangan global dan regional menjadi peluang pasar modal Indonesia guna menyambut masuknya aliran dana asing ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Presiden Direktur PT Schroder Investment Management Indonesia, Michael T Tjoajadi, di tengah ancaman krisis Eropa, negara berkembang akan menjadi pilihan investor global.

"Indonesia yang dikategorikan negara berkembang akan memiliki pertumbuhan yang lebih baik ketimbang negara maju," kata dia di gedung BEI, Jakarta, hari ini.

Michael mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang besarnya pasar domestik. Dengan tidak terlalu bergantung pada ekspor, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih yang lebih tinggi dibanding negara lainnya.

Meski begitu Michael menambahkan, pasar modal Indonesia harus mempersiapkan sebagai antisipasi masuknya arus asing ke bursa domestik.

Beberapa hal yang harus dilakukan menurut Michael, adalah peningkatan likuiditas dan penyempurnaan regulasi. Caranya, bisa memperbanyak perusahaan melakukan Initial Public Offering (IPO), penerbitan saham baru (rights issue), atau peningkatan porsi pemegang saham publik.

Michael menuturkan, masih prospektifnya Indonesia di tengah krisis global adalah utang ekonomi di negara berkembang, termasuk Indonesia maish lebih kecil dibanding negara maju. "Negara berkembang ekonominya lebih sehat. Ini membuat Indonesia menuju trend yang positif,” ujarnya.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:28 AM   #19
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Rabu, 1 Agustus 2012 | 14:31 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Turun 0,1%


http://www.neraca.co.id/2012/08/01/p...iksi-turun-01/

Quote:
NERACA

Jakarta– Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II diprediksi akan turun sekitar 0,1 % dari 6,3 % pada kuartal I menjadi 6,2 %. Masalahnya beberapa bulan ini mengalami deficit. “Adanya defisit dalam dua bulan terakhir yang dapat menimbulkan dinamika ekonomi karena tren impor yang cenderung jauh menguat dibanding ekspor,” kata Pengamat ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Latif Adam di Jakarta, Rabu.

Latif menjelaskan tidak ada elemen ekonomi yang dapat menetralisasi penurunan ekspor, termasuk APBN. “Realisasi APBN untuk tahun ini cenderung lambat dibanding tahun lalu,” tegasnya.

Dikatakan Latif, investasi cenderung meredam pada kuartal II meski statistik menunjukkan adanya peningkatan. “Investasi pada sektor industri baru memasuki tahap perizinan belum mencapai realisasinya dan proses membutuhkan waktu yang cukup lama,” terangnya

Dia menjelaskan pemerintah masih mengandalkan produk impor, terutama untuk bahan baku dan barang modal. Masalahnya Indonesia masih belum mampu memproduksi barang modal seperti mesin produksi.

Namun, dirinya optimistis bahan baku dapat diproduksi dalam negeri, seperti kedelai. “Pemerintah seharusnya bisa mengoptimalkan produksi dalam negeri untuk mengutupi defisit sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat,” ujarnya

Menurut Latif, perkiraan penurunan pertumbuhan ekonomi patut diwaspadai meski laju pertumbuhan Indonesia masih dinilai lebih baik dibanding beberapa negara akibat krisis Eropa. “Hal tersebut bertujuan agar Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara pesaing yang saat ini menunjukkan laju pertumbuhan positif, seperti India, Malaysia, Singapura dan China,” ucapnya

Bahkan Latif memperkirakan konsumsi rumah tangga masih menyumbang kontribusi terbesar dari sisi pengeluaran, yakni sekitar 52 %. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi pada kuartal I, konsumsi rumah tangga menempati urutan pertama dari sisi pengeluaran yakni 55 % sedangkan konsumsi pemerintah menyumbang 7 %, Pembentukan Modal Tetap Bruto 31,8 %, ekspor 24,8 %, dan impor 24,8 % dari total PDB.

Ditempat terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengumumkan neraca perdagangan komoditas nonmigas Indonesia dengan negara anggota ASEAN selama semester pertama 2012 tercatat mengalami defisit sebesar 727 juta dolar AS. “Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke ASEAN pada semester pertama tercatat sebesar 15,46 miliar dolar AS sementara impornya mencapai 16,18 miliar dolar AS, jadi neraca perdagangan kita dengan ASEAN defisit,” ungkapnya

Suryamin menjelaskan, berdasarkan neraca perdagangan nonmigas sebelumnya, maka selama semester pertama 2012 ekspor Indonesia ke Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) itu mengalami penurunan sekitar 7,5 % dari 16,71 miliar dolar pada periode sama tahun lalu, sementara impor justru mengalami peningkatan 11,34 % dari sebesar 14,54 miliar dolar. “ASEAN tercatat sebagai tujuan ekspor Indonesia dengan pangsa pasar 20,12 % dari keseluruhan total ekspor nonmigas, sementara untuk impor negara-negara ASEAN menguasai 21,59 % pangsa pasar domestik,” tukasnya

Tiga negara mitra perdagangan utama Indonesia di ASEAN yang menjadi negara asal impor terbesar adalah Singapura (5,45 miliar dolar), Thailand (5,76 miliar dolar), dan Malaysia (3,19 miliar dolar), sementara negara ASEAN lainnya tercatat mengekspor komoditas nonmigas ke Indonesia dengan nilai 1,78 miliar dolar.

Untuk ekspor nonmigas, ketiga negara tersebut masih menjadi tujuan utama ekspor Indonesia di ASEAN dengan rincian yaitu Singapura sebesar 5,05 miliar dolar, Malaysia 4,47 miliar dolar, dan Thailand 2,69 miliar dolar. **bari/novi
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:31 AM   #20
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Kemendag berfokus tiga kebijakan penggerak ekonomi

http://www.antaranews.com/berita/324...ggerak-ekonomi

Quote:
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perdagangan RI menekankan tiga upaya yang menjadi titik fokus kebijakan penggerak ekonomi Indonesia.

"Kementerian Perdagangan memiliki tiga fokus kebijakan yaitu stabilisasi dan penguatan pasar dalam negeri, ekspor dan kerja sama internasional serta reformasi birokrasi dan good governance," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Jumat.

Pernyataan ini merupakan isi sambutan Gita dalam Rapat Kerja di Kantor Kementerian Perindustrian, yang dipimpin Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono Jumat ini.

Menurut Gita, total pertumbuhan perdagangan Indonesia menjadi yang tertinggi bila dibandingkan dengan Australia, China, Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Korea Selatan dan Uni Eropa.

Pada Januari hingga Mei 2012, pertumbuhan perdagangan Indonesia sebesar 8,47 persen sedangkan Australia 8,38 persen, China 7,8 persen dan AS sebesar 7,11 persen.

Lalu nilai pertumbuhan perdagangan Brasil pada periode yang sama mencapai 4,85 persen, Rusia 4,75 persen, dan Korea Selatan 2,24 persen serta Uni Eropa 1,1 persen.

"Ini menunjukkan kalau sektor perdagangan memiliki kontribusi yang sangat besar dalam menggerakkan perekonomian nasional," kata Mendag.

Selain itu Kemendag juga berupaya untuk meningkatan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan industri lokal Indonesia.

"Kami berharap dengan mendorong hilirisasi, akan banyak sejumlah industri baru yang tumbuh. Tidak hanya untuk industri barang jadi, tetapi juga untuk barang setengah jadi," jelas Gita.

Menurut dia, hilirisasi tersebut dapat mengurangi jumlah impor secara signifikan.

Kemudian untuk upaya peningkatan ekspor dan kerja sama internasional, Mendag berharap dapat meningkatkan ekspor non-migas ke sejumlah negara non-tradisional.

Selain itu Gita mengatakan penyeimbangan ulang ekspor non-migas ke sejumlah negara dengan defisit lebih dari 100 juta dolar AS serta pendekatan kerja sama "South to South" juga menjadi upaya dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia.

Mengingat keaktifan Indonesia dalam sejumlah forum internasional seperti G20, OECD, WTO, APEC, EAST ASIA SUMMIT menjadikan Indonesia memiliki peran yang penting dalam forum tersebut.

Indonesia juga memiliki nilai tambah karena dipandang sebagai salah satu negara dengan kemampuan ekonomi yang terbaik di Asia setelah China dan India.

Terkait upaya kebijakan reformasi birokrasi dan kepemerintahan yang baik, Mendag tengah berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia termasuk sejumlah atase perdagangan dan pejabat dalam Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
indonesia, noodle. industry, russia



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Berita Militer dan Pertahanan Indonesia admin Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 109 21st October 2014 11:07 AM
Update Berita dan Prestasi Atlet Indonesia di London - Inggeris 2012 admin Indonesia Juara! 17 25th November 2013 03:06 PM
Indonesia Juara dalam Berita admin Indonesia Juara! 34 25th November 2013 03:01 PM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 02:15 AM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts