forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Infrastructure, Transportation and Communication! > Airlines and Airports
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Airlines and Airports Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 17th July 2012, 04:36 PM   #21
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

BANDARA BARU di Karawang mulai digarap 2015

bisnis.com

Quote:
JAKARTA: Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan bandara baru di Karawang, Jawa Barat dimulai pada 2015 dengan modal dari investor swasta maupun Badan Usaha Milik Negara.

"Feasibility studies [studi kelayakan] sudah selesai oleh JICA, kami tinggal menunggu mereka presentasi di depan sejumlah kementerian terkait termasuk Kemenhub," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S. Gumay hari ini, Jumat 4 Mei 2012.

Dia menambahkan pihaknya akan meminta swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membiayai pembangunan bandara baru di Karawang.

"Pemerintah kemungkinan hanya menganggarkan dana untuk masalah lahan, sisanya diserahkan kepada swasta maupun BUMN dengan pola kerjasama pemerintah dan swasta atau public private partnership (PPP)," ucapnya tanpa dapat memberikan gambaran total biaya pembangunan bandara baru ini.

Hery menjelaskan bandara di Karawang ini akan menjadi pelengkap atau multiairport di Jakarta, mengingat permintaan transportasi udara di Jakarta meningkat pesat.

Menurutnya, meski Bandara Soekarno—Hatta Cengkareng tetap dikembangkan, dengan runway (landasan pacu) ketiga dan terminal empat, tetap hasil pengembangannya tidak akan dapat menjawab kebutuhan transportasi udara di Jakarta dan sekitarnya.

"Kalau melihat tren sekarang, kita butuh bandara baru. Dengan demikian, rencana pembangunan runway ketiga Bandara Soekarno—Hatta tetap berlanjut," ucapnya.

Tahun lalu saja, lanjutnya, yang melewati Bandara Soekarno—Hatta telah 51 juta penumpang. Dengan pertumbuhan yang ada saat ini, dalam beberapa tahun lagi diperkirakan sudah melebihi 70 juta, sehingga harus ada bandara lain.

Hery menyebutkan setelah FS untuk rencana pembangunan bandara baru di Karawang selesai, selanjutnya Kemenhub bersama kementerian terkait lainnya akan menilai dari presentasi JICA.

"Setelah presentasi, masuk ke level menteri dan akan di bahas bersama Wakil Presiden, tetapi sebenarnya rencana pembangunan bandara Karawang ini sudah pernah dibahas di level wapres karena masuk program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dan Metropolitan Priority Area (MPA)," ucapnya.

Herry menargetkan kalau diputuskan tahun ini untuk pembangunan bandara Karawang, sudah dapat dilakukan pembangunan pada 2015. "Yang akan dilakukan adalah studi tambahan untuk lingkungan, kalau tahun ini diputuskan oleh pemerintah, maka ground breakingnya akan dilakukan pada 2015 nanti."

Dia menjelaskan berdasarkan rencana induk atau masterplan bandara Karawang akan sekelas Bandara Soekarno-Hatta, yakni dengan luas areal 3 km x 3 km. (sut)
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:38 PM   #22
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Pemerintah Akan Bangun 45 Bandara Baru Sampai 2022

bandaraonline



Quote:
Kementerian Perhubungan menilai industri penerbangan masih akan menjadi lahan bisnis yang menggiurkan dalam beberapa tahun kedepan. Oleh karena itu pemerintah berusaha mengimbanginya dengan membangun 45 bandara baru dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti S Gumay mengatakan bahwa langkah pembangunan bandara baru tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang sangat pesat. Untuk tahap pertama, kita akan bangun 24 bandara baru sampai tahun 2017, kemudian sisanya akan dibangun bertahap hingga tahun 2022. Rencananya pembangunan bandara akan tersebar di seluruh Indonesia.

Pembangunan bandara-bandara tersebut sebagai langkah antisipasi terus bertambahnya jumlah pesawat yang dibeli dan beroperasi di Indonesia. Pembelian pesawat besar-besaran itu terlihat dari beberapa MoU (memorandum of understanding) yang diteken maskapai nasional dengan produsen pesawat seperti Boeing dan Airbus. Lonjakan pertumbuhannya tidak hanya dalam jumlah penumpang, tapi pertumbuhan industri inu juga dipicu oleh masifnya pembelian armada oleh maskapai serta ekspansi rute.

Rencana Kementerian Perhubungan ini sudah dimulai sejak tahun 2011 dengan membangun dan merelokasi 24 bandara. Hingga saat ini, sudah ada delapan bandara baru yang perkembangan pembangunannya cukup signifikan, yakni Bandara Muara Bungo (Jambi), Bandara Tual Baru (Maluku), Bandara Waisai Raja Ampat (Papua Barat), Bandara Enggano (Bengkulu), Bandara Sumarorong Tahap II (Mamasa), Bandara Waghete Baru (Papua), Bandara Kamanap Baru (Papua) dan Bandara Pekonserai (Lampung Barat).

Bandara-bandara yang baru dibangun tersebut umumnya dibangun di daerah-daerah pedalaman sebagai upaya untuk membuka keterisolasian. Bandara itu rata-rata memiliki panjang dan lebar landas pacu (runway) 900 meter x 300 meter atau 1.400 meter x 300 meter yang masing-masing hanya bisa didarati oleh pesawat ATR-42, DHC-7, dan Cassa 212, atau pesawat Hercules 130 dan ATR-72. Setidaknya pesawat-pesawat kecil harus bisa turun di wilayah-wilayah itu untuk membuka keterisolasian.

Dalam pembangunan bandara baru itu diperlukan dana minimal Rp 200 miliar, dengan kondisi tanah yang bagus, untuk membangun satu bandara baru. Untuk tahun ini Kementerian Perhubungan memperoleh alokasi Rp 3 triliun untuk pembangunan infrastruktur yang salah satunya bandara.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:41 PM   #23
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

AP II Tuntaskan Pengembangan Enam Bandara

analisadaily

Quote:
Jakarta, (Analisa). PT Angkasa Pura II Persero telah menyelesaikan pengembangan enam bandar udara (bandara) dari rencana sembilan bandara di Indonesia.
Menurut Direktur Utama AP II Tri Sunoko, di Jakarta, Rabu (27/6), pengembangan bandara ini sebagai bagian dari program internasional untuk mengantarkan perusahaan menjadi "world class company".

Direncanakan penyelesaian tiga bandara lainnya itu, satu bandara akan dilaksanakan pada Agustus 2012 dan dua bandara lainnya akan dilakukan pada 2013.

""World class company" adalah visi Angkasa Pura II yang didukung dengan misi perusahaan untuk menjadikan seluruh bandara yang dikelola menjadi "world class airports"," kata Tri Sunoko pada seminar bertajuk "Global Airport Indonesia 2012" di Jakarta.

Ia menjelaskann program pengembangan dilakukan untuk meningkatkan daya tampung bandara yang tidak lagi sesuai dengan jumlah pergerakan yang dilayani. Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas terminal penumpang, termasuk fasilitas penunjang lain seperti apron, "runway", serta aksesibilitas.

Bandara-bandara tersebut meliputi Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru yang dikembangkan dari 0,7 juta penumpang per tahun (JPT) menjadi 2,5 JPT, dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2012.

Kemudian Bandara Supadio Pontianak, dikembangkan dari 0,875 JPT menjadi 2,5 JPT dengan target penyelesaian akhir 2013, dan Bandara Depati Amir Pangkal Pinang dari 0,35 JPT menjadi 1,3 JPT dengan target selesai Desember 2012.

Selain itu Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dari 1 JPT menjadi 2,5 JPT serta Bandara Sultan Thaha Jambi dari 0,5 JPT menjadi 1,5 JPT yang diharapkan selesai pada Desember 2012.

Selanjutnya, Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang yang dikembangkan dari 0,1 JPT menjadi 1 JPT, juga ditargetkan selesai pada akhir 2012; serta bandara baru Kualanamu di Deli Serdang, Medan, dibangun dengan kapasitas 8,1 JPT (Tahap I) untuk menggantikan Bandara Polonia yang hanya berkapasitas 0,9 JPT.

"Sementara pengembangan yang telah selesai dilakukan pada 2011 lalu adalah Bandara Minangkabau Padang, dari kapasitas 1 JPT menjadi 2,5 JPT. Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dari kapasitas 22 JPT menjadi 62 JPT baru dilakukan pada pertengahan Juli 2012," urainya.

Tri Sunoko mengatakan sejalan tingginya pertumbuhan pergerakan penumpang maupun pesawat, memacu Angkasa Pura II untuk bekerja jauh lebih keras dalam melakukan pengembangan bandara serta mengoptimalisasikan pelayanan terhadap pengguna jasa.

Pergerakan pesawat di seluruh bandara yang dikelola Angkasa Pura II pada 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 10,9 persen dari tahun 2010 dengan jumlah pergerakan sebesar 558.347 pergerakan.

Sementara total jumlah pergerakan penumpang pada 2011 mencapai 19,2 persen dari tahun sebelumnya, dengan jumlah mencapai 72.308.686 pergerakan. Sedangkan besar peningkatan jumlah pergerakan untuk layanan kargo sebesar 14,9 persen, sebanyak 696.097.088 ton.

Tingginya angka pertumbuhan tersebut menjadi indikator bahwa Angkasa Pura II memiliki prospek yang cukup cerah untuk berkembang lebih maju demi mewujudkan visi sebagai perusahaan berkelas dunia, sehingga mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan sekelas di tingkat regional sejalan dengan diberlakukannya Asean Open Sky Policy.

"Kami juga mematangkan program peningkatan kualitas pelayanan terhadap pengguna jasa, di antaranya adalah dengan melakukan sumber daya manusia baik kuantitas maupun kualitas," katanya.

Angkasa Pura II adalah pengelola 12 bandara di wiliyah barat Indonesia, yaitu Soekarno-Hatta (Banten), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Polonia (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru).

Selain itu Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Thaha (Jambi) dan Depati Amir (Pangkal Pinang).
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:42 PM   #24
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta

source



Quote:
PT Angkasa Pura II berencana untuk memulai pelaksanaan pemasangan tiang pancang (ground breaking) pengembangan Bandara Soekarno-Hatta dari kapasitas 22 juta penumpang menjadi 62 juta penumpang per tahun pada pertengahan Juli 2012.

Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura II, Trisno Heryadi, menuturkan, upaya tersebut merupakan realisasi dari konsep grand design Bandara Soekarno-Hatta menuju bandara Aerotropolis. Konsep ini mengusung bandara yang dilengkapi dengan fasilitas bisnis, industri, perbelanjaan, hingga fasilitas lainnya layaknya sebuah kota.

"Pekerjaan-pekerjaan pra ground breaking sudah dilakukan. Insya Allah, pada 2014 bisa selesai, sehingga dapat merasakan perubahan yang signifikan di Soekarno-Hatta," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa 3 Juli 2012.

Untuk tahap pertama, AP II akan memulai ground breaking apron di terminal tiga Bandara Soekarno-Hatta dengan menghabiskan dana sebesar Rp800 miliar. Pendanaannya berasal dari internal dan sindikasi perbankan BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Selain Soekarno-Hatta, menurut Trisno, saat ini, Angkasa Pura II tengah mengembangkan sembilan bandara dengan meningkatkan daya tampung yang tidak lagi sesuai dengan jumlah pergerakan. "Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas terminal penumpang, termasuk segala fasilitas penunjang lain seperti apron, runway, serta aksesibilitas, sehingga diharapkan bandara menjadi lebih nyaman," ujarnya.

Bandara-bandara tersebut meliputi Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, yang dikembangkan dari 0,7 juta penumpang per tahun menjadi 2,5 juta penumpang. Pengembangan bandara ini ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2012. Selanjutnya, Bandara Supadio, Pontianak, yang dikembangkan dari 0,875 juta penumpang menjadi 2,5 juta penumpang dengan target penyelesaian akhir 2013.

Bandara lainnya adalah Depati Amir Pangkal Pinang yang dikembangkan dari 0,35 juta penumpang menjadi 1,3 juta penumpang dan dijadwalkan selesai Desember 2012. Kemudian, Bandara Sultan Thaha, Jambi, dari 0,5 juta penumpang menjadi 1,5 juta penumpang yang diharapkan selesai pada Desember 2012.

Selanjutnya, Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, dikembangkan dari 0,1 juta penumpang menjadi 1 juta penumpang juga ditargetkan selesai pada akhir 2012.

Sedangkan pembangunan terhadap dua bandara lainnya, yaitu Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, yang dikembangkan dari 1 juta penumpang menjadi 2,5 juta penumpang, serta Bandara Minangkabau, Padang yang ditingkatkan kapasitasnya dari 1 juta penumpang menjadi 2,5 juta penumpang telah selesai dikerjakan.

Selain pengembangan, saat ini, Angkasa Pura II juga tengah menyelesaikan pembangunan bandara baru, Bandara Kuala Namu di Deli Serdang, Medan, yang berkapasitas 8,1 juta penumpang (tahap I) untuk menggantikan Bandara Polonia yang hanya berkapasitas 0,9 juta penumpang.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:43 PM   #25
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Proyek Bandara Banten Selatan Masih Menggantung

finance detik

Quote:
Kawasan Banten Selatan akan menjadi salah satu lokasi rencana berdirinya bandara baru di Indonesia. Pemerintah Daerah Propinsi Banten diminta untuk segera mencari investor terkait rencana proyek tersebut.

"Tinggal bagaimana Pemda Propinsi Banten bergerak cepat menangkap investor dari dalam dan luar negeri untuk segera merealisasikan pembangunannya," kata Sesditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Arfiyanti Samad MM seperti dikutip detikFinance dari situs kemenhub, Minggu (6/5/2012)

Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan izin pembangunan Bandara Banten Selatan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 433 Tahun 2010 tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara serta Rencana Pembangunan Bandar Udara Baru di Kabupaten Pandeglang. Lokasinya ada di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Ia berharap masyarakat tidak menjadi spekulan tanah yang akhirnya menghambat pelaksanaan pembangunan bandara tersebut. Jika ini terjadi, biaya yang sudah dianggarkan menjadi membengkak terhadap proyek yang rencananya akan dimulai tahun ini.

Proyek bandara Banten Selatan diatas lahan seluas 600 hektar ini diperkirakan akan menyedot dana sekitar Rp 850 miliar. Untuk tahap awal akan dibangun run way sepanjang 2.500 meter dan lebar 30 meter. Selanjutnya run way dibangun hingga panjang 3.500 meter sehingga bisa dilalui pesawat sejenis Boeing dan pesawat besar lainnya.

Pembangunan Bandara Banten Selatan ini bertujuan untuk mempermudah transportasi udara yang ada di Banten terutama untuk menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2012 dan kawasan kawasan wisata lainya yang ada di Banten Selatan.

Menurut Arfiyanti hingga saat ini Pemda Banten belum memberikan progres report mengenai perkembangan terakhir pembangunan bandara Banten Selatan ini. Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga belum mendapat informasi mengenai kelanjutan rencana investor Korea yang akan melakukan investasi pada proyek ini.

"Harusnya Pemda Banten memberikan laporan kepada Kementerian Perhubungan mengenai perkembangannya. Jika ada masalah, pemerintah bisa memberikan dukungan setidaknya asistensi sehingga pembangunan bandara Banten Selatan bisa segera terwujud," tegasnya.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:45 PM   #26
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Pandeglang dan Majalengka Akan Punya Bandara
Bandara ini diharapkan bisa menarik wisatawan ke Ujung Kulon


Viva

Quote:
VIVAnews - Sampai dengan tahun 2017, pemerintah berencana memiliki empat bandar udara (bandara) baru di Indonesia. Investasi yang dibutuhkan guna mewujudkan mimpi tersebut adalah sebesar US$1,354 miliar.

Keempat bandara tersebut masuk dalam buku proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS) atau Public Private Partnership (PPP) yang ditawarkan kepada investor pada tahun ini. Dalam Buku panduan proyek KPS 2012 yang diterima VIVAnews, hanya satu proyek bandara yang tercantum menjadi prioritas pemerintah tahun ini. Ketiga bandara lainnya masuk dalam proyek potensial yang bisa diwujudkan pemerintah sampai dengan 2017.

Proyek Bandara pertama yaitu bandara di Banten selatan yang terletak di kabupaten Pandeglang. Persiapan proyek tersebut telah dilakukan mulai tahun 2011, hal tersebutlah yang membuat bandara ini menjadi pioritas.

Pemerintah setempat beralasan bahwa pembangunan bandara ini dilakukan guna memicu peningkatan wisatawan di daerah tersebut, khususnya di wisata Taman Nasional Ujung Kulon. Pemerintah memproyeksikan dapat menarik 12 juta pengguna transportasi udara khususnya penumpang domestik masuk ke bandara ini pada 2020.

Proyek ini diperkirakan menyedot dana sebesar US$214 juta ini, diperkirakan akan mulai dibangun pada 2014 dan akan mulai beroperasi pada 2016. Pada tahun ini pemerintah berharap sudah dapat melakukan proses tender, sehingga tahun 2013 sudah tandatangan kontrak dengan pengembang dan permasalahan tanah telah selesai.

Pemda setempat juga menegaskan akan menjamin ketersediaan lahan proyek tersebut. Agar pembangunan terminal udara tersebut dapat selesai sesuai dengan yang ditargetkan pada 2015 dan mulai beroperasi satu tahun kemudian.

Kemudian proyek terminal udara yang masuk dalam daftar potensial menurut pemerintah, yaitu pembangunan Bandara Internasional Kertajati. Bandara yang rencanannya akan dibangun di antara Bandung Utara dan Selatan tersebut diklaim dapat menumbuhkan perekonomian daerah Majalengka dan daerah sekitarnya.

Alasan lain potensialnya proyek tersebut yaitu, dinilai dapat mengurangi waktu dan biaya pengguna transportasi umum yang sering hilir mudik di daerah Jawa Barat. Bandara tersebut juga dibangun guna mengurangi kepadatan Bandara Soekarno-Hatta. Proyek senilai US$130 juta tersebut, sebenarnya sudah mulai dipersiapkan pada 2009 lalu, namun karena belum mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat, sampai sekarang masih mandek.

Pemerintah dalam hal ini menargetkan pembangunan bandara tersebut akan dimulai pada 2014 dan selesai 2016 kemudian langsung beroperasi. Persiapan proyek ditargetkan akan selesai tahun ini dan masuk proses tender pada 2013.

Bandara ketiga yang dinilai potensial adalah Bandara Internasional Kulonprogo di Yogyakarta. Bandara tersebut rencananya akan dibangun karena Bandara Adisutjipto tidak bisa diperbesar karena tidak dimungkinkan dari sisi geografis,

Padahal, traffic penerbangan di Adisutjipto saat ini telah mencapai 1,768 penumpang dengan 22 maskapai penerbangan baik nasional dan internasional di dalamnya. Untuk menutupi kekurangan tersebut dibutuhkan bandara baru.

Pemda setempat dalam hal ini telah mendukung dengan penyediaan lahan sebesr 700 hektare di daerah tersebut. Estimasi dana yang dibutuhkan yaitu sebesar US$500 juta, dengan perhitungan akan mulai dibangun pada 2015 sampai 2016 dan mulai beroperasi 2017 mendatang. Saat ini pemerintah fokus untuk menyelesaikan persiapan proyek dan akan mulai ditenderkan 2013.

Yang keempat adalah mimpi pemerintah khususnya pemda Bali untuk membangun bandara di pantai utara daerah itu. Alasannya bandara internasional Ngurah Rai sudah kewalahan untuk menampung kedatangan wisatawan ke pulau dewata tersebut.

New Bali Airport tersebut diperkirakan akan menyedot dana sebesar US$510 juta dan diperkirakan akan selesai 2016 tersebut baru masuk tahap persiapan proyek tahun ini. Pada tahun 2013 pemerintah akan mengebut pembangunannya dengan berharap dapat melalui proses tender, penandatanganan kontrak dan memulai pembangunan pada tahun yang sama.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:46 PM   #27
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

2013, Dibangun Bandara 'Kelas Dunia' di Bali

inilah



Quote:
INILAH.COM, Jakarta – Indonesia berencana membangun bandara baru di Bali tahun depan. Langkah ini diambil guna mengatasi makin banyaknya wisatawan yang datang.

Pada 2011, sekitar 13 juta wisatawan diketahui masuk Bali melalui bandara internasional Ngurah Rai. Para wisatawan ini tertarik cahaya matahari sepanjang tahun di Bali dan pantai tropisnya.

"Pada tahun ini jumlah wistawan diperkirakan naik menjadi 15 juta. Jika pertumbuhan terus seperti ini, bandara yang dibangun pada 1969 itu akan segera menghadapi 20 pengunjung di 2014 atau 2015," kata juru bicara operator bandara Angkasa Pura Miduk Situmorang beberapa waktu lalu.

Proposal pembangunan bandara baru ini memiliki kapasitas tahunan sebanyak 40 juta pengunjung dan akan menjadi bandara dengan standar dunia, tutupnya
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:47 PM   #28
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Kemenhub Tolak Desain Bandara Torea

cemtroone



Quote:
Jakarta - Pembangunan Bandara Torea, Fakfak, Papua Barat, terkendala oleh rancangan desain yang diajukan pemerintah daerah (pemda) kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Desain yang diajukan tersebut dinilai Kemenhub belum menunjukkan efisiensi biaya.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengatakan, setelah mempelajari desain tersebut, Kemenhub meminta kepada Pemda untuk mengevaluasi desain Bandara Torea.

"Pemda mengajukan studi, lalu disampaikan kepada Kementerian. Namun, Pemda diminta untuk re-design. Semuanya untuk efisiensi," kata Bambang di Jakarta, Senin (11/6/2012).

Ia menjelaskan, dana pembangunan Bandara Torea akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Namun, semuanya dikembalikan ke pemda yang menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT) atau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)," ungkapnya.

Sampai dengan 2022, Kemenhub menargetkan pembangunan dan pengembangan 45 bandara. Baik itu pembangunan mapun pengembangan. Pada tahap pertama, pemerintah akan bangun 24 bandara baru sampai 2017, kemudian sisanya akan dibangun bertahap hingga tahun 2022.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:49 PM   #29
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Pembangunan Bandara Silangit Terkesan Tendensius

rajawalinews



Quote:
SIBORONGBORONG ~ Pembangunan Bandara Silangit di Kecamatan Siborongborong Kabupaten Taput, Sumatera Utara, terkesan tendensius alias sarat kepentingan pada ajang bagi-bagi proyek, sehingga diduga menyimpang dari objektivitas yang diharapkan masyarakat Taput.

Hal ini diungkapkan pengamat pengembangan Tapanuli Raya, R Hamonangan SH, kemarin, ketika mengamati kedatangan 5 Menteri Kabinet Indonesia bersatu di Bandara Silangit.

Menurut Hamonangan, kepentingan beberapa pejabat baik daerah maupun pusat seputar pembangunan Bandara Silangit bukan suatu hal yang patut dirahasiakan.

“Pembangunan afron B Bandara Silangit yang menyedot dana ratusan juta rupiah sebagai contoh, masyarakat sebagai saksi mata jelas melihat setiap harinya bangunan awal tadi tidak pernah digunakan sama sekali, namun tahun ini sudah direhab alias dirombak, apakah ini bukan tendensius namanya,” ungkapnya.

Dikatakannya, semenjak gerakan pembangunan Bandara Silangit digaungkan, ratusan miliar uang negara melalui Dinas Perhubungan Udara tersedot pada pembangunan Bandara tersebut.

“Pada konteks ini Kepala Bandara sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA), seharusnya bersikap objektif, tidak melihat proses pembanguan sebagai ajang bagi-bagi uang negara dengan cara-cara tertentu dan tersistem,” tegasnya.

Sumber, yang namanya enggan disebutkan mengatakan, terkait pembangunan bandara Silangit, KPA baru-baru ini, disinyalir dipanggil pihak Kejari Tarutung guna dimintai keterangannya seputar pembangunan bandara, namun diintervensi oleh seorang pejabat publik yang nota bene masih memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Bandara Silangit.

Sebelumnya, Kepala Bandara Silangit ketika dikonfirmasi wartawan melalui seluler perihal informasi adanya intervensi diatas, terkesan membenarkannya.

“Bagaimanalah perasaan paman terhadap keponakannya,” ujarnya singkat yang penuh arti itu.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:50 PM   #30
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Terminal baru bandara SSK beroperasi September

tender indonesia



Quote:
PT Angkasa Pura (AP) II juga memastikan, terminal baru bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Riau, sudah siap beroperasi pada September 2012. Pembangunan terminal baru itu menelan investasi sebesar Rp 225 miliar.

"Kini tahapannya sudah memasuki tahap dua, yang merupakan tahap akhir dan tinggal finishing saja. September sudah bisa beroperasi," kata Direktur Utama AP II, Tri S Sunoko.

Saat ini, perseroan sedang melakukan proses pemindahan operasional terminal lama ke terminal baru yang ditargetkan rampung Juli 2012. Selama periode pemindahan, pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan melakukan verifikasi kelayakan.

Untuk pembangunan fasilitas pendukung, seperti akses jalan menuju bandara, aksesori dan berbagai perlengkapan lainnya masih dalam tahap finishing, termasuk di antaranya untuk gedung VIP yang sedang dalam tahap pengerjaan.

Perlu diketahui, tahun 2011 lalu, arus penumpang di bandara SSK II mencapai 2,5 juta penumpang. Tahun ini, jumlah penumpang diprediksi meningkat 10% sampai 15%.

Sementara kapasitas terminal hanya menampung 1,5 juta penumpang dengan luas areal 5.600 m2. Dengan beroperasinya terminal baru seluas 25.000 m2 ini, maka bandara SSK akan mampu menampung 4 juta penumpang.
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Bandung | General Project and Development endar.agustyan Urban and City Development 111 5th November 2012 07:35 PM
Jakarta | General Project and Development endar.agustyan Urban and City Development 47 4th November 2012 08:06 PM
General Land Transportation, Highway and Bridges Project and Development endar.agustyan Land Transportation, Highway and Bridges 32 30th August 2012 03:44 PM
General Sea Transport and Seaports Project and Development endar.agustyan Sea Transport and Seaports 37 27th August 2012 10:29 PM
General Stadium and Sport Arena Project and Development endar.agustyan Olah Raga dan Organisasi! 22 27th August 2012 10:05 PM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 05:37 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts