forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Infrastructure, Transportation and Communication! > Sea Transport and Seaports
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Sea Transport and Seaports Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 19th March 2015, 09:13 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pangarmatim: Poros Maritim butuhkan 157 kapal

Surabaya (ANTARA News) - Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menegaskan bahwa kebijakan Poros Maritim Dunia membutuhkan 157 kapal untuk memperkuat TNI AL, bahkan jumlah itu hanya merupakan kebutuhan minimal dibandingkan dengan luas wilayah lautan Indonesia.

"Saat ini sudah ada 130-an kapal dengan 80-an kapal di antaranya di wilayah Timur (Armatim), karena wilayah Timur sudah mencakup 2/3 wilayah laut kita," katanya setelah berbicara dalam dialog publik di Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Kamis.

Di hadapan 150-an mahasiswa dan pelajar SMA/SMK yang menghadiri dialog tentang kemaritiman yang digelar BEM Fakultas Hukum UHT Surabaya itu, ia mengatakan pihaknya juga masih menghadapi kendala bahan bakar untuk kapal perang RI (KRI) yang sangat terbatas.

"Kita belum mampu melakukan kejar-kejaran dengan perompak di laut, seperti perompak yang melakukan illegal fishing, karena bahan bakar kapal-kapal kita hanya terpenuhi 37-40 persen, sehingga kita sering menunggu di daerah operasi," katanya.

Namun, pihaknya mampu melaksanakan instruksi pemerintah untuk menenggelamkan kapal ikan asing yang mencuri ikan di lautan Indonesia. "Penenggelaman itu juga tidak kita lakukan sembarangan, namun kita selalu mengacu bukti dan keputusan dari pengadilan," katanya.

Ditanya tentang diskriminasi dalam penenggelaman kapal ikan asing terkait adanya kapal ikan asing yang hanya dihalau, mantan Komandan KRI Dewaruci yang mendapat gelar kehormatan sebagai "Kapita Marinyo Lau Nyili Lovo-Lovo" (Panglima Armada Laut Wilayah Timur) Kesultanan Tidore itu membantah hal itu.

"Kita selalu mengacu pada proses hukum, tapi kita juga menghindari baku tembak dengan kapal asing yang membawa bahan-bahan berbahaya, karena baku tembak justru menambah masalah," katanya.


Harus Serius

Dalam dialog publik yang juga menampilkan pakar hukum lingkungan Unair Dr H Suparto Wijoyo dan dosen FISIP UHT Dr Budi Rianto, Pangarmatim mengatakan konsep Poros Maritim juga perlu kebijakan yang komprehensif.

"Kalau kita menenggelamkan kapal dan melarang pengambilan biota laut tertentu, tentu akan menurunkan pasokan ikan, baik di dalam negeri maupun di dunia, karena itu kita perlu melakukan action lain," katanya.

Selain itu, koordinasi antarlembaga juga penting, seperti pariwisata di Bunaken yang juga merusak lingkungan laut, karena banyak kapal yang justru melakukan lego jangkar yang merusak terumbu karang yang indah. Tantangan lain adalah proses perizinan kapal ikan yang harus ke Jakarta justru mendorong jual beli perizinan, karena itu perlu perizinan tingkat provinsi.

Dalam kesempatan itu, pakar hukum lingkungan Unair Dr H Suparto Wijoyo menyatakan Poros Maritim Dunia itu mensyaratkan anggaran yang optimal untuk TNI AL, karena TNI AL merupakan kunci untuk mewujudkan poros dunia itu.

"Coba bandingkan, TNI hanya diberi anggaran Rp40 triliunan dan itu pun dibagi untuk AL, AD, AU, sehingga hanya Rp15 triliunan per angkatan, padahal seharusnya TNI AL saja perlu diberi Rp40 triliunan, seperti Polri yang sudah diberi anggaran Rp40 triliunan," katanya.

Menurut dia, kebijakan Poros Maritim Dunia akan menjadi tidak serius bila anggaran untuk TNI AL tidak memadai, apalagi bahan bakarnya juga tidak cukup. "Zaman Kartanegara saja kita punya ribuan kapal, lho sekarang kok hanya 130-an kapal," katanya.

Oleh karena itu, katanya, pemerintah harus serius memperhatikan TNI AL. "Pada masa lalu, Nusantara merupakan salah satu dari tiga negara besar bersama Tiongkok dan India, lalu sekarang tertinggal dari Amerika dan Eropa, karena itu kita harus bangkit," katanya.


http://www.antaranews.com/berita/486...hkan-157-kapal
partisusanti is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Poros Maritim Butuh Pesawat Amphibi supry Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 22nd January 2015 08:28 PM
Zonasi Industri, Penunjang Poros Maritim miss_nha Business and Economy! 0 26th November 2014 09:36 AM
Doktrin Poros Maritim Presiden Jokowi supry Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 25th November 2014 10:36 AM
Apa itu Poros Maritim Indonesia ? supry Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 25th November 2014 10:27 AM
Anggaran Pertahanan Laut Negara Poros Maritim supry Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 18th November 2014 10:38 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 05:47 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts