forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Indah!
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Indonesia Indah! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 8th July 2012, 01:14 PM   #1
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,254
Likes: 1,687
Liked 196 Times in 118 Posts
Default the Beauty of Indonesias ...Landscapes, Island, Beaches, Mountains, Seas ...

sumber : http://travel.detik.com/read/2012/07...dari-indonesia

Jakarta - Indonesia dianugerahi lanskap yang seakan tak pernah habis. Dari ujung barat hingga timur, deretan gunung, lembah, laut, danau, hingga taman nasional menunggu untuk dijelajah. Inilah 5 pemandangan alam paling indah di Indonesia.

Indonesia punya keindahan alam yang luar biasa. Ini hanyalah secuil daya tarik wisata yang ditawarkan negeri agraris sekaligus bahari ini, dengan eksistensi suku dan budaya sebagai bumbunya. Lanskap yang disuguhkan Bumi Pertiwi seakan tak berujung, mulai dari deretan pegunungan yang megah hingga kekayaan biota bawah laut.

detikTravel pada Jumat (6/7/2012) menghimpun 5 tempat paling indah yang mewakili keanekaragaman lanskap di Indonesia. Kelima tempat ini setia menunggu Anda untuk mengagumi keindahannya:



1. Gunung Rinjani, Lombok

Rinjani tersohor sebagai gunung paling indah di Indonesia. Tak heran gunung yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini menjadi favorit para pendaki. Lanskap hijau, Danau Segara Anak, serta kaldera mahabesar adalah cermin kecantikan Gunung Rinjani.

Namun, bicara Rinjani tak melulu identik soal gunung. Taman Nasional Gunung Rinjani terletak di garis transisi Wallacea dan Australasia, menghasilkan keanekaragaman flora dan fauna. Lutung alias monyet hitam biasa ditemukan saat pagi tiba. Segara Anak, danau yang terletak di ketinggian 2.000 mdpl adalah tempat berlangsungnya Mulang Pekelem, sebuah upacara adat yang dilaksanakan oleh umat Hindu setempat.

Perjalanan menyusuri heterogenitas flora-fauna, melihat upacara adat, dan mendaki Gunung Rinjani sampai puncak, akan terbayar dengan sebuah hadiah. Dari puncaknya di ketinggian 3.726 mdpl, tampak jelas di hadapan Anda: puncak Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen di Banyuwangi, serta Gunung Tambora di Sumba. Ketiga puncak gunung ini mengintip dari balik awan putih yang menggantung indah.



2. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Beranjak dari legenda empat kerajaan di Papua Barat: Waigeo, Misool, Salawati, dan Batanta, Kepulauan Raja Ampat adalah surga wisata bahari di Indonesia. Kabupaten ini punya 610 pulau dengan perairan jernih memesona, dihuni oleh seperempat biota laut yang ada di dunia. Heterogenitas flora dan fauna bawah air Raja Ampat terkenal di seluruh dunia, membuat kawasan ini jadi surga para penyelam.

Kawasan Nabire di bagian "kepala burung" Papua menjadi habitat hiu paus raksasa. Ada pula Manta Point, tempat para penyelam menari dikelilingi pari raksasa dengan bentangan sayap 9 meter. Bangkai kapal dan pesawat peninggalan Perang Dunia II terdapat di dekat Pulau Wai, menjadi habitat ikan hias dan anemon warna-warni.

Kepulauan Raja Ampat disebut-sebut sebagai salah satu lokasi penyelaman terindah di dunia. Baik itu snorkeling maupun diving di laut dalam, Raja Ampat adalah Raja-nya keindahan bahari di Indonesia.



3. Ngarai Sianok dan Lembah Harau, Sumatera Barat

Provinsi Sumatera Barat dianugerahi lanskap alam yang memesona, salah satunya adalah lembah. Ngarai Sianok di Kota Bukittinggi dan Lembah Harau di Kabupaten Lima Puluh Kota mewakili keindahan lembah khas Indonesia. Hijau dan megah, dikelilingi tebing-tebing setinggi gedung pencakar langit di Jakarta.

Ngarai Sianok bagaikan Grand Canyon di Amerika, dalam versi lebih sejuk dan lebih asri. Sementara itu, Lembah Harau sering didaulat sebagai lembah paling cantik di Indonesia. Areal sawah nan hijau dikelilingi tebing-tebing yang menjulang tinggi, menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ataupun memanjat tebing itu.

Kedua lembah ini dikelilingi hutan tropis yang masih asri. Lembah Harau juga punya beberapa air terjun yang dinginnya menggigit kulit. Selain itu ada pula Gua Seribu yang berada di tengah hutan. Namanya mewakili banyaknya cabang jalan yang ada di dalamnya.


4. Taman Nasional Baluran, Jawa Timur

Mungkin Anda melihat Baluran sebagai Taman Nasional yang tandus dan kering. Namun justru itulah kekayaan alam yang jadi habitat flora dan fauna liar. Sebanyak 40% wilayah Taman Nasional ini terdiri dari sabana. Tak heran, tempat ini disebut Africa van Java. Terletak di Situbondo, Jawa Timur, Taman Nasional yang berada di lereng Gunung Baluran ini punya ratusan flora dan fauna termasuk yang dilindungi dan hampir punah.

Mengunjungi Taman Nasional Baluran berarti memotret sisi liar kehidupan flora dan fauna di Indonesia. Ada sekitar 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia, serta 155 jenis burung termasuk yang langka seperti Layang-layang Api dan Tuwuk Asia. Dari atas menara pemantau Anda bisa menyaksikan kehidupan alami banteng, kerbau liar, kijang, macan tutul, hingga kancil.

Tak banyak yang tahu, Taman Nasional Baluran juga menyimpan sebuah pantai tersembunyi. Namanya Pantai Bama, sekitar 16 kilometer dari gerbang masuk Taman Nasional. Pasir putih, ombak yang tenang, serta deretan pohon bakau akan memanjakan mata para pengunjungnya. Taman lautnya penuh oleh anemon dan ikan badut yang hilir mudik di antaranya.



5. Danau Toba, Sumatera Utara

Eksistensi Toba sebagai danau vulkanis telah tersohor di berbagai belahan dunia. 75 Ribu tahun lalu Supervolcano Toba meletus, membentuk sebuah kaldera dan menghujani sebagian bumi dengan debu vulkanis. Seiring zaman, kaldera sepanjang 100 kilometer dengan lebar 30 kilometer itu berubah menjadi danau.

Danau yang berada di Provinsi Sumatera Utara ini menjadi danau terbesar di Asia Tenggara. Kini Toba menyuguhkan keindahan tanpa batas lewat danau yang seakan tanpa batas, dikelilingi bebukitan hijau di sekelilingnya. Udara yang sejuk dan kabut di pagi hari membuat tempat ini layaknya lanskap alam di Eropa Utara sana.

Titik favorit menikmati panorama Danau Toba adalah Tongging. Dari sini, dua pemandangan sekaligus terhampar di hadapan mata: Danau Toba dan Air Terjun Sipiso-piso. Pulau Samosir yang seakan mengambang di tengah danau punya budaya dan kerajinan khas masyarakat Batak. Kota Brastagi yang tak jauh dari sini adalah penghasil buah-buahan segar, terutama Markisa. Anda juga bisa berendam air panas di pemandian alami, di lereng Gunung Sinabung dan Sibayak.
admin is offline   Reply With Quote
Old 8th July 2012, 02:21 PM   #2
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,254
Likes: 1,687
Liked 196 Times in 118 Posts
Default Bupati Wakatobi ke Paris hadiri undangan UNESCO

Bupati Wakatobi ke Paris hadiri undangan UNESCO

sumber : http://www.antaranews.com/berita/320...ndangan-unesco







Quote:
Wangiwangi, Sultra (ANTARA News) - Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, Jum`at berangkat ke Paris menghadiri undangan pihak UNESCO untuk menerima sertifikat penetapan wilayah kabupaten Wakatobi sebagai salah satu Cagar Biosfir Dunia di Indonesia.

"Tadi siang, Pak Bupati bertolak dari Kendari lewat Jakarta, selanjutnya menuju ke Paris menghadiri undang pihak UNESCO," kata Kepala Bagian Infomasi dan Komunikasi Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Kabupaten Wakatobi, La Ode Ifi di Wangiwangi, Jumat.

Menurut dia, sesuai dengan undangan dari pihak UNESCO yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Unesco akan menyerahkan sertifikat Penetapan Wakatobi sebagai cagar biosfir dunia kepada Bupati Wakatobi di Paris pada 9 Juli 2012.

Setelah penyerahan sertifikat tersebut kata dia, bupati Wakatobi akan menjadi pembicara utama pada loka karya tentang konservasi sumber daya alam yang akan berlangsung hingga 12 Juli 2012.

Menurut Ifi, UNESCO menyetujui penetapan Taman Nasional Laut Wakatobi sebagai salah satu dari 13 cagar biosfir yang baru di dunia melalui pertemuan Penasehat Internasional Comittee untuk Biosphere Reserve Program MAB UNESCO ke-18, yang berlangsung di Paris pada tanggal 2 sampai 4 April 2012 lalu.

"Pada pertemuan yang berlangsung selama tiga hari itu, lima dari 13 daerah yang diusulkan menjadi cagar biosfir dunia langsung diterima termasuk Wakatobi, sedangkan lima daerah diterima dengan catatan dan tiga daerah ditolak," katanya.

Ifi mengatakan, ada tiga kepentingan yang dilindungi UNESCO dalam menetapkan TN Wakatobi sebagai pusat cagar biosfir.

Ketiga kepentingan tersebut yakni kearifan budaya lokal masyarakat Wakatobi, kelestarian lingkungan dan kepentingan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Kearifan tradisi budaya lokal yang dilindungi di Wakatobi, menyangkut tradisi budaya masyarakat dalam memperlakukan alam dan mengambil sesuatu dari alam.

Sedangkan kelestarian lingkungan perlu dilindungi, karena kawasan perairan laut TN Wakatobi memiliki keragaman terumbu karang dan biota laut yang cukup tinggi, bila dibandingkan dengan kawasan-kawasan lain yang ada di dunia.

(ANT-299)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
admin is offline   Reply With Quote
Old 15th July 2012, 01:59 PM   #3
Anonymous
Ketua RT
 
Anonymous's Avatar
 
Join Date: 15 Jul 2012
Userid: 15
Location: ╬Secreet╬
Posts: 143
Likes: 0
Liked 5 Times in 4 Posts
Default

Dobel Thread nih Min?
WAduh, buat Thread nya dopost tuh, buat yang lain aja biar thread bisa di Komen, kalo dopost ane bingung mau reply yang mana
Anonymous is offline   Reply With Quote
Old 16th July 2012, 06:19 PM   #4
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Prambanan Yogyakarta




Bunaken Diving Menado




Borobudur Temple



Source
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 16th July 2012, 06:20 PM   #5
Anonymous
Ketua RT
 
Anonymous's Avatar
 
Join Date: 15 Jul 2012
Userid: 15
Location: ╬Secreet╬
Posts: 143
Likes: 0
Liked 5 Times in 4 Posts
Default

Keren gambarnya, cepet pula Loadingnya.
Anonymous is offline   Reply With Quote
Old 16th July 2012, 06:22 PM   #6
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Bromo Mountain


source


source


Bunaken Beach



Quote:
Bunaken National Park can reached from Manado Seaport Marina Nusantara Diving Centre (NDC) in Kecamatan Molas and Marina Blue Banter.
From Manado seaport, you can reach Siladen Island with a boat about 20 minutes, Bunaken Island about 30 minutes, Montehage Island about 50 minutes and Nain Island about 60 minutes.
From Blue Banter Marina, you can reach the tourist area in Bunaken Beach by a yacht about 10 - 15 minutes.
While from NDC Seaport, you can reach the location of diving in Bunaken Beach by a speedboat about 20 minutes
source
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 16th July 2012, 06:27 PM   #7
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Semau island




source




source

Quote:
Semau Island can be reached about thirty minutes by boat from Kupang. This untainted island paradise is well worth a visit. The surrounding crystal-clear waters offer exceptional sites for swimming and snorkelling. Bamboo bungalows on white sandy beaches are availble for rent, and you can enjoy dinner of barbequed fish fresh from the sea while enjoying a spectacular sunset.

Semau Island has a length of about 45 kilometers (km) and width of 5-6 km. The island consists of two sub-districts, namely sub Semau and South Semau.

The island is inhabited by two tribes, Helong and Rote . Semau Island is one of the big seaweed in Kupang. Uiasa Beach and Otan Beach is a beach that has the potential to be developed into tourist.

Several locations around the Semau Island also have coral reef ecosystems are still in good condition, among others in the Hansisi village and Tanjung Lalaka is an area where both diving and snorkeling or just swimming
source
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 16th July 2012, 06:30 PM   #8
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Raja Ampat Island

Quote:
Raja Ampat Islands
Located off the northwest tip of Bird's Head Peninsula on the island of New Guinea, in Indonesia's West Papua province, Raja Ampat, or the Four Kings, is an archipelago comprising over 1,500 small islands, cays and shoals surrounding the four main islands of Misool, Salawati, Batanta and Waigeo, and the smaller island of Kofiau. It encompasses more than 9.8 million acres (40,000 km²) of land and sea, which also contains Cenderawasih Bay, the largest marine national park in Indonesia. It is a part of the newly named West Papua (province) of Indonesia which was formerly Irian Jaya. The islands are the most northern pieces of land in the Australian continent.

According to Conservation International, marine surveys suggest that the marine life diversity in the Raja Ampat area is the highest recorded on Earth. Diversity is considerably greater than any other area sampled in the Coral Triangle composed of Indonesia, Philippines and Papua New Guinea. The Coral Triangle is the heart of the world's coral reef biodiversity, making Raja Ampat quite possibly the richest coral reef ecosystems in the world.

The area's massive coral colonies along with relatively high sea surface temperatures, also suggest that its reefs may be relatively resistant to threats like coral bleaching and coral disease, which now jeopardize the survival of other coral ecosystems around the world. The Raja Ampat islands are remote and relatively undisturbed by humans.

The high marine diversity in Raja Ampat is strongly influenced by its position between the Indian and Pacific Oceans, as coral and fish larvae are more easily shared between the two oceans. Raja Ampat's coral diversity, resilience, and role as a source for larval dispersal make it a global priority for marine protection.

Over 1,070 fish species, 537 coral species (a remarkable 96% of all scleractinia recorded from Indonesia are likely to occur in these islands), and 699 mollusk species, the variety of marine life is staggering. Some areas boast enormous schools of fish and regular sightings of sharks, such as wobbegongs.

source





source
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 16th July 2012, 06:34 PM   #9
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Tanjung Tinggi Beach

Quote:
Tanjung Tinggi is a beach in the wedge by two peninsulas. Tanjung Tinggi, which is approximately 2 km from the Tanjung Kelayang Beach, is a beach that can give birth to a “mystery”. Visitors region as though it were filled with fantasy. The beach is shaped inlet approximately 100 m long, clean white sand with scattered granite boulders which are arranged beautifully. At the end of the east, there are piles of rocks that one loophole form a “tunnel” that can be passed. The air in the rock hall is very cool, air-conditioned room felt. Across the coast was also established “The Villa Lor in Tanjung Tinggi” with complete facilities, which is the embryo of the largest resorts in the islands of Bangka Belitung.






source
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 17th July 2012, 04:17 PM   #10
InternetMarketerDunia
Sek. RT
 
InternetMarketerDunia's Avatar
 
Join Date: 15 Jul 2012
Userid: 16
Location: Dunia
Posts: 39
Real Name: Purwa
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default

keren keren ya gan.. tapi pemerintah kurang begitu perhatian. ga kayak negera tetangga yang perhatian gt..

ane sih lebih suka pemerintah tu buat kek malaysia. pusat budaya gt. pasti menarik, dan banyak turis yang dateng..
InternetMarketerDunia is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
baluran, danau toba, gunung rinjani, indah, indonesia, ngarai sianok, paling, pemandangan, raja ampat, sultra, wakatobi




Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 10:42 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts