forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun!
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Indonesia Membangun! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 1st October 2016, 02:50 PM   #1
Warga Forumku
 
Join Date: 1 Oct 2016
Userid: 5562
Posts: 4
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Hodroponik Solusi Cocok Tanam Sayur yang Mudah

Pengertian Hidroponik

Hidroponik atau disebut hydroponic dalam bahasa inggris berasal dari kata Yunani yaitu hydro (air) dan ponos (daya).

Selain itu hidroponik dikenal pula sebagai soilless culture atau pemudidayaan tanaman tanpa tanah.
Jadi jika disimpulkan, hidroponik adalah sebuah metode budidaya tanaman yang memanfaatkan unsur air, dan tanpa menggunakan unsur tanah sebagai media tanam.

Ini bisa dilakukan, karena metode ini mampu untuk memenuhi nutrisi pokok bagi tanaman, yaitu melalui pengaliran unsur air yang maksimal, sedangkan untuk pengganti tanahnya Anda bisa memanfaatkan beberapa pilihan berikut seperti: pecahan batu, pasir, batu apung, serabut kelapa, potongan kayu, dan beberapa alternatif yang bisa menyimpan kadar air.

Namun demikian, walaupun teknik hidroponik sangat menekankan pada pemberian unsur air yang maksimal, itu bukan berarti bahwa pembudidayaan tanaman hidroponik harus menggunakan air yang banyak.

Hidroponik Anda tetap bisa berkembang walau di tempatkan pada lingkungan rendah air. Kita cukup memodifikasi caranya agar pengairan bisa maksimal. Menarik kan?

Karena kelebihan di atas, metode ini secara masif digunakan dan dikembangkan oleh banyak negara, seperti: Jepang, Jerman, Inggris, Belanda, Indonesia, dan negara-negara lainnya.

Di Indonesia sendiri, tanaman yang sering dibudidayakan dengan metode hidroponik hanya tanaman-tanaman yang bernilai ekonomi tinggi, seperti: paprika, tomat, timun melon, terong Jepang, dan selada.

Walaupun demikian, banyak masyarakat Indonesia yang belum tau tentang teknik ini, sehingga peluang usaha untuk hidroponik masih sangat terbuka, apalagi jika dilihat dari negara-negara lain, seperti: Jepang, Jerman, Belanda dan Inggris yang saat ini semakin giat berinovasi dalam pengembangan teknik ini.

Hidroponik adalah salah satu alternatif agar mendapatkan sayuran dan buah - buahan pada media terbatas. Teknik hidroponik sangat bagus sekali terhadap cuaca indonesia. Bercocok tanam dengan metode hidroponik sangat pas sekali untuk lahan yang kurang subur, oleh karena itu sangat mungkin untuk mendapatkan panen yang sangat baik. Untuk berkebun dengan hidroponik ini dapat ditekuni dari kesenangan. Sebab dengan ditekuni dari kebiasaani, akan menjadi kegiatan yang cukup memiliki potensi baik untuk dijadikan bisnis.

Tumbuhan yang menggunakan cara hidroponik bisa ditanam dengan pot dengan menggunakan air atau bahan lain berupa kerikil, pecahan genteng pasir, serbuk batu dari ambang dan lain sebagainya sebagai media penanaman. Wajib anda ketahui faidah menerapkan media ini sangatlah besar sebagaimana seperti berikut :

Tumbuhan lebih tahan terhadap penyakit.
Produksi tumbuhan lebih jauh banyak.
Tanaman sangat cepat besar dan berkembang.
Pemupukan yang diigunakan lebih baik dan hemat.
Tanaman memberikan hasil yang terus-menerus.
Sangat gampang dalam pembudidayaan dan juga tidak membutuhkan energi yang besar.
Bisa diterapkan di tempat yang tidak lebar dan terbatas.
Tanaman bisa berkembang dengan bagus walaupun tidak semestinya dikubur di tanah.

Keuntungan ini menjadikan panen yang lebih memuaskan bagi para petani,oleh karena itu banyak petani terhindar dari mendapatkan kerugian yang besar dalam hasil tanaman. Namun, Inilah jenis tumbuhan yang dapat diletakan pada wadah hidroponik.

Sayuran: selada, pakshoi wortel brokoli, seledri, bawang daun dan lain-lainnya.
Buah-buahan: melon, mentimun, paprika dan sebagainya.
Tanaman hias: gerberra, angrek, kaktus dan sbegainya.

Jika anda telah memahami tanaman yang baik difungsikan dalam wadah ini, para petani dapat langsung menerapkan penanaman dengan media hidroponik ini.

Jual Nutrisi Hidroponik

Prinsip Hidroponik

Hidroponik berawal dari bahasa Yunani ialah hydro yang memiliki arti air dan ponos yang mana artinya adalah daya. Hidroponik juga disebut sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Maka hidroponik berarti budidaya tanaman yang menggunakan air dan tanpa memanfaatkan tanah untuk media tanam atau soilless.

1. Cahaya Matahari

Sama seperti tanaman yang hidup dikebun atau media tanah, tanaman hidroponik memerlukan penerangan 8-10 jam sinar matahari setiap harinya, supaya mendapatkan perkembangan tanaman yang optimal. Dapat juga memakai lampu yang berkemampuan baik seperti lampu LED bercahaya tinggi yang dapat digunakan apabila tidak terdapat cahaya matahari.

2. Udara (Oksigen dan Karbon Dioksida)

Dissolved Oxygen atau oksigen terlarut didalam air seharusnya berada kisaran lebih dari6 ppm. Memantau kadar oksigen terlarut dengan memakai Dissolved Oxygen meter. Kita bisa memakai pompa udara dan airstone (batu berpori lembut) yang biasanyadipakai dalam akuarium untuk membikin sirkulasi udara didalam air dirubah agar menjadi lebih baik. tidak hanya Oksigen, tanaman juga membutuhkan karbon dioksida yang untuk bisa berfotosintesis secara sempurna.

3. Air
Tidak semua jenis air bisa digunakan dalam budidaya tanaman secara hidroponik. Air yang disaring menggunakan Reserve Osmosis (OS) merupakan sumber terbaik di 15-60 EC atau air yang jernih. Air dengan kadar EC yang rendah PHatau hampir 0, merupakan air terbaik sebagai dilarutkan atau pencampur nutrisi untuk tanaman hidroponik. Anda dapat mengukur kadar EC air menggunakan alat TDS / EC Meter.

4. pH Level

pH merupakan bagian dari Hidrogen yang terdapat didalam air. pH Nutrisi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam bertanam hidroponik. Jika pH nutrisi menjauh dari kisaran maksimum, nutrisi tersebut akan menjadi lenyap bagi buah-buahan. Kadar pH yang sesuai untuk semua macam buah-buahan berbeda, tidak sama antara satu jenis tumbuhan dengan jenis yang lain. Tetapi rentang yang bagus untuk kebanyakan sayuran hidroponik yaitu 5.5-6.5.

5. Suhu Udara

Suhu udara memegang peranan pokok terhadap pertumbuhan buah-buahan. Ada berbagai jenis tanaman yang dapat berkembang dengan baik di tempat beriklim dingin, tetapi ada pula tanaman yang tidak mampu tumbuh ditempat cuaca dingin maupun sebaliknya. Untuk tumbuhan beriklim dingin, akan dapat tumbuh optimal pada suhu 16-28 derajat celcius. Sedangkan bagi sayuran bersuhu panas, akan dapat tumbuh maksimal di suhu 20-32 derajat celcius.

6. Nutrisi

Sayuran hidroponik juga memerlukan nutrisi kompleks layaknya tumbuhan yang ditanam dikebun, yakni 6 unsur nutrisi makro + 13 unsur nutrisi mikro. Jika ingin mendapatkan hasil tanaman atau buah yang optimal, maka disarankan memberikan nutrisi hidroponik berkualitas. Gantilah isi penampungan nutrisi setiap dua belas hingga empat belas hari dengan nutrisi baru. Agar tumbuhan bisa berkembang sehat dan fresh. Sesuaikan juga nilai ppm nutrisi dan sesuaikan dengan kebutuhan tumbuhan yang kita tanam.

Keuntungan Hidroponik

Kelebihan Teknik Hidroponik dibanding Bercocok Tanam dengan Media Tanah

Bila dihadapkan dengan permasalahan yang terjadi di dunia perihal komoditas bahan pangan, berkebun dengan sistem hidroponik bisa menjadi solusi yang menjanjikan.

Di beberapa negara miskin yang mana tanah dan iklim tidak ramah dengan pertanian, sistem hidroponik menawarkan teknik guna meningkatkan produksi pangan dengan mudah.

Pun demikian, di daerah dimana tanah telah kehilangan nutrisi atau tanahnya sudah tidak subur, hidroponik bisa menjadi alternatif ideal untuk bercocok tanam.

Bila Anda sudah bercocok tanam dengan sistem hidroponik, Anda tentu sudah merasakan berbagai keuntungan dari hidroponik. Adapun kelebihan bercocok tanam dengan sistem hidroponik adalah sebagai berikut:

- Tidak membutuhkan media tanah, hal tersebut tentu saja karena teknik hidroponik tidak menggunakan tanah untuk media tanamnya. Hal ini juga menyebabkan kawasan bercocok tanam Anda menjadi semakin bersih, sebab tidak menggunakan tanah sama sekali.

Bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik amat cocok untuk dilakukan di daerah dengan kondisi tanahnya kering dan gersang. Meskipun kondisi tanah daerah sekitar Anda kering dan gersang, Anda tetap bisa melakukan budidaya perkebunan atau pertanian misalnya jenis sayuran dan buah-buahan.

- Perkembangan tanaman jadi lebih cepat daripada tanaman yang tidak menerapkan sistem hidroponik, sebab nutrisi yang dibutuhkan tanaman lebih cepat diserap sebab berupa cairan.

- Lebih efisien dalam menggunakan air, jadi Anda tidak harus menyiram tanaman Anda sebagaimana Anda melakukan bertanam di media tanah.
Tanaman hidroponik akan lebih hemat penggunaan air. Meskipun namanya hidroponik, namun sebenarnya dengan sistem ini justru akan menekan penggunaan air karena air yang habis tidak akan terbuang sia-sia, melainkan akan terserap oleh tumbuhan. Beda halnya dengan tumbuhan yang hidup di tanah, meskipun banyak disiram air, maka air akan habis merembes lagi ke dalam tanah.

- Hanya dibutuhkan usaha yang ringan, dengan menggunakan metode hidroponik Anda tak perlu tenaga orang banyak dalam pengolahan lahan, menjalankan kegiatan penanaman hingga pemanenan.

- Mudah dalam proses pemanenan hasil produksi.

- Hasil panen dengan cara hidroponik lebih banyak. Dengan tehnik hidroponik ini, maka hasilnya bisa lebih banyak jika dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional atau menggunakan media tanah, jika luasnya sama.

- Bercocok tanam dengan cara hidroponik menjadi alternatif yang menguntungkan, utamanya dengan semakin terbatasnya lahan tanam yang tersedia dari waktu ke waktu. Pemakaian lahan lebih efisien, tentu saja hal itu karena Anda tidak perlu area hingga berhektar-hektar.

Bagi Anda yang tinggal di lingkungan perkotaan tentulah punya lahan yang cukup sempit. Untuk itu kalau mau menanam bermacam-macam tanaman misalnya sayuran atau buah-buahan, Anda dapat menggunakan sistem hidroponik ini. Anda dapat menggunakan sedikit tempat atau pekarangan rumah Anda untuk budidaya tanaman, dan sistem yang bisa Anda aplikasikan yaitu menggunakan teknik hidroponik verticulture atau menanam dengan sistem vertikal.

Dalam teknik hidroponik, tanaman bisa ditanam berdekatan. Dengan luas tempat yang sama, metode hidroponik bisa menanam hingga lebih banyak dibandingkan dengan cara bertanam konvensional.

- Terjamin kebersihannya, sayur atau buah yang Anda hasilkan dapat lebih terjamin kebersihannya daripada dengan ditanam di lahan perkebunan.

- Mudah dalam pengendalian penyakit dan hama sehingga minim peluang terserang penyakit serta hama.

- Tidak bergantung cuaca.

- Pemakaian pupuk bisa hemat dan efisien.

- Hasil serta kualitas produk lebih tinggi serta lebih bersih. Dengan menggunakan sistem hidroponik maka akan didapatkan kualitas tanaman lebih baik daripada tanaman yang ditanam secara konvensional. Karena tidak memakai pupuk kimia maka tanaman yang dihasilkan menjadi lebih sehat serta akan meminimalkan pencemaran tanah.
Coba Anda lihat, ketika proses bertanam pada media tanah, saat pupuk kimia ditebarkan, maka lama kelamaan bisa menghancurkan unsur hara pada tanah dan pencemaran zat kimia akan terjadi. Berbeda jika memakai teknik hidroponik ini karena tidak memakai media tanah. Jadi meskipun terdapat unsur kimia tidak akan merusak tanah karena zat kimia itu akan langsung diserap oleh tanaman. Adapun unsur zat hara juga kandungan pH lebih gampang untuk diteliti.

- Memakai metode hidroponik dapat dikerjakan oleh siapa saja. Serta peralatan yang dibutuhkan juga relatif lebih gampang, karena alat ataupun bahannya bisa ditemukan dengan mudah seperti botol yang tidak terpakai, wadah, gelas kecil, gunting, pisau dan cutter.

Tempat dan Peralatan

Jenis-jenis tempat hidroponik bisa kita gunakan untuk berkebun. Tempat itu memiliki manfaat untuk memberikan penyerapan untuk nutrisi oleh tanaman, dengan tujuan untuk memperkuat akar dari tumbuhan tersebut.

Tempat hidroponik merupakan material atau bahan non tanah yang dipakai sebagai tempat tumbuh dan suburnya akar tanaman. Media tanam berfungsi sebagai penopang supanya tanaman dapat berdiri tegak dan tidak rapuh. Salah satu perbedaan yang mencolok antara bercocok tanam konvensional dengan metode hidroponik berada pada tempat yang digunakan.

Secara konvensional, media tanam yang lazim adalah tanah, sedangkan pada sistem hidroponik menggunakan media non tanah. Beberapa macam tempat tanam yang biasa dipakai di metode hidroponik antara lain; Sekam Bakar atau Arang Sekam, Expanded Clay, Spons, Cocopeat, Rockwool, Perlite, Pumice, Vermiculite, atau Akar Pakis.

Cara Membuat Media Tanam Hidroponik Simpel 1
a). Tahap awal dengan mempersiapkan terlebih dahulu alat*alat yang dibutuhkan, Anda bisa memakai bahan bekas seperti:

Botol plastik air mineral yang sudah tidak dipakai
Botol plastik bekas air mineral
Jerigen plastik bekas minyak goreng
Bahan untuk sumbu (kain panel)
Nutrisi hidroponik
Media tanam

Langakah ke*2 cara membuat media tanam hidroponik sederhana.

Potong botol dalam dua bagian atas dan bawah
Lubangi botol sisi atas di bagian leher botol buat memasang sumbu dan lubang udara
Kenakan sumbu pada bawah botol
Kemudian pasang daerah atas botol ke daerah bawah botol dengan cara terbalik
Masukkan bagian atas botol dengan media tanam yang telah disiapkan, fungsi media ini Cuma untuk tumpuan akar agar tidak jatuh
Tanam bibit atau taburkan 2 sampai 3 biji benih tanaman ke dalam media tanam
Siram dengan memakai cairan nutrisi hidroponik

Tahap akhir simpan di tempat yang terhindar dari hujan akan tetapi masih dapat mendapatkan pencahayaan dari sinar matahari.

Peralatan hidroponik sangat diperlukan untuk menanam tanaman hidroponik terlebih lagi bagi kalangan kaya. Harga alat hidroponik juga tidak mahal. Seperti yang kita ketahui bahwa menanam dengan cara hidroponik merupakan pembudidayaan tanaman dengan memaksimalkan air yang banyak unsur hara tanpa menggunakan tanah.

Dengan menggunakan metode hidroponik, keperluan air pada tanaman akan lebih sedikit dari pada keperluan air pada budidaya air dengan menggunakan tanah. Sehingga metode hidroponik cocok diterapkan di area yang sumber tanah yang terbatas.

Alat yang digunakan untuk membudidayakan hidroponik adalah benih, rockwool, netpot, kain panel, bak, steorofom. ke-7 peralatan ini mesti dipenuhi agar tanaman hidroponik yang anda terapkan berjalan dengan baik.

Ada banyak keutamaan yang disajikan untuk melestarikan tanamanan dengan teknik hidroponik. Alasan pertama yaitu dalam menamam hidropnik tidak perlu membutuhkan tempat atau pekarangan yang lebar.

Dan hal semacam ini sangat cocok diaplikasikan bagi para ibu rumah tangga. Dimana mereka dapat memaksimalkan tempat atau pekarangan rumahnya untuk membudidayakan tanaman dengan menggunakan sistem hidroponik.

berikut ini beberapa kelebihan serta alasan untuk menguatkan motivasi anda belajar menanam tanaman dengan cara hidroponik, antara lain:

Bertanam hidroponik terbukti tidak memerlukan banyak biaya dibandingkan dengan menanam konvensional di atas tanah karena tidak perlu menyiramkan air per hari sebab larutan nutrisi/media larutan mineral yang digunakan sudah tertampung di dalam ember yang dipakai, sehingga kita hanya tinggal melakukan pengontrolan saja.
Bertanam hidroponik bisa memaksimalkan lahan terbatas sebab tidak membutuhkan lahan yang banyak, bahkan media tanaman bisa dibuat dengan cara anak tangga.
Bercocok tanam hidroponik terbukti ramah lingkungan sebab tidak menggunakan pestisida atau obat hama yang dapat mengkontaminasi tanah, menggunakan air hanya 1/20 dari tanaman biasa, dan mengurangi CO2 karena tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.
Tanaman hidroponik tidak mengkontaminasi tanah sebab tidak memakai media tanah dan juga tidak memerlukan tempat yang lebar.
Hasil tanaman hidroponik dapat dimakan secara menyeluruh termasuk akar karena terhindar dari kotoran dan penyakit.
Bisa mengecek akar tanaman dengan jelas secara periodik untuk mengatur pertumbuhannya

Pengendalian Hama

Wereng sebenarnya hewan kecil yang lagi mencari makan untuk keberlangsungan hidupnya. Tetapi adanyahama yang kerapkali memakan dedaunan dan menjadikan hama termasuk makhluk kecil yang dimusuhi oleh petani. Untuk tanaman hidroponik, bukan berarti tanaman hidroponik terbebas dari serangan hama, tetap saja ada hama yang menganggu keberlangsungan hidup tanaman hidroponik.

Sebagai tukang kebun tanaman hidroponik, tentunya wajib paham hama apa saja yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman. Pemilik, Anda, Tukang kebun harus paham berbagai macam wereng, dan nantinya petani harus tahu bagaimana cara membasmi hama. Di bawah ini, kami akan menjelaskan beberapa jenis wereng tanaman hidroponik yang harus Anda ketahui.

1. Ulat
Wereng ulat ini memang sudah begitu tersohor di kalangan petani. Karena popularitas ulat ini sendiri memang tidak perlu untuk diragukan lagi, bahkan menjadi musuh abadi untuk para petani. Begitu juga termasuk pada petani yang tanamannya seringkali diganggu oleh wereng ulat. Salah satu jenis ulat yang biasanya mengancam tanaman cabai yaitu ulat grayak/spodoptera litura.

Ulat jenis ini bisa memakan daun hingga benar-benar habis dalam waktu yang singkat, sehingga dapat mengakibatkan kemampuan penyerapan cahaya dari tanaman cabai menjadi terganggu. Pada gangguan yang masuk dalam tahap massif bisa menjadikan ulat grayak ini memakan semua bagian daun, bahkan hanya sekedar menyisakan tulang-tulang daunnya saja.

2. Semut
Semut adalah hama utama di pertanian dan perkotaan, yang bisa merusak tanaman dan mengancam daerah pemukiman baik di luar maupun di dalam ruangan.


Menurut sejumlah pendidikan hidroponik dan jasa hidroponik di beberapa lokasi di Jawa Barat maupun di luar Jawa Barat, ada beberapa kendala yang dihadapi para buruh tani secara global.

hambatan-hambatan berkebun hidroponik tersebut mungkin juga sedang kamu hadapi. Ayo kita rangkum satu per satu berikut pemecahannya.

Kendala Berkebun Hidroponik dan Solusi-solusinya

Hambatan berkebun hidroponik yang kami sampaikan di sini berupa kendala umum yang sesungguhnya bisa saja diatasi dengan mudah. Beberapa kendala tersebut, antara lain:

- Biaya berkebun hidroponik terbilang mahal|
- dependensi tanah dan ruang
- Teknik dan pemeliharaan yang rumit
- Rumitnya mendapatkan pasokan alat dan bahan
Kami batasi masalah umum tersebut dengan 4 kendala yang umum dilontarkan para kontestan pelatihan hidroponik yang sudah kami laksanakan. Sekarang mari kita analisa dengan teliti, benarkah hambatan tersebut benar-benar ada?

Hidroponik itu Murah dan Murah

Pendanaan awal untuk bertani hidroponik skala rumahan sesungguhnya tak mahal, karena bertani hidroponik dapat menggunakan alat-alat bekas yang telah tersaji di lingkungan sekitar rumah. Menjadi tampak mahal karena ada perbandingan yang tidak cocok, petani perintis membandingkan kinerja mereka dengan ladang hidroponik skala industri, perbandingan tak sepadan bukan? Personal melawan Korporasi.

Kalaupun benar para petani perintis tersebut ingin berkebun skala industri makan penanaman modal sekian ratusan juta yang wajib dikeluarkan, sama saja jatuhnya jauh lebih hemat.
Keterbatasan Lahan dan Ruang
masalah berkebun hidroponik lainnya yang paling kerap dilontarkan ialah keterbatasan tempat. Banyak sekali warga megapolitan yang mengatakan di rumahnya tidak ada tempat yang mungkin dijadikan kebun hidroponik.

Keterbatasan tempat sebenarnya bukan problem karena urban farming tidak kayak bertani di atas sehamparan tanah coklat. Anda dapat berkebun di tembok, pagar, atap, atau ruang sempit lainnya. Semua tergantung kreatifitas sendiri-sendiri. Andai kebingungan mencari titik atau lahan yang dapat dijadikan untuk bertanam ada nilai positifnya berkonsultasi dengan pakarnya. Kami telah menerima banyak konsultasi dari warga mengenai cara memilih bagian rumah mana yang cocok dijadikan kebun.
Riva is offline   Reply With Quote
Old 25th October 2016, 03:10 PM   #2
ferklopo
Warga Forumku
 
Join Date: 25 Oct 2016
Userid: 5646
Posts: 1
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Re: Hodroponik Solusi Cocok Tanam Sayur yang Mudah

thanks atas infonya, sangat menambah wawasan tentang bercocok tanam hidroponik..
__________________
obeng set cody
ferklopo is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
hidroponik



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Beruntunglah Yang Doyan Sayur Bayam Karena Ini Dia Manfaat Dee Dee Forumku the Lounge 0 26th January 2016 08:54 PM
Solusi Mudah Atasi Tukak Lambung alissuherman Forum Kesehatan 2 29th July 2015 09:56 PM
Solusi Mudah Untuk Atasi Hidrokel alissuherman Health Kesehatan 1 27th July 2015 11:14 PM
Solusi Mudah Hadiahkan SUami alissuherman Health Kesehatan 1 13th June 2015 12:41 PM
Hati-Hati Investor Asing yang Janji Tanam Investasi sucyresky Business and Economy! 0 25th April 2015 09:36 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 09:32 AM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts