forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > Indonesia > Indonesia Membangun! > Pembangunan Daerah > Jawa Timur
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Jawa Timur Pembangunan Bisnis, Ekonomi dan Infrastruktur Daerah

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 2nd March 2014, 07:15 AM   #1
[M]
Guest
 
Heka.Ardianto's Avatar
 
Join Date: 10 Jan 2013
Userid: 777
Location: Kota Kediri
Posts: 277
Real Name: Heka Ardianto
Likes: 12
Liked 21 Times in 14 Posts
Default Tanaman Cabai Petani Sudah Mulai Bersemi

Spoiler


Quote:
Kediri (Antara Jatim) - Tanaman cabai para petani di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sudah mulai bersemi pascamusibah erupsi Gunung Kelud (1731 mdpl) yang melanda 13 Februari 2014.

Wandi, salah seorang petani cabai di Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, Sabtu mengatakan, kuncup tanaman cabai sudah mulai berkembang saat ini.

"Tanaman sudah mulai berkembang, jadi harapan hidup masih ada," ucapnya.

Ia mengatakan, saat erupsi Gunung Kelud, mayoritas tanaman mengalami kerusakan. Terlebih lagi, tanaman sayuran tidak dapat diselamatkan, seperti tomat, kubis, dan sejumlah sayuran lainnya.

Bahkan, tanaman cabai juga rusak. Banyak daun serta buahnya berguguran, tidak menyisakan sama sekali buah. Padahal, petani sudah hendak panen cabai. Daun dan buah terluka, yang menyebabkan buah membusuk.

Padahal, ia dengan petani lain berharap dengan panen yang akan berlangsung sekitar Maret ini, bisa mendapatkan penghasilan untuk berbagai keperluan.

Ia mengatakan, sejak dua pekan lalu musibah erupsi berlangsung, daun tanaman cabai sudah mulai tumbuh. Namun, ia memprediksi produksi pun tidak akan maksimal.

Di daun itu, seperti terserang penyakit. Warnanya kuning dan putih, mirip terkena penyakit. Dari pengalaman, diprediksi hasil pun akan berkurang.

"Jika sudah begitu (terserang penyakit) produksi kurang maksimal. Harapannya sekitar 30 persen," ucapnya.

Ia sendiri mempunyai lahan yang ditanami cabai sekitar satu hektare. Ia menghabiskan dana sekitar Rp45 juta untuk modal baik bibit, pekerja, sampai pupuk.

Ia merasa terbantu karena lahan itu milik sendiri. Jika ia menyewa, tentunya kerugian yang dideritanya akan cukup besar. Besaran sewa satu hektare lahan di daerah ini mencapai Rp20 juta per tahun.

Wandi juga mengaku, sampai saat ini perekonimian warga masih lumpuh. Para petani belum fokus untuk menggarap lahan mereka, karena saat ini masih fokus membenahi rumah mereka yang rusak diterjang batu dan kerikil saat erupsi Gunung Kelud.

Pihaknya pun sampai saat ini masih membiarkan lahan yang ditanami cabai itu berkembang, walaupun ia memprediksi hasil tidak akan maksimal.

Ia berharap, bantuan benih yang diberikan oleh pemkab, terutama sayur segera diberikan pada petani. Dengan itu, ia dengan petani lain bisa segera menanam, sehingga segera ada pendapatan yang baru.

Gunung Kelud mengalami erupsi, setelah sebelumnya terjadi gempa tremor sampai enam jam. Gunung itu dinyatakan erupsi pada pukul 22.56 WIB, setelah statusnya naik dari semula siaga menjadi awas pada Kamis (13/2) pukul 21.15 WIB.

Akibat erupsi Kamis tersebut, ribuan bangunan dan rumah mengalami kerusakan. Begitu juga dengan hektaran lahan pertanian gagal panen, serta berbagai kerugian lainnya. Empat kecamatan terdampak langsung erupsi Gunung Kelud, yaitu Kecamatan Ngancar, Plosoklaten, Puncu, dan Kepung. Dari daerah itu, dua kecamatan terdampak cukup parah, yaitu Kepung dan Puncu.

Dalam sejarahnya, gunung itu pernah meletus sampai 25 kali, rentang tahun 1000 sampai 2007, dengan puluhan ribu korban jiwa, maupun materiil. Pada 2007, erupsi gunung itu berubah dari "eksplosif" menjadi "efusif" atau tertahan.

Saat ini, status gunung itu sudah turun menjadi waspada pada Jumat (28/2), sehingga jarak 3 kilometer masih steril. Penurunan status itu karena tingkat kegempaan yang semakin turun.(*)
__________________
Belajar untuk mengerti, mengerti untuk berbagi @opho_o
Heka.Ardianto is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
jawa timur, kediri, kelud, membangun



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Tanaman Anti Polusi Udara Di Dunia andi.teguh Forum Kebun dan Tanaman My Garden 8 19th November 2015 02:56 PM
Ikuti Jengkol, Harga Cabai Mulai "Pedas" alnpr Business and Economy! 0 20th June 2013 09:55 PM
Kenaikan Harga BBM 'Badai' untuk Petani & Nelayan alnpr Business and Economy! 1 5th June 2013 04:48 PM
Hipmi Klaim Batu Bara Sudah Mulai 'Naik Daun' alnpr Business and Economy! 0 29th May 2013 05:55 PM
Manfaat Cabai!!!. andi.teguh Forum Kesehatan 0 25th September 2012 05:38 PM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 01:40 AM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2016, vBulletin Solutions, Inc.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts