View Single Post
Old 9th October 2012, 07:34 PM  
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,375
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 228 Times in 169 Posts
Default Komikus Indonesia Yang Mendunia, Ardian Syaf




Bapak Ardian Syaf adalah sosok panutan atau inspirasi bagi dunia dan khususnya negeri kita INDONESIA buat para pecinta maupun pembuat komik.

Komik adalah suatu bentuk seni yang dapat berupa gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita indah.

Istilah-istilah dalam perkembangan komik :

Picture stories - Rodolphe Topffer (1845)
Pictorial narratives - Frans Masereel and Lynd Ward (1930)
Picture novella dengan nama samaran Drake Waller (1950).
Illustories - Charles Biro (1950)
Picto-fiction - Bill Gaine (1950)
Sequential art (graphic novel) - Will Eisner (1978)
Nouvelle manga - Frederic Boilet (2001)

Bapak Ardian Syaf memiliki cita-cita untuk menjadi seorang komikus sudah sejak lama. Dirinya sempat beberapa kali mengirimkan karya berupa gambar dan cerita kepada beberapa penerbit di Jakarta tapi selalu tidak mendapatkan tanggapan. Beruntung kemudian Ardian Syaf mendapatkan informasi mengenai banyaknya lowongan sebagai komikus diluar negeri, kemudian Ardian membuka situs www.digitalwebbing.com, sebuah situs yang membuka lowongan untuk para artis komik untuk di seluruh dunia.

Setelah Ardian Syaf mengirimkan beberapa karya akhirnya ia mulai dilirik oleh para penerbit komik diluar negeri salah satunya adalah Alex Cross seorang pemilik penerbit komik independent di Amerika.

Namun untuk saat itu Ardian Syaf baru mendapat bayaran yang kecil, sampai kemudian ia bergabung dengan Dable Brother dan berhasil mendapat kontrak untuk 5 tahun sebagai seorang penciller dan mendapat uang $1000 diawal kontrak dan $100 untuk setiap lembar gambar yang dihasilkannya ( lumayan bukan).

Karya yang dikerjakan oleh Ardian Syaf adalah The Dresden Files 11 jilid yang merupakan kisah tentang seorang penyihir di jaman modern. Karena sebagai seorang penciller maka cerita sepenuhnya berasal dari pihak lain (dalam hal ini Jim Butcher) Ardian Syaf tinggal menggambar sesuai dengan naskah yang dikirimkan kepadanya, karena isi naskahnya sangat detail termasuk mengenai data tokoh yang harus digambar maka menurutnya ia tidak mendapat kesulitan untuk menggambar sesuai dengan kemauan dari pihak publisher.

Untuk proses pengerjaannya Ardian Syaf selalu mendapat kiriman kertas bristol, yaitu kertas khusus yang dikirimkan oleh Dable Brother untuk menggambar komik yang diinginkan, setelah selesai menggambar Ardian Syaf akan mengirim email untuk dikoreksi, dan jika disetujui maka barulah obyek gambar dikertas tersebut dikirimkan ke penerbit di Amerika sana. Ternyata komik Dresden Files mendapat sambutan yang luar biasa di Amerika, sehingga mulai menarik perhatian publisher komik besar seperti Marvel dan DC, sehingga sampai saat ini Ardian Syaf masih tetap eksis untuk bekerja sebagai komikus indonesia yang berhasil mendapat tempat dalam industri komik dunia khususnya untuk komik Super Hero yang menjadi ciri khas komik Amerika.

Saat ini Ardian Syaf berada di bawah naungan agency yang bernama Nutopia, sebuah agency untuk para komikus dunia. Nah di DC Comic inilah Ardian Syaf menjadi fill in artis dan mendapat bayaran $200 perhalaman, dan kemudian menjadi artis utama untuk komik Batman, The Balckest Night sebanyak 3 seri dengan bayaran $238 perhalaman durasi kontrak 2 tahun (komik Batman, The Balckest Night terbit berturut-turut di bulan Agustus, September dan Oktober untuk 1-3)










Banggakah Anda Melihat sosok Ardian Syaf??. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi anak indonesia.

sumber
Likes:(1)
andi.teguh is offline   Reply With Quote