PDA

View Full Version : Tips Desain Interior Minimalis Ruangan Tamu


vanili01
22nd September 2015, 04:51 PM
Rumah, sebagai tempat seseorang memulai sekaligus mengakhiri hari tentunya sangatlah penting untuk dapat berfungsi semestinya, yaitu sebagai tempat yang nyaman untuk beristirahat. Interior Design rumah minimalis (http://www.avantgardeinterior.com/jasa-design-interior-rumah-minimalis/) yang mulai menjamur di abad ke-20 saat ini memang sangat populer dan dapat ditemukan dimana-mana.

Membangun sebuah rumah, tentu yang dipikirkan pertama kali tentu adalah konsep dari rumah ini. Apakah klasik seperti rumah-rumah bergaya bangsawan Eropa penuh pilar, atau etnik dengan nuansa tradisional, atau mungkin desain-desain minimalis seperti yang tengah marak satu dekade terakhir ini. Dalam setiap konsep rumah ini, biasanya yang akan menjadi point of view atau perhatian pertama kali adalah sisi luar. Karena sisi inilah yang akan dilihat orang pertama kali. Seperti jika anda memilih, pasti fasad luar rumah yang anda prioritaskan. Terkadang anda melupakan design interior rumah minimalis ini sendiri. Padahal di dalam rumah lah, center of activity atau pusat kegiatan anda dan keluarga dilakukan.

Untuk anda yang menyukai dengan kesederhanaan pada rumah anda, maka dengan interior desain minimalis adalah sebuah solusi untuk anda. Memang banyak sekali yang mengatakan bahwa interior dengan desain minimalis sangatlah membosankan dan terbilang desain kuno. Namun untuk anda yang hanya mempunyai bangunan terbatas sangat bermanfaat untuk dijadikan ide yang kreatif. Dengan membuat interior desain minimalis maka akan banyak keuntungan yang anda dapatkan seperti halnya rumah sangat mudah sekali untuk dibersihkan, dengan bangunan yang sempit namun mengangkat ide minimalis maka bangunan rumah anda akan terlihat luas.

1. Pemilihan tema tertentu

Dengan memilih tema untuk rumah berdesain minimalis, tahap penataan dan pemilihan furnitur akan menjadi lebih mudah. Tema ini bisa menjadi tema per ruangan, atau tema untuk semua ruangan pada ruma minimalis. Penentuan tema bisa merupakan tema warna atau jenis furnitur sesuai keinginan penghuni.

2. Tata setiap ruangan secara bergantian

Menata rumah secara keseluruhan akan menjadi lebih sulit untuk dikerjakan tanpa bantuan konsultan. Maka sebaiknya, penataan rumah dilakukan secara bergantian untuk tiap ruangan sehingga penataan rumah dapat berjalan dengan lebih fokus dan teratur.

3. Pilih furnitur yang fungsional dan efisien

Selain berdasarkan tema yang telah dipilih, furnitur harus dipilih berdasarkan fungsinya. Furnitur yang lebih fungsional pastinya akan memiliki manfaat lebih besar. Lebih baik lagi bila memilih furnitur yang multifungsi sehingga lebih efisien karena akan dapat menyisakan lebih banyak ruang.

4. Singkirkan benda yang kurang fungsional

Selain tidak berguna, benda yang kurang fungsional dapat membuat rumah minimalis menjadi terlihat penuh dan sempit. Oleh karena itu, pastikan hanya furnitur yang bermanfaat saja yang ada di ruangan.

5. Bersihkan dinding dan lantai dari benda yang tidak diperlukan

Sisakan hanya satu atau dua hiasan atau furnitur pada dinding , sehingga dinding dapat terlihat lebih luas. Pastikan juga bahwa di lantai tidak ada barang yang menumpuk atau saling menutupi satu sama lain, karena selain dapat mengurangi nilai estetika barang-barang itu juga dapat menyebabkan ruangan terlihat berantakan.

6. Pilih furnitur dengan desain indah

Pemilihan furnitur dengan nilai estetika tinggi akan membuat ruangan menjadi lebih indah. Dengan memilih furnitur yang indah, ruangan juga tidak memerlukan banyak hiasan karena furniturnya sudah memiliki nilai estetika yang tinggi.

7. Gunakan hiasan pada beberapa sudut ruangan

Walau tidak memiliki fungsi yang berarti, hiasan seperti pot atau vas bunga dapat berfungsi sebagai aksen bagi ruangan di rumah berdesain minimalis. Pastikan juga hiasan yang dipilih sesuai dengan tema tiap ruangan.

8. Pilih warna yang lembut dan tidak terlalu mencolok

Warna yang lembut akan menimbulkan kesan yang lebih nyaman bagi ruangan. Penggunaan warna yang mencolok dan berani bisa digunakan sebagai aksen, namun usahakan tidak terlalu dominan.

9. Pastikan kebutuhan cahaya dan ventilasi ruangan cukup

Jangan sampai ruangan yang didesain sedemikian indahnya menjadi sesak dan gelap karena kurangnya pencahayaan dan sirkulasi udara. Jangan tutupi ventilasi dan jendela dengan furnitur besar seperti lemari, karena ruangan bisa menjadi kurang nyaman.