PDA

View Full Version : Ketrampilan yang Wajib Dimiliki Oleh Pemanah


Khair
28th October 2016, 01:53 PM
Malah s aking cepetnya, apabila anak panah yang pertama telah sampai di sasaran, anak panah ke 2 masih terbang, sedangkan anak panah yang ke-3 telah siap dilepaskan.

Untuk Anda yang belum tahu, ataupun yang baru pernah mendengar tentang tentara Seljuk, berikut ini penjelasan singkatnya.

Ketika dampak dinasti Abbasiyah sudah mulai melemah dan menurun, muncul lah sebuah dinasti yang dapat memberikan yang baru, serta perbaikan dalam dunia Islam.

Dinasti tersebut muncul dan memerintah selama kurang lebih 2 abad lamanya, yaitu abad ke 11 hingga abad ke 13.

Dinasti yang satu ini, bernama Seljuk yang asalnya dari keturunan Seljuk Bin Duqaq, yakni salah seorang pemebsar dari kabilah Guzz, yang berasal dari Turki.

Kawaasan area kekuasaan dari Dinasti Seljuk ini melingkupi wilayah asia tengah dan asia kecil.

Dinasti Seljuk ini, mempunyai 5 cabang, diantaranya :

1. Seljuk Asia Kecil (Ar-rum).
2. Seljuk Irak , atau yang lebih dikenal dengan Al-iraq
3. Seljuk Suriah , yang lebih dikenal dengan Asy-syam
4. Seljuk Kirman , atau yang lebih dikenal dengan Al-qawurdiyun
5. Seljuk Iran (Seljuk Besar)

Setiap cabang mempunyai area keuasaanya sendiri-sendiri.

Secara umum, Khalifah Abbasiyah di Baghdad, sudah mengakui dan meninggikan kekuasaan dari Sultan Seljuk.
Olahraga memanah merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Nabi SAW.

Kekuatan otot dan insting sangat dibutuhkan ketika melepaskan anak panah dari busurnya.

Selain dua elemen tersebut, ternyata masih banyak lagi keterampilan lainnya yang harus dikuasai kalau mau bisa memanah dari atas kuda.

Nah, h al ini akan kami ulas dalam artirel berikut .

Keahlian Dasar Dalam Olahraga Memanah

Pasukan Seljuk merupakan pasukan muslim yang sangat lihai dalam memanah, entah itu dalam kondisi yang normal, maupun dari atas kuda perang.

Diceritakan bahwa, tentara memanah berkuda ini dapat melepaskan 12 anak panah dalam rentang waktu 1 menit.

Hal ini juga berlaku kebalikannya, Sultan Seljuk sangat menyanjung tinggi kehormatan dan menjunjung posisi Khalifah Abbasiyah.

S eorang pendeta Eropa yang lahirnya di Palestina, ia bernama William of Tyre yang hidup dan mati di sana pula.

Dia meriwayatkan bahwa, tingkat kecepatan memanah pasukan Seljuk dapat merubah langit menjadi gelap karena penuh dengan anak panah yang beterbangan.

Maka k etika barisan yang paling awal pasukan Seljuk sudah melepas anak panahnya, maka barisan kedua akan menembakkan dengan tembakan yang begitu cepat.

H al inilah yang tentunya sesuai dengan prinsip dasar memanah, yaitu: Cepat, Tepat, kuat, Akurat, dan Selamat.

Mempelajari Power Shooting

Dalam kitab memanah jaman dulu yang berasal negara timur tengah (Mamluk, Arab, Persia dan Ottoman Turki ).

Power Shooting mempunyai pembahasan tersendiri.

Yang mana k emampuan ini wajib dimiliki oleh setiap prajurit, kesatria, dan pemburu sekalipun ketika zaman itu.

Teknik ini sangat bermanfaat pada pertempuran jarak dekat, dan yang menengah.

Selain itu, k emampuan ini dapat menjadikan busur panah selayaknya machine gun, sebab dapat melontarkan banyak anak panah sekaligus dalam rentan waktu yang cukup singkat.

Salah satu pakar memanah asal Mamluk yang memiliki nama Master Cozmei Mihai, dia bisa menembakkan anak panah dengan kecepatan 1.87 detik, disertai akurasi yang sangat tinggi.

Dibutuhkan latihan keras dan secara terus-menerus agar bisa memperoleh keahlian seperti Master Cozmei Mihai.

Urutan teknik yang diperlukan adalah, teknik mengambil anak panah (http://ziuma.com/diskusi-Hal-Hal-yang-Perlu-Kamu-Ketahui-Tentang-Olahraga-Memanah), kemudian memasangnya pada busur, dan menarik anak panah pada tali busur, serta melepaskannya dengan tingkat akurasi yang tepat.