PDA

View Full Version : Kebiasaan buruk pada anak ini bisa merusak kesehatan giginya lho


prinawidia
24th October 2017, 03:16 PM
Orang tua tentu ingin kesehatan sang anak selalu terjaga dengan baik, termasuk kesehatan gigi. Kesehatan gigi dan mulut tentu sangat penting bagi setiap orang. Selain berdampak pada estetika, kerusakan gigi juga dapat berakibat pada tumbuh kembang seseorang, terlebih pada anak-anak.

Kerusakan gigi pada anak ini tentu tidak terjadi begitu saja dan dalam waktu singkat. Berikut ini beberapa kebiasaan buruk pada anak yang dapat merusak gigi :

Tidak menyingat gigi sesuai anjuran

Sebagian besar orang Indonesia hanya menyikat gigi saat mandi pagi dan mandi sore, padahal waktu yang paling tepat untuk menyikat gigi adalah setiap selesai makan dan sebelum tidur. Hal ini dapat mengurangi resiko gigi berlubang sebanyak 50 persen. Selain itu juga harus menyikat gigi dengan cara yang tepat, yaitu dari arah gusi ke gigi, sehingga tidak mengikis gusi.

Mengisap ibu jari

Para orang tua biasanya akan membiarkan sang anak mengisap ibu jari mereka, karena hal ini dapat membuat anak merasa nyaman dan tidak rewel. Namun ternyata kebiasaan seperti ini dapat memengaruhi kontur rahang atau terjadinya maloklusi. Tentu saja ini akan berpengaruh pada proses mengunyah makanan.

Menggunakan dot

Lagi-lagi orang tua sering kali memberi susu yang ditaruh di dot agar anak dapat tidur dengan cepat. Padahal, hal itu justru menyebabkan sisa susu menempel pada gigi yang kemudian menjadi plak. Sebaiknya, jangan memberi anak minuman selain air putih atau makanan setelah mereka menggosok gigi pada malam hari.

Baca juga : Solusi untuk atasi sakit gigi pada anak (http://bit.ly/2xhVF0t)

Menggigit benda keras

Anak memiliki kebiasaan memasukkan berbagai macam benda ke mulut, mulai dari mainan hingga jarinya sendiri. Kebiasaan ini dapat menyebabkan trauma gigi, benda-benda yang dimasukkan juga sering menimbulkan infeksi atau gangguan pencernaan.

Mengemut makanan dalam waktu lama

Anak-anak biasanya suka mengemut makanan dalam waktu lama tanpa dikunyah. Ini dapat memicu gigi berlubang karena produksi air liur berkuarang dan merusak keseimbangan bakteri dalam rongga mulut.