PDA

View Full Version : Enam Tempat Ziarah di Kota Madinah yang Wajib Dikunjungi Saat Umroh


rai_ihan
24th July 2018, 03:36 PM
WINATOUR – Dalam perjalanan umroh selain melakukan rukun umroh yang sudah diwajibkan menurut ajaran agama islam, para jamaah haji juga dapat mengunjungi tempat-tempat ziarah atau tempat sejarah yang ada di kota Mekkah dan Madinah. Beberapa tempat memiliki fadilah pahala sebagaimana telah disampaikan Rasalullah SAW. Ziarah saat umroh hukumnya sunnah dengan mendatangi peninggalan sejarah perkembangan islam terutama di zaman Rasulullah SAW.

http://umroh.winatour.com/wp-content/uploads/2018/07/Travel-Umroh-Yang-Terdaftar-Di-Departemen-Agama02-640x417.jpg

Madinah sebagai salah satu kota dalam daftar yang akan kamu kunjungi saat umroh merupakan kota yang paling dicintai Allah. Kota ini menjadi tempat hijrah Rasulullah dan tempat Beliau dimakamkan. Karena itu, jika kamu berangkat dengan travel umroh yang terdaftar di Departemen Agama (http://umroh.winatour.com/enam-tempat-ziarah-di-kota-madinah-yang-wajib-dikunjungi-saat-umroh/) tentu kamu akan mendapatkan paket perjalanan ke tempat-tempat ziarah di Madinah. Berikut ini daftarnya:

Masjid Nabawi. Masjid ini disebut sebagai masid Nabi Muhammad SAW karena didirikan oleh Rasulullah dan para sahabat pada 622 M. Sejak masa Nabi SAW dan ke-empat kholifah Masjid Nabawi berfungsi sebagai tempat ibadah, menuntut ilmu , dan merencanakan kegiatan kemasyarakatan. Sampai sekarang masjid ini masih menjadi tempat ibadah umat islam, dimana kamu akan mendapatkan keistimewaan jika sholat di masjid ini yang juga disebutkan dalam hadits yang berbunyi:

“Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama 1000 kali dibanding shalat di masjid lainnya kecuali di Masjidil Haram dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya.” (HR. Ahmad Ibnu Huzaimah dan Hakim).

Raudhah. Raudhah berarti taman yang dipenuhi pohon dan bunga yang indah dan menyenangkan. Lokasinya terletak di dalam Masjid Nabawi, tepatnya diantara rumah nabi (sekarang menjadi makam beliau) sampai mimbar. Rasulullah mengatakan bahwa Raudhah adalah taman surga. Bagi umat islam yang umroh dan berziarah ke sini dianjurkan untuk beribadah, maka kamu akan mendapatkan fadhilah (keutamaan) pahala. Untuk jamaah wanita terdapat waktu khusus untuk mengunjungi Raudhah, yaitu pada pukul 07.00 s/d 10.00 dan pukul 13.30 s/d 15.00 waktu Saudi Arabia, tempatnya terpisah dengan laki-laki yang dibatasi dengan sekat yang dipasang khusus ketika wanita berziarah.

Makam Rasulullah SAW. Lokasi makam Rasulullah masih di dalam Masjid Nabawi dimana dulunya adalah rumah beliau, namun jika sekarang Anda ke makam Rasul posisinya tepat di bawah kubah hijau. Di sana juga dimakamkan kedua sahabatnya Abu Bakar (Khalifah Pertama) dan Umar (Khalifah Kedua) yang dimakamkan di bawah kubah, berdampingan dengan makam Rasulullah. Saat berkunjung ke makam Rasulullah disunnahkan menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW. Dalam suatu hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW akan menjawab salam siapapun yang memberikan salam kepadanya.

Makam Baqi. Ini adalah tempat pemakaman umum untuk penduduk yang ada sejak zaman Jahiliyah sampai sekarang. Bukan hanya penduduk, banyak juga kerabat nabi yang dimakamkan di Makam Baqi, diantaranya Utsman bin Affan R.A, (khalifah III) dan para istri Rasulullah, yaitu Siti Aisyah R.A, Ummi Salamah, Juwairiyah, Zainab, Hafsah binti Umar bin Khattab dan Mariyah Al Qibtiyah R.A. Putra dan putri Rasulullah diantaranya Ibrahim, Siti Fatimah, Zainab binti Ummu Kulsum. Demikian pula Ruqayya Halimatus Sa’diyah ibu susu Rasulullah SAW. Letak Makam Baqi berada di sebelah timur dari Masjid Nabawi.

Masjid Quba. Masjid Quba terletak di daerah Quba. Penduduk Quba merupakan orang-orang pertama yang menyambut kedatangan Rasulullah saat berkunjung ke Madinah. Di daerah sini juga Rasulullah mendirikan masjid pertama yang dinamakan Masjid Quba. Masjid yang terletak sekitar 5 km dari Masjid Nabawi ini memiliki sejarah dengan arah kiblat yang telah dua kali mengalami perubahan. Awalnya, arah kiblat mengahadap ke Baitulmaqdis (Yerusalem), kemudian diubah menjadi ke arah Ka’bah (Mekah). Maka dari itu, masjid ini menjadi salah satu tempat ziarah yang dapat dikunjungi.

Masjid Qiblatain. Masjid yang berada di tepi jalan menuju kampus Universitas Madinah di dekat Istana Raja ke jurusan Wadi Aqiq ini dulu bernama masjid Bani Salamah. Pada permulaan islam, kiblat saat shalat menghadap ke Baitul Maqdis. Namun, pada tahun ke-2 saat Rasulullah sedang melakukan ibadah sholat Dzuhur di masjid ini, tiba-tiba turun wahyu Surat Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan Rasulullah untuk merubah arah kiblat ke Ka’bah. Akhirnya Rasulullah memutar 180 derajat sesuai yang diperintahkan. Maka dari itu masjid ini dikenal dengan nama Masjid Qiblatain.

Sumber : http://umroh.winatour.com

pencariilmu123
7th September 2018, 01:08 PM
benar sekali gan, masjid nabawi meruapakan tujuan utama ketika umrah, karena masjid super besar tersebut juga memiliki banyak fasilitas yang dapat membatu ketika umrah, seperti jam jadwal sholat (http://www.timeradzan.com) atau peralatan pembantu umrah lainnya.