PDA

View Full Version : Bukan Sekedar Protein Saja Yang Penting Untuk Perkembangan Balita


TheFairyWoman
3rd September 2018, 11:44 AM
https://assets-id.theasianparent.com/wp-content/uploads/sites/24/2017/10/bayi-9-bulan.jpg


Setelah membaca penjelasan mengenai protein whey ini, bunda tidak akan sembarangan memberikan makanan. Bunda pasti sudah tahu protein itu bagus untuk tumbuh kembang balita. Bahkan, untuk balita yang berat badannya rendah, sangat disarankan agar balita tersebut diberi makanan yang kandungan proteinnya tinggi.

Namun, apakah bunda yakin protein yang didapatkan oleh si kecil itu adalah protein yang berkualitas? Nah ini yang penting untuk bunda ketahui.
Dokter anak sangat tidak menyarankan balita usia 1 tahun mendapatkan protein whey. Inilah jenis protein yang berkualitas tinggi. Kandungan ini ada di dalam beberapa makanan serta susu balita terbaik seperti Susu Nestle NAN.

Namun, apa sih itu protein whey? Berikut ini apa yang perlu untuk bunda ketahui.

Sekilas Mengenai Protein Whey
Mungkin bunda bertanya, kalau ada protein yang berkualitas tinggi, berarti ada protein yang berkualitas rendah dong. Sebenarnya tidak seperti itu juga sih. Ini sama seperti produk susu. Ada yang merupakan susu balita terbaik. Apakah itu artinya ada susu balita yang kurang baik? Tentu saja tidak. Hanya saja ada susu balita yang kandungan nutrisinya paling lengkap sehingga disebut dengan susu balita yang terbaik.

Nah, begitu juga dengan protein. Ada protein yang kualitas terbaik lantaran kandungannya yang begitu lengkap. Apakah bunda tahu apa yang ada di dalam protein?

Dalam dunia medis, ditemukan bahwasannya di dalam protein, terdapat asam amino esensial. Sebenarnya, inilah kandungan yang membuat tubuh si kecil sehat tersebut serta tumbuh kembangnya baik.

Sementara itu, di dalam protein, jumlah asam amino esensialnya berbeda. Dan protein whey merupakan protein yang asam amino esensialnya paling lengkap. Nah, sekarang sudah jelas kan mengapa protein whey itu sangat baik?

Lalu, dari mana agar bunda bisa memastikan si kecil mendapatkan protein whey? Tenang saja ya bunda. Sekarang ini, ada Susu Nestle NAN yang memang mengandung protein whey. Inilah yang membuat balita tidak hanya akan memiliki berat badan ideal tapi juga tumbuh dengan baik dan sehat.

Dua Jenis Protein Untuk Tumbuh Kembang Balita
Selama ini, banyak orang yang menganggap protein ini hanya bisa didapatkan dari daging dan juga telur. Padahal, di dalam kacang-kacangan, kandungan proteinnya juga tak kalah banyak lho.

Para ahli kesehatan membagi protein menjadi dua jenis; yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani itu protein yang didapatkan dari hewan seperti daging, telur, dan susu. Sementara itu, protein nabati itu protein dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang.

Mana yang bagus? Keduanya sama bagus. Hanya saja, terkadang ada balita yang alergi terhadap protein hewani. Ini bisa dilihat bagaimana balita mengalami diare atau muncul bintik merah pada kulit setelah minum susu. Itu artinya balita tersebut alergi protein hewani. Biasanya, pemberian susu dihentikan dan diganti dengan susu dari kacang hijau.

Namun, ada juga balita yang tidak suka dengan aroma susu kacang hijau. Mereka lebih suka dengan susu balita biasa seperti halnya susu Nestle NAN.
Yang paling mudah adalah memberi si kecil susu agar kebutuhan protein hariannya terpenuhi. Meskipun demikian, tetap saja bunda harus tetap memberikan makanan yang mengandung protein. Susu hanya untuk memastikan anak tidak kekurangan nutrisi harian, terutama protein.

Beberapa Sumber Protein Whey
Bunda sudah tahu kan beberapa yang menjadi sumber protein? Namun, bagaimana dengan protein whey? Seperti penjelasan tersebut di atas, protein whey adalah protein yang kualitasnya terbaik. Untuk itu, bunda harus tahu makanan apa saja yang mengandung protein whey yang bisa bunda berikan untuk sang buah hati.

Yogurt
Bunda pasti bertanya apa boleh balita minum yogurt. Sebenarnya, tidak ada larangan. Hanya saja, terkadang ada balita yang tidak bisa mencerna yogurt. Maka dari itu, para ahli kesehatan anak menyarankan agar yogurt sebaiknya diberikan ketika anak berusia di atas 2 tahun saja.

Terlepas dari hal tersebut, memang benar bahwasannya yogurt kaya akan kandungan protein whey. Jadi, tidak salah jika bunda memberikan yogurt pada sang buah hati.

Keju

Sudah pernah membuatkan makanan atau cemilan yang ada kejunya untuk sang buah hati? Usahakan agar si kecil suka ya bunda. Pasalnya, di dalam keju, terdapat kandungan protein whey yang cukup tinggi.

Susu
Bagaimanapun juga, balita harus minum susu ya bunda. Dan berikan Susu Nestle NAN jika bunda ingin pastikan si kecil setiap hari mendapatkan protein whey.

Nah, sekarang tingga bunda bagaimana mengatur agar setiap hari si kecil mendapatkan protein whey. Yang pasti, susu itu harus. Makanan yang bervariasi juga penting dan pastikan makanan tersebut juga mengandung protein.

Kasus balita yang mengalami berat badan yang rendah sering disebabkan karena makanan yang diberikan tidak mengandung protein. Orang tua hanya memastikan anak mau makan nasi. Itu sudah sangat mereka syukuri. Padahal, semakin dewasa, balita tidak hanya butuh karbo dari nasi tapi juga nutrisi lainnya untuk perkembangannya seperti protein.

Untuk itulah sejak awal (dokter anak menyarankan agar dimulai sejak bayi 6 bulan), bunda harus perkenalkan si kecil dengan MPASI yang kandungan proteinnya tinggi. Dengan demikian, ia suka dengan makanan yang kandungan proteinnya tinggi. Selain itu, sistem pencernaan juga siap untuk mencerna jenis makanan seperti ini.

Tidak ada kata terlambat. Jika selama ini bunda merasa belum memberikan makanan yang mengandung protein whey (https://www.awalsehat.nestle.co.id/kenapa-protein-whey-baik-bagi-tumbuh-kembang-si-kecil#) yang tinggi, mulailah sekarang.