PDA

View Full Version : Mengetahui Faktor yang Pengaruhi Tinggi Badan Anak dan Cara Meningkatkannya


TheFairyWoman
7th December 2018, 12:14 PM
https://cdn.hellosehat.com/wp-content/uploads/2016/07/makanan-penambah-tinggi-badan.jpg?x54339

Pertumbuhan tinggi badan anak (https://www.ibudanbalita.com/artikel/4-faktor-yang-memengaruhi-tinggi-badan-si-kecil) seringkali menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua. Selain karena berdampak pada tampilan fisik anak, tinggi badan juga akan mempengaruhi kemampuan dan keterampilan si kecil saat ia semakin tumbuh besar. Jadi tidak heran jika kebanyakan orang tua akan melakukan berbagai upaya agar pertumbuhan fisik si kecil optimal dan memiliki tinggi badan yang ideal.

Faktor yang Berpengaruh Pada Tinggi Badan Anak
Pernahkah Ibu memperhatikan tinggi badan dari anak seumuran si kecil? Ibu pasti bisa melihat perbedaan tinggi badan itu diantara mereka. Entah hanya berbeda sedikit ataupun cukup jauh, namun tinggi badan mereka terkadang memang tidak sama meskipun seumuran. Hal ini tidak lain karena tinggi badan seorang anak dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:

Faktor Keturunan
Banyak orang menganggap bahwa anak yang memiliki orang tua berperawakan tinggi akan memiliki perawakan yang tinggi juga. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah karena faktor keturunan atau genetik memang sangat berpengaruh pada tumbuh tinggi anak. Dengan kata lain, setiap anak berpotensi untuk mewarisi tinggi badan yang dimiliki oleh orang tuanya.

Namun bukan berarti anak dengan orang tua perawakan pendek tidak bisa memiliki badan tinggi. Hasil studi yang dilakukan Dubois et al pada tahun 2012 menyatakan bahwa tinggi badan anak di pengaruhi faktor lingkungan pada dua tahun pertamanya. Yang berarti, anak keturunan genetik pendek bisa tumbuh tinggi jika dioptimalkan dengan baik di masa yang tepat.

Faktor Lingkungan
Berbeda dengan faktor keturunan yang memang sudah tetap, faktor lingkungan masih bisa ditata dan diperbaiki untuk mendukung tumbuh tinggi anak. Faktor lingkungan tersebut antara lain adalah:

Asupan Nutrisi
Nutrisi memang sangat dibutuhkan pada tumbuh kembang anak termasuk untuk tinggi badannya. Bahkan dapat dikatakan bahwa tinggi badan setiap anak menunjukkan kualitas nutrisi yang ia dapatkan. Nutrisi yang lengkap dan seimbang akan membantu mengoptimalkan pertumbuhan fisik (http://ceritawanitamodern.com/konsultasi-kesehatan-anak-mengenai-berat-badan-yang-cenderung-naik-terus/)anak hingga ia mencapai tinggi maksimalnya. Oleh karena itu, berikan anak asupan makanan yang mengandung nutrisi baik untuk pertumbuhan.

Aktivitas Fisik
Bermain, berolahraga atau beraktivitas fisik lainnya dapat mempengaruhi tumbuh tinggi anak, terutama untuk aktivitas dengan gerakan melompat. Hal ini karena aktivitas fisik yang dilakukan mampu mendorong pertumbuhan tulang lebih optimal. Jadi wajar bila tinggi badan balita lebih mudah bertambah mengingat anak usia ini sangat aktif bergerak. Apalagi usia balita adalah masa dimana tumbuh kembang anak meningkat dengan pesat.

Durasi Tidur
Tidak hanya asupan nutrisi dan aktivitas fisik yang seimbang, waktu anak untuk tidur juga harus tercukupi. Karena ketika tidur tubuh anak akan memproduksi hormon pertumbuhan yang juga membantu tinggi badannya bertambah. Jadi jika waktu tidur anak tidak tercukupi, tubuhnya hanya menghasilkan hormon yang sedikit sehingga pertumbuhannya terhambat dan berdampak pada tinggi badannya.

Kesehatan
Hal lain yang juga mempengaruhi tinggi badan adalah kondisi kesehatan yang dimiliki anak. Jika si kecil mengalami gangguan pada ginjal, paru-paru, jantung, tulang atau menderita penyakit lain yang pengaruhi pertumbuhan. Karena bisa saja tinggi badan si kecil tidak bertambah sehingga ia memiliki perawakan yang kecil.

Cara Mengoptimalkan Tinggi Badan Anak Agar Meningkat
Setelah mengetahui beberapa faktor yang turut mempengaruhi tinggi badan si kecil, Ibu tentu dapat menyimpulkan jika ada cara yang bisa dilakukan untuk mendukung ia tumbuh tinggi. Untuk itu, berikut cara-cara mengoptimalkan pertumbuhan yang bisa Ibu lakukan untuk membantu meningkatkan tinggi badan si kecil:

Berikan Konsumsi Makanan Bergizi
Dengan memberikan makanan yang bergizi, kebutuhan nutrisi anak tentu akan terpenuhi. Hal ini pastinya ikut mendukung pertumbuhan si kecil sehingga tinggi badannya maksimal. Apalagi jika gizi ini tercukupi sejak bayi, pertumbuhan tinggi badan balita pasti dapat maksimal. Oleh sebab itu, Ibu harus memastikan makanan yang si kecil konsumsi mengandung gizi penting seperti protein, vitamin, lemak dan mineral yang bagus untuk pertumbuhannya.

Ajak Berolahraga
Olahraga tidak hanya membuat tubuh sehat tapi juga mampu meningkatkan kemampuan tulang untuk tumbuh. Tidak perlu mengajak anak olahraga yang berat, cukup olahraga ringan seperti basket, badminton, berenang, lompat tali atau lari santai. Akan lebih baik si kecil diajak berolahraga di luar ruangan agar ia mendapatkan sinar matahari yang cukup. Karena vitamin D yang terdapat pada sinar matahari juga berperan penting untuk pertumbuhan tulang.

Berikan Waktu Tidur yang Cukup
Kurang tidur bisa menyebabkan pertumbuhan anak terganggu sehingga tinggi badannya menjadi tidak maksimal. Karena itu, berikan waktu yang cukup untuk si kecil tidur dan pastikan juga tidurnya berkualitas. Untuk anak balita, waktu tidur idealnya sekitar 10-13 jam setiap hari. Dan untuk anak sekolah 9-11 jam setiap hari, sedangkan untuk bayi baru lahir butuh sekitar 18 jam setiap hari.

Jangan Biarkan Anak Merasa Stres
Anak yang merasa stres, tertekan atau tidak bahagia akan mengalami gangguan pada emosinya. Hal ini akan berdampak pada semua hal yang dilakukan oleh si kecil termasuk keinginan untuk makan, berolahraga, dan juga kualitas tidurnya. Jadi salah satu cara agar anak memiliki badan yang tinggi maksimal adalah dengan membuatnya merasa bahagia.

Tumbuh kembang anak memang harus selalu dipantau terus menerus oleh orang tua untuk mencegah berbagai gangguan yang berisiko untuk si kecil. Oleh sebab itu, jangan hanya memperhatikan tinggi badan anak tapi perhatikan juga berat badannya. Hal ini untuk memastikan bahwa tinggi dan berat badan si kecil tetap seimbang.