forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > > >
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Business and Economy! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 3rd August 2012, 11:27 AM   #18
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Krisis Eropa Peluang Bagus Pasar Modal Indonesia
Kamis, 02 Agustus 2012 | 16:51


http://www.beritasatu.com/ekonomi/63...indonesia.html

Quote:
Pasar modal Indonesia harus mempersiapkan sebagai antisipasi masuknya arus asing ke bursa domestik.

Lesunya pasar keuangan global dan regional menjadi peluang pasar modal Indonesia guna menyambut masuknya aliran dana asing ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Presiden Direktur PT Schroder Investment Management Indonesia, Michael T Tjoajadi, di tengah ancaman krisis Eropa, negara berkembang akan menjadi pilihan investor global.

"Indonesia yang dikategorikan negara berkembang akan memiliki pertumbuhan yang lebih baik ketimbang negara maju," kata dia di gedung BEI, Jakarta, hari ini.

Michael mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang besarnya pasar domestik. Dengan tidak terlalu bergantung pada ekspor, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih yang lebih tinggi dibanding negara lainnya.

Meski begitu Michael menambahkan, pasar modal Indonesia harus mempersiapkan sebagai antisipasi masuknya arus asing ke bursa domestik.

Beberapa hal yang harus dilakukan menurut Michael, adalah peningkatan likuiditas dan penyempurnaan regulasi. Caranya, bisa memperbanyak perusahaan melakukan Initial Public Offering (IPO), penerbitan saham baru (rights issue), atau peningkatan porsi pemegang saham publik.

Michael menuturkan, masih prospektifnya Indonesia di tengah krisis global adalah utang ekonomi di negara berkembang, termasuk Indonesia maish lebih kecil dibanding negara maju. "Negara berkembang ekonominya lebih sehat. Ini membuat Indonesia menuju trend yang positif,” ujarnya.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Sponsored Links
Old 3rd August 2012, 11:28 AM   #19
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Rabu, 1 Agustus 2012 | 14:31 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Turun 0,1%


http://www.neraca.co.id/2012/08/01/p...iksi-turun-01/

Quote:
NERACA

Jakarta– Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II diprediksi akan turun sekitar 0,1 % dari 6,3 % pada kuartal I menjadi 6,2 %. Masalahnya beberapa bulan ini mengalami deficit. “Adanya defisit dalam dua bulan terakhir yang dapat menimbulkan dinamika ekonomi karena tren impor yang cenderung jauh menguat dibanding ekspor,” kata Pengamat ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Latif Adam di Jakarta, Rabu.

Latif menjelaskan tidak ada elemen ekonomi yang dapat menetralisasi penurunan ekspor, termasuk APBN. “Realisasi APBN untuk tahun ini cenderung lambat dibanding tahun lalu,” tegasnya.

Dikatakan Latif, investasi cenderung meredam pada kuartal II meski statistik menunjukkan adanya peningkatan. “Investasi pada sektor industri baru memasuki tahap perizinan belum mencapai realisasinya dan proses membutuhkan waktu yang cukup lama,” terangnya

Dia menjelaskan pemerintah masih mengandalkan produk impor, terutama untuk bahan baku dan barang modal. Masalahnya Indonesia masih belum mampu memproduksi barang modal seperti mesin produksi.

Namun, dirinya optimistis bahan baku dapat diproduksi dalam negeri, seperti kedelai. “Pemerintah seharusnya bisa mengoptimalkan produksi dalam negeri untuk mengutupi defisit sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat,” ujarnya

Menurut Latif, perkiraan penurunan pertumbuhan ekonomi patut diwaspadai meski laju pertumbuhan Indonesia masih dinilai lebih baik dibanding beberapa negara akibat krisis Eropa. “Hal tersebut bertujuan agar Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara pesaing yang saat ini menunjukkan laju pertumbuhan positif, seperti India, Malaysia, Singapura dan China,” ucapnya

Bahkan Latif memperkirakan konsumsi rumah tangga masih menyumbang kontribusi terbesar dari sisi pengeluaran, yakni sekitar 52 %. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi pada kuartal I, konsumsi rumah tangga menempati urutan pertama dari sisi pengeluaran yakni 55 % sedangkan konsumsi pemerintah menyumbang 7 %, Pembentukan Modal Tetap Bruto 31,8 %, ekspor 24,8 %, dan impor 24,8 % dari total PDB.

Ditempat terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengumumkan neraca perdagangan komoditas nonmigas Indonesia dengan negara anggota ASEAN selama semester pertama 2012 tercatat mengalami defisit sebesar 727 juta dolar AS. “Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke ASEAN pada semester pertama tercatat sebesar 15,46 miliar dolar AS sementara impornya mencapai 16,18 miliar dolar AS, jadi neraca perdagangan kita dengan ASEAN defisit,” ungkapnya

Suryamin menjelaskan, berdasarkan neraca perdagangan nonmigas sebelumnya, maka selama semester pertama 2012 ekspor Indonesia ke Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) itu mengalami penurunan sekitar 7,5 % dari 16,71 miliar dolar pada periode sama tahun lalu, sementara impor justru mengalami peningkatan 11,34 % dari sebesar 14,54 miliar dolar. “ASEAN tercatat sebagai tujuan ekspor Indonesia dengan pangsa pasar 20,12 % dari keseluruhan total ekspor nonmigas, sementara untuk impor negara-negara ASEAN menguasai 21,59 % pangsa pasar domestik,” tukasnya

Tiga negara mitra perdagangan utama Indonesia di ASEAN yang menjadi negara asal impor terbesar adalah Singapura (5,45 miliar dolar), Thailand (5,76 miliar dolar), dan Malaysia (3,19 miliar dolar), sementara negara ASEAN lainnya tercatat mengekspor komoditas nonmigas ke Indonesia dengan nilai 1,78 miliar dolar.

Untuk ekspor nonmigas, ketiga negara tersebut masih menjadi tujuan utama ekspor Indonesia di ASEAN dengan rincian yaitu Singapura sebesar 5,05 miliar dolar, Malaysia 4,47 miliar dolar, dan Thailand 2,69 miliar dolar. **bari/novi
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:31 AM   #20
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Kemendag berfokus tiga kebijakan penggerak ekonomi

http://www.antaranews.com/berita/324...ggerak-ekonomi

Quote:
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perdagangan RI menekankan tiga upaya yang menjadi titik fokus kebijakan penggerak ekonomi Indonesia.

"Kementerian Perdagangan memiliki tiga fokus kebijakan yaitu stabilisasi dan penguatan pasar dalam negeri, ekspor dan kerja sama internasional serta reformasi birokrasi dan good governance," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Jumat.

Pernyataan ini merupakan isi sambutan Gita dalam Rapat Kerja di Kantor Kementerian Perindustrian, yang dipimpin Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono Jumat ini.

Menurut Gita, total pertumbuhan perdagangan Indonesia menjadi yang tertinggi bila dibandingkan dengan Australia, China, Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Korea Selatan dan Uni Eropa.

Pada Januari hingga Mei 2012, pertumbuhan perdagangan Indonesia sebesar 8,47 persen sedangkan Australia 8,38 persen, China 7,8 persen dan AS sebesar 7,11 persen.

Lalu nilai pertumbuhan perdagangan Brasil pada periode yang sama mencapai 4,85 persen, Rusia 4,75 persen, dan Korea Selatan 2,24 persen serta Uni Eropa 1,1 persen.

"Ini menunjukkan kalau sektor perdagangan memiliki kontribusi yang sangat besar dalam menggerakkan perekonomian nasional," kata Mendag.

Selain itu Kemendag juga berupaya untuk meningkatan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan industri lokal Indonesia.

"Kami berharap dengan mendorong hilirisasi, akan banyak sejumlah industri baru yang tumbuh. Tidak hanya untuk industri barang jadi, tetapi juga untuk barang setengah jadi," jelas Gita.

Menurut dia, hilirisasi tersebut dapat mengurangi jumlah impor secara signifikan.

Kemudian untuk upaya peningkatan ekspor dan kerja sama internasional, Mendag berharap dapat meningkatkan ekspor non-migas ke sejumlah negara non-tradisional.

Selain itu Gita mengatakan penyeimbangan ulang ekspor non-migas ke sejumlah negara dengan defisit lebih dari 100 juta dolar AS serta pendekatan kerja sama "South to South" juga menjadi upaya dalam meningkatkan nilai ekspor Indonesia.

Mengingat keaktifan Indonesia dalam sejumlah forum internasional seperti G20, OECD, WTO, APEC, EAST ASIA SUMMIT menjadikan Indonesia memiliki peran yang penting dalam forum tersebut.

Indonesia juga memiliki nilai tambah karena dipandang sebagai salah satu negara dengan kemampuan ekonomi yang terbaik di Asia setelah China dan India.

Terkait upaya kebijakan reformasi birokrasi dan kepemerintahan yang baik, Mendag tengah berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia termasuk sejumlah atase perdagangan dan pejabat dalam Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:32 AM   #21
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

BI Peringatkan Perbankan Waspadai Ekonomi Global
Selasa, 31 Juli 2012, 21:07 WIB


http://www.republika.co.id/berita/ek...ekonomi-global



Quote:
REPUBLIKA.CO.ID, KOTAMOBAGU -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia(BI) Provinsi Sulawesi Utara(Sulut) memperingatkan perbankan untuk mewaspadai kondisi ekonomi global yang masih kurang menguntungkan.

"Kondisi perekonomian global yang dipicu krisis di Eropa, masih belum menunjukkan titik cerah dan masih serba sulit diterka, ini jelas menyulitkan unsur terkait dalam perekonomian termasuk perbankan," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulut, Suhaedi pada pengarahan perbankan di Kotamobagu, Sulut, Selasa (31/7).

Suhaedi mengatakan, Eropa merupakan mitra dagang Indonesia termasuk Sulut, karena itu ketika negara di kawasan tersebut terjadi krisis maka dampaknya jelas akan terasa secara nasional. "Yang mencemaskan, belum ada tanda-tanda terjadi pemulihan krisis Eropa, ini menjadi kekhawatiran kita," kata Suhaedi.

Dampak krisis Eropa tersebut, kata Suhaedi, sudah terlihat pada pelemahan pertumbuhan ekonomi secara nasional dari 6,5 persen menjadi 6,3 persen. "Memang penurunan pertumbuhan ekonomi dunia tersebut belum berdampak terlalu berat bagi ekonomi Indonesia, terbukti Indonesia masuk dalam tiga besar dengan pertumbuhan terbaik selain China, India," kata Suhaedi.

Beruntung, kata Suhaedi, sektor perbankan nasional termasuk Sulut belum banyak terpengaruh dengan krisis yang masih terjadi di Eropa tersebut, terlihat pada kinerja keuangan yang masih terbilang tumbuh cukup tinggi. "Namun kondisi ekonomi yang terjadi di belahan dunia tersebut harus menjadi perhatian perbankan, terutama menjaga jangan sampai perbankan juga mengalami krisis, tetapi diupayakan tetap bertahan," kata Suhaedi
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:32 AM   #22
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Indonesia-India Perkuat Hubungan Ekonomi
Kedua negara ingin genjot perdagangan hingga US$25 milyar pada 2015


http://dunia.news.viva.co.id/news/re...tm_medium=feed

Quote:
VIVAnews - Sebagai dua negara demokrasi utama di Asia, Indonesia dan India sepakat memperkuat hubungan bilateral. Beberapa kerjasama baru yang disepakati yaitu penghindaran pajak berganda dan upaya menaikkan volume perdagangan kedua negara.

Demikian hasil inti kunjungan Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa, di India. Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri RI, Menlu Natalegawa hari ini di New Delhi menemui koleganya, Menlu S.M. Khrisna. Kedua menteri memimpin delegasi masing-masing dalam Pertemuan ke-empat Sidang Komisi Bersama Indonesia – India

“Kerjasama kemitraan antara Indonesia dan India membawa manfaat besar tidak hanya bagi rakyat kedua negara negara, melainkan juga bermakna positif bagi perkembangan di kawasan dan dunia,” kata Natalegawa. Pernyataan serupa juga diutarakan Menlu Khrisna.

Kemitraan RI – India sudah terjalin sejak lama, dimulai dari penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika di Bandung, tahun 1955, hingga saat ini, kerjasama erat terjalin di berbagai forum internasional seperti PBB dan G-20.

“India dan Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar kedua dan keempat di dunia. Keduanya aktif menyuarakan kepentingan Negara-negara berkembang.Keduanya juga merupakan Negara demokrasi. Karenanya, terbuka peluang besar untuk terus meningkatkan kemitraan kedua Negara ke taraf yang lebih tinggi,” lanjut Natalegawa.

Kedua delegasi menyepakati beberapa kerjasama di sektor-sektor strategis. Di sektor keuangan, misalnya, disepakati perjanjian penghindaran pajak berganda antara kedua negara. Di samping itu, disepakati pula penyelenggaraan Indonesia – India CEO Meeting dan Forum Energi Indonesia – India, yang akan berlangsung akhir tahun ini.

Kedua Menlu optimistis bahwa, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, akan tercapai target nilai perdagangan sebesar US$25 milyar pada 2015. Kedua delegasi juga membahas kerjasama di bidang ketahanan pangan, pertanian, pendidikan, politik-keamanan, dan sosial budaya.

Di samping itu, dibahas pula kerjasama kedua Negara di berbagai forum regional dan internasional termasuk ASEAN, IOR-ARC (forum kerjasama Negara-negara yang berada di kawasan Samudra Hindia), Gerakan Non Blok, G-20 dan PBB.

Kedua Menlu juga membahas persiapan penyelenggaraan ASEAN – Indonesia Cooperation Commemorative Summit di New Delhi pada bulan Desember 2012, yang direncanakan akan dihadiri pula oleh Presiden RI.

Pada kesempatan kunjungan kerja ke India, Menlu Natalegawa melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri India, Manmohan Singh, serta berbicara di hadapan ICWA (Indian Council on World Affairs)
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:33 AM   #23
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Indonesia Juga Jadi Tumpuan Uni Eropa

http://ekonomi.inilah.com/read/detai...puan-uni-eropa

Quote:
Uni Eropa mengandalkan kerja sama dengan negara berkembang, salah satunya Indonesia, untuk menopang perekonomiannya di tengah krisis.
Duta Besar Kepala Delegasi UE untuk Indonesia Julian Wilson menyatakan, Indonesia merupakan negara yang memiliki kekuatan ekonomi sehingga menjanjikan untuk investasi.
"Jangka panjang ini juga merupakan cara pengamanan hubungan Uni Eropa dengan Indonesia, sebagai negara berkembang sebagai kekuatan dunia saat ini," paparnya di Jakarta, Kamis (2/8/2012).
Kekuatan ekonomi Indonesia, lanjutnya, terbukti dari kemampuannya bertahan di tengah krisis ekonomi global yang masih berlanjut hingga kini. "Dan asalkan Indonesia tidak berpikir Uni Eropa akan menghilang," tuturnya.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2011 saja kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa masih mencatatkan pertumbuhan yaitu sebesar 25%. "Dan cara terbaik untuk kita untuk dapat menjaga hubungan kerjasama jangka panjang baik ini adalah peningkatan kerjasama," ungkap Julian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Neraca perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa sampai dengan Juni 2012 secara keseluruhan mengalami surplus sebesar US$2,323 miliar.
Hanya dua negara di kawasan tersebut yang mengalami defisit yaitu Jerman sebesar US$ 283 juta dan Prancis US$ 263 juta. Sementara Inggris mengalami surplus sebesar US$ 167 juta dan negara Uni Eropa lainnya surplus sebesar US$ 2,708 miliar
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 3rd August 2012, 11:34 AM   #24
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Perdagangan Indonesia Tunjukkan Trend Positif

http://www.setkab.go.id/berita-5185-...d-positif.html

Quote:
Perkembangan perdagangan Indonesia memiliki trend perdagangan yang baik. Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyatakan bahwa perdagangan Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. “Sebagai contoh, ekspor kita pada tahun 2011 sudah mencapai 203,5 miliar dollar AS. Ini naik 29% dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi sekali lagi karena ekspor impor ini adalah bagian dari perdagangan internasional mana kala ada masalah di dunia, di luar negeri, tentu berpengaruh pada cadangan ekspor kita,” jelas Presiden dalam konperensi pers di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (27/7) siang.

Kepala Negara menunjukkan realisasi pada kuartal pertama yang memperlihatkan ekspor menurun. “Saya perkirakan, kuartal kedua juga menurun, tetapi saya masih berharap karena ada berita gembira investasi justru meningkat,” tambah Presiden.

Presiden menambahkan bahwa pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6,3 % yang tergolong amat tinggi pada situasi sekarang ini. “Kalau kita bisa menjaga kuartal kedua juga masih bisa tumbuh 6,3% maka itu akan baik bagi perekonomian kita, jelas Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan perlunya meningkatkan volume perdagangan, utamanya ekspor Indonesia ke negara-negara sahabat. “Meskipun sekali lagi berbeda dengan beberapa negara misalnya Singapura, Taiwan, Hongkong yang mereka lebih menganut eksport oriented economy, ekonomi yang memang terpilarkan pada ekspor. Negara kita tidak, kita ingin lebih seimbang,” jelas SBY

Menurut SBY, hal itu karena ekonomi dalam negeri Indonesia juga besar dan penduduk Indonesia yang banyak dengan daya beli yang makin tinggi, sehingga perlu menyeimbangkan antara ekspor dan impor. “Meskipun demikian, kita bertekad dan tadi Menteri perdagangan juga sudah menyampaikan akan terus mencari peluang-peluang baru pada pasar global,” tambah Presiden.

Dalam menghadapi kesiapan ASEAN Economic Community 2015, Presiden menyampaikan bahwa semua negara di dunia melakukan atau masuk dalam free trade agreement baik secara bilateral maupun secara regional dan multilateral. Namun demikian, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia sudah punya kebijakan dasar, bahwa yang ingin direalisasikan bukan hanya free trade agreement tapi comprehensive economic partnership yang lebih luas, tidak hanya trade tapi juga terdapat investment.

“Trade itu sendiri ada ekspor dan impor dan juga ada investasi,” jelas Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyatakan bahwa apa yang sedang berkembang di dunia dan Indonesia ,tentu sebagai anggota G-20 dan ekonomi terbesar di ASEAN kia ttidak bisa tidak ikut dalam kerja sama yang nyata-nyata membawa keuntungan. Oleh karena itu Indonesia harus dapat memastikan siap untuk bekerja sama dengan negara mana pun dalam original grouping apapun. Selain itu Indonesia juga memastikan untuk dapat menyiapkan agreement yang betul-betul membawa manfaat yang riil.

Mengenai perdagangan domestic, Presiden menyampaikan pentingnya penguatan masalah ini, dan semua pihak optimistis bahwa perdagangan domestik ini meningkat. “Setiap saya berkunjung ke daerah, para gubernur melaporkan kepada saya perdagangan antar pulau, antar daerah itu meningkat pesat,” jelas Presiden. Hal ini bisa dijadikan peluang yang baik di masa depan.

“Pesan saya, para Gubernur, Bupati, Walikota juga memperhatikan ketika perdagangan dalam negeri meningkat dengan tajam, pastikan yang memperoleh keuntungan jangan hanya para traders, para pedagangnya, tetapi perhatikan kesejahteraan para petani, para nelayan, para pengrajin, yang mereka juga menjadi sumber bergeraknya perdagangan dalam negeri,” tambah Presiden. Kalau hal ini dapat tercipta, Presiden optimistis ekonomi Indonesia akan jauh lebih adil dibandingkan sekarang ini.

Dalam pembahasan masalah bahan pokok, Presiden menyatakan bahwa inilah yang menjadi kepedulian dan kebutuhan rakyat. “Oleh karena itu, kita bukan hanya berfikir jangka pendek tapi kita pun berfikir jangka menengah dan jangka panjang. Jangka pendek kita melakukan stabilisas harga,” jelas Presiden.

Manakala terdapat fluktuasi atau pergerakan atau kenaikan harga bahan pokok, Presiden menyampaikan akan menggunakan berbagai cara dan berbagai instrument untuk dapat menjaga stabilisasi harga. “Yang penting paling tidak, tidak terus menanjak,” jelas Presiden. Namun apabila pada saat harga di tingkat dunia sudah kembali normal, Indonesia juga harus normal dan atau harus lebih baik lagi
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 11th August 2012, 12:25 AM   #25
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Panangian : Properti Indonesia Paling Menguntungkan Didunia
Jumat, 10 Agustus 2012 | 11:22

http://www.beritasatu.com/ekonomi/65...n-didunia.html



Quote:
Konsumen lokal jadi andalan pasar properti nasional

Pengamat properti nasional, Panangian Simanungkalit menyatakan, peningkatan pasar properti di dalam negeri tidak akan memicu bubble economy.

Hal ini dikarenakan, kalangan pelaku bisnis properti di Indonesia lebih banyak mengandalkan konsumen lokal ketimbang pembeli asing.

"Pelaku bisnis properti di Tanah Air berulang kali membuktikan mampu bertahan di tengah badai krisis ekonomi dunia. Pesatnya pembangunan properti dan infrastruktur di dalam negeri akan meningkatkan harga bahan material terutama baja dan semen," kata pengamat properti Panangian Simanungkalit di Jakarta, Jumat (10/8).

Hingga akhir tahun, menurut Panangian, bisnis properti di Indonesia adalah yang paling menguntungkan di dunia.

"Bisnis properti tahun ini sangat bagus karena ekonomi baik, daya beli tinggi dan suku bunga sangat rendah. Akibatnya, bank berlomba-lomba sehingga konsumen dimanjakan," katanya.

Kawasan yang paling prospektif untuk investasi properti, lanjut Panangian, berada di Jabodetabek.

"Diperkirakan dalam sepuluh tahun ke depan, penduduk Jabodetabek akan bertambah 7,2 juta jiwa. Jika diasumsikan satu rumah dihuni empat orang, maka dalam sepuluh tahun ke depan akan diperlukan 1,8 juta unit hunian, sehingga setiap tahun akan dibutuhkan setidaknya 180 ribu unit hunian," katanya.

Panangian menambahkan, kondisi yang baik ini akan berlangsung paling tidak hingga lima tahun ke depan.

"Hingga 2017, 'sunrise location' atau daerah-daerah yang memiliki tingkat pengembalian sewa memenuhi atau melebihi cicilan ke bank akan menciptakan tingkat pengembalian yang optimal. Tingkat pengembaliannya bisa di atas 150 persen," katanya.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 11th August 2012, 12:27 AM   #26
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Pertumbuhan ekonomi Indonesia menguat

https://phillipsecuritiesindonesia.w...nesia-menguat/

Quote:
Pertumbuhan ekonomi Indonesia menguat

Ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tumbuh lebih dari yang diharapkan karena ditopang kenaikan konsumsi domestik yang mampu menutupi penurunan permintaan ekspor.

Dalam tiga bulan, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 6,4% yang lebih besar ketimbang tahun sebelumnya. Analis memperkirakan pertumbuhan 6,1%.

Kalangan ekonom mengatakan faktor suku bunga rendah, pertumbuhan harga konsumen yang stabil, daya beli konsumen yang menguat, serta kepercayaan bisnis telah membantu meningkatkan permintaan domestik.

“Sesuai data hari ini, Indonesia tetap menjadi salah satu negara yang paling cepat berkembang, dan salah satu negara yang perekonomiannya paling stabil di Asia,” kata Taimur Baig, seorang ekonom Deutsche Bank.

Konsumsi domestik menyumbang hampir 60% dari perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Tergantung Cina

Walaupun pertumbuhan ekonomi Indonesia kuat dan ketergantungan yang relatif rendah pada nilai ekspor, para analis memperingatkan bahwa pertumbuhan Indonesia mungkin masih akan terpengaruh oleh perlambatan ekonomi global, terutama di Cina.

Komoditas dan sumber daya alam merupakan sebagian besar ekspor Indonesia dan Cina merupakan pasar kunci untuk pengiriman produk tersebut.

Namun, pertumbuhan di Cina melambat. Perekonomian Cina tumbuh 7,6% pada kuartal kedua, kecepatan paling lambat dari pertumbuhan mereka dalam tiga tahun terakhir.

Akibatnya, permintaan komoditas diperkirakan melambat, mengakibatkan penurunan harga, yang dapat berdampak pada pertumbuhan Indonesia.

“Kunci kerentanan ekonomi Indonesia tergantung pada China,” kata Prakriti Sofat, ekonom Barclays, kepada BBC.

Sofat memperingatkan bahwa jika ekonomi Cina terus melambat, akan berdampak jauh lebih besar pada harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

source : bbc indonesia
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 11th August 2012, 12:27 AM   #27
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Pertumbuhan ekonomi Indonesia menguat

https://phillipsecuritiesindonesia.w...nesia-menguat/

Quote:
Pertumbuhan ekonomi Indonesia menguat

Ekonomi Indonesia pada kuartal kedua tumbuh lebih dari yang diharapkan karena ditopang kenaikan konsumsi domestik yang mampu menutupi penurunan permintaan ekspor.

Dalam tiga bulan, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 6,4% yang lebih besar ketimbang tahun sebelumnya. Analis memperkirakan pertumbuhan 6,1%.

Kalangan ekonom mengatakan faktor suku bunga rendah, pertumbuhan harga konsumen yang stabil, daya beli konsumen yang menguat, serta kepercayaan bisnis telah membantu meningkatkan permintaan domestik.

“Sesuai data hari ini, Indonesia tetap menjadi salah satu negara yang paling cepat berkembang, dan salah satu negara yang perekonomiannya paling stabil di Asia,” kata Taimur Baig, seorang ekonom Deutsche Bank.

Konsumsi domestik menyumbang hampir 60% dari perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Tergantung Cina

Walaupun pertumbuhan ekonomi Indonesia kuat dan ketergantungan yang relatif rendah pada nilai ekspor, para analis memperingatkan bahwa pertumbuhan Indonesia mungkin masih akan terpengaruh oleh perlambatan ekonomi global, terutama di Cina.

Komoditas dan sumber daya alam merupakan sebagian besar ekspor Indonesia dan Cina merupakan pasar kunci untuk pengiriman produk tersebut.

Namun, pertumbuhan di Cina melambat. Perekonomian Cina tumbuh 7,6% pada kuartal kedua, kecepatan paling lambat dari pertumbuhan mereka dalam tiga tahun terakhir.

Akibatnya, permintaan komoditas diperkirakan melambat, mengakibatkan penurunan harga, yang dapat berdampak pada pertumbuhan Indonesia.

“Kunci kerentanan ekonomi Indonesia tergantung pada China,” kata Prakriti Sofat, ekonom Barclays, kepada BBC.

Sofat memperingatkan bahwa jika ekonomi Cina terus melambat, akan berdampak jauh lebih besar pada harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

source : bbc indonesia
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 11th August 2012, 12:28 AM   #28
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Ekonomi Indonesia tertinggi setelah China

http://www.merdeka.com/uang/ekonomi-...lah-china.html

Quote:
Pemerintah membanggakan capaian kinerja pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup positif pada triwulan II tahun ini. Ekonomi yang mampu tumbuh 6,4 persen diklaim sebagai salah satu yang tertinggi. Bahkan merupakan yang tertinggi setelah China.

pada Juli lalu, produk domestik bruto (PDB) China meningkat 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun capaian ini turun dari 8,1 persen pada tiga bulan sebelumnya.

"PDB kita tertinggi kedua setelah China," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana di kantornya, Kamis (9/8).

Menurutnya, capaian ini merupakan pencapaian yang positif dalam memberi sinyal positif kepada lembaga pemeringkat untuk menaikkan peringkat Indonesia. Saat ini, hanya lembaga pemeringkat Standart and Poor (SnP) yang belum memberikan predikat layak investasi (investment grade) pada surat utang Indonesia. Sementara lembaga pemeringkat lainnya yakni Moody's, Fitch dan JBIC telah memberikan investment grade terlebih dahulu.

Pemerintah berharap kinerja ekonomi triwulan II bisa mendorong SnP memberi peringkat layak investasi bagi Indonesia. "Mereka akan datang kesini setiap 6 bulan sekali. Jadi mudah-mudahan ya," harapnya.

Armida melanjutkan terkait pertumbuhan tahun depan, pemerintah memperkirakan target pertumbuhan akan tercapai pada batas bawah. Dalam pembahasan RAPBN 2013, asumsi pertumbuhan ekonomi ditetapkan di kisaran 6,8 hingga 7,2 persen.

Menurutnya, dengan kondisi perekonomian dunia yang masih diliputi ketidakpastian, pemerintah mencoba realistis. "Namun angka 6,8 persen itu sudah termasuk tinggi di saat ini," tuturnya.

Perekonomian Indonesia, kata dia, masih menunjukkan kinerja yang baik dibandingkan dengan negara-negara tetangga di kawasan. Terlihat pada pertumbuhan tinggi dan inflasi yang terkendali. "Malaysia saja defisitnya tinggi saat ini," imbuhnya.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 11th August 2012, 12:28 AM   #29
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Investasi Tumbuh, Indonesia Tak "Overheating"
Penulis : Ester Meryana | Jumat, 10 Agustus 2012 | 07:46 WIB


http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...ak.Overheating



Quote:
JAKARTA, KOMPAS.com — Vice President Economist Asia Pasific Economic & Market Analysis Citi Indonesia Helmi Arman berpandangan, ekonomi Indonesia tidak akan kepanasan (overheating) mengingat investasi barang modal terus berjalan.

"Overheating kalau dilihat dari indikator tradisional enggak," sebut Helmi kepada Kompas.com, di sela-sela acara buka puasa Citi Indonesia dengan wartawan, di Jakarta, Kamis (9/8/2012) malam.

Dia menjelaskan, kondisi ekonomi yang kepanasan adalah kapasitas pabrik sudah mencapai batas atasnya, sementara permintaan masyarakat terus naik. Alhasil, harga barang akan tinggi. Namun, dengan kondisi sekarang ini bahwa impor bahan baku ataupun investasi terus berjalan, ia melihat overheating tidak terjadi. "Investasi barang modal jalan terus itu mengurangi overheating," tegas Helmi.

Ia pun menyebutkan, menurut perhitungan Citi, inflasi Indonesia bisa berada di bawah 5 persen, tepatnya 4,8 persen, pada tahun 2012. Intinya, kata dia, konsumsi masyarakat Indonesia dan investasi masih bisa tumbuh dua-duanya. Karena kalau hanya konsumsi yang tumbuh, sedangkan investasi tidak, maka inflasi akan terjadi.

Namun, karena keduanya tumbuh, inflasi pun berhasil ditekan. "Overheating dalam hal kenaikan inflasi saya rasa tidak," tandas Helmi.

Sebelumnya, Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto juga berpendapat, ekonomi Indonesia tidak akan kepanasan sejauh inflasi bisa dijaga di bawah 5 persen dan ekonomi tumbuh minimal 6 persen. "Ekonomi Indonesia tidak akan overheating sejauh inflasi bisa dijaga di bawah 5 persen dan ekonomi tumbuh minimal 6 persen," sebut Ryan kepada Kompas.com, Rabu (8/8/2012).

Dia mengatakan, pencapaian ekonomi Indonesia yang tumbuh 6,4 persen pada kuartal II lalu termasuk bagus di tengah ancaman krisis yang sedang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Dua hal yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi adalah tingginya konsumsi domestik dan investasi.

Ia pun memproyeksikan ekonomi masih akan tumbuh di kisaran 6,3-6,4 persen pada dua kuartal terakhir seiring ekspor yang semakin melemah. "Untuk 2012 sendiri, proyeksi pertumbuhan ekonomi berkisar 6,3-6,4 persen," tambah Ryan.

Pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen menjadi salah satu syarat untuk menjaga ekonomi tidak overheating. Syarat lainnya adalah inflasi yang dijaga di bawah 5 persen. Overheating adalah kondisi perekonomian yang tumbuh positif, tetapi dibarengi dengan tingkat inflasi yang tinggi, utamanya akibat kenaikan daya beli masyarakat.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 15th August 2012, 01:40 PM   #30
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Dede: Kuatkan Ekonomi Daerah

Quote:
Liputan6.com, Jakarta: Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengajak kalangan dunia usaha untuk, bersama-sama pemerintah, melakukan penguatan terhadap pembangunan ekonomi Jawa Barat.

"Dengan kepemilikan atas beraneka resource dan infrastruktur, lalu perputaran uang yang mencapai ratusan triliun per tahun, serta pasar yang sangat besar dengan 45 juta penduduk, Jawa Barat adalah tulang punggung (backbone) perekonomian nasional," kata Dede Yusuf, saat menghadiri buka puasa bersama HIPMI BPD Jawa Barat, di Bandung (10/8).

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu, Wagub mengatakan, potensi ekonomi Jawa Barat yang amat dahsyat ini belum tergarap dengan baik. Salah satu pemicunya adalah tidak adanya bangunan sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah dan kalangan dunia usaha.

Menurut Dede, pemerintah dan pengusaha tidak hanya perlu menjalin komunikasi, tetapi juga saling memberikan masukan dan kritik. "Jawa Barat perlu semacam komite ekonomi, tempat pemerintah dan dunia usaha merancang dan memecahkan masalah di bidang ekonomi secara bersama-sama," ujarnya.

Terhadap pengusaha muda yang terhimpun dalam wadah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Dede mengaku optimistis mereka dapat tumbuh menjadi pengusaha mandiri, yang tidak melulu bergantung pada pemerintah.

"Saya melihat wajah-wajah muda yang penuh spirit dari Anda. Ini cikal bakal dari seorang pengusaha yang mandiri dan inovatif. Ke depan, pemerintah semestinya memang tidak lagi berfokus melakukan charity, berbagi proyek atau dana bantuan, melainkan fokus melakukan pemberdayaan," kata Dede.

Wagub membenarkan, dirinya masih sering mendapat laporan terkait sulitnya mengurus izin usaha di daerah. Pengurusan izin usaha memang sudah dilakukan dalam satu atap, tetapi di bawah atap ternyata masih banyak pintunya.

"Buat saya, tidak ada alasan pemerintah menghalang-halangi atau menghambat pengusaha yang mau maju. Pasti ada yang keliru kalau daerah yang sarat potensi seperti Jawa Barat, pemerintah daerahnya mengandalkan PAD dari pengurusan izin," ujar Dede Yusuf, disambut tepuk tangan.

Wagub menambahkan, keberpihakan terhadap pengusaha daerah memang perlu dibuatkan regulasi, agar si pengusaha dapat lebih bergairah dan mencapai pertumbuhan dengan pemanfaatan tenaga kerja sebesar-besarnya.

"Selain investasi, permintaan daerah perlu didorong agar berkontribusi terhadap pertumbuhan. Pasar perlu didorong lebih maju. Infrastruktur juga perlu diperbaiki dan dibangun untuk mendukung kegiatan perekonomian," lanjutnya
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 15th August 2012, 02:03 PM   #31
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

KETUA OJK: Indonesia harus mulai bangun ekonomi inklusif

http://www.bisnis.com/articles/ketua...onomi-inklusif



Quote:
JAKARTA: Ketua Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad mengatakan bahwa Indonesia harus mulai membangun ekonomi inklusif yang melibatkan setiap masyarakat sebagai subjek.

"Ini adalah model ekonomi kekeluargaan yang tidak membiarkan satu orangpun anggotanya tertinggal," katanya dalam diskusi bertema "110 Tahun Bung Hatta, Refleksi Pemikiran Ekonomi, Pasar, dan Keadilan" di Jakarta, Selasa.

Muliaman hadir sebagai pembicara dalam diskusi untuk memperingati pemikiran mantan Wakil Presiden pertama Indonesia Mohammad Hatta.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh antara lain Mutia Hatta, mantan Menteri Koordinator Ekonomi Rizal Ramli, pengamat energi Kurtubi, ekonom Sri Edi Swasono, pengajar filsafat Herry Priyono.

Pemikiran Hatta, menurut Muliaman, juga sangat menekankan pembangunan yang inklusif.

"Namun justru kenyataan yang dihadapi Indonesia saat ini justru bertolak belakang dengan cita-cita Hatta tersebut," katanya.

Ia mencontohkan separuh lebih masyarakat Indonesia tidak mempunyai akses ke lembaga keuangan formal. Sementara dari kelompok miskin, 70-80 persen juga mengalami hal yang sama.

"Ini adalah bentuk eksklusifitas ekonomi kita, pembangunan yang inklusif akan membuka semua akses keuangan untuk semua orang karena ada korelasi positif antara akses terhadap lembaga keuangan dengan kesejahteraan," katanya.

Indeks ketimpangan (Gini) dalam keterangan Muliaman juga semakin memburuk. Sebanyak 20 persen orang terkaya di Indonesia memiliki 48 persen harta di negara ini sementara 40 persen oang miskin hanya memiliki 16 persen.

Di sisi lain, ia juga mendukung pemikiran Hatta yang menempatkan negara sebagai aktor yang kuat dalam pembangunan. Namun dia mengingatkan bahwa negara juga bisa gagal sehingga dipikirkan ulang peran negara dalam ekonomi.

"Sebelum krisis Yunani, kita tidak pernah berpikir bahwa negara bisa gagal karena salah urus, kasus di Eropa itu membuat kita harus kembali merefleksikan pemikiran Hatta khususnya pada bagian bagaimana negara bisa berperan dalam pembangunan," kata Muliaman D Hadad
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 15th August 2012, 02:04 PM   #32
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Ekonomi Indonesia Tumbuh, Kelas Menengah Bahagia

http://www.tempo.co/read/news/2012/0...nengah-Bahagia

Quote:
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana mengatakan bahwa masyarakat kelas menengah adalah pihak yang paling merasakan dampak positif dari pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada kuartal I dan II 2012, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen dan 6,4 persen.

"Pertumbuhan ekonomi di Indonesia ditandai dengan berkembangnya kelas menengah. Mereka yang umumnya menikmati pertumbuhan tersebut dibandingkan kelompok masyarakat berpendapatan tertinggi ataupun terendah," ucap Armida saat ditemui di Kantor Bappenas, Senin, 13 Agustus 2012.

Armida menjelaskan, pertumbuhan kelas menengah tersebut ditandai dengan terus meningkatnya pendapatan mereka. Mereka, kata Armida, umumnya berada di sektor swasta sehingga menikmati pertumbuhan pendapatan yang tinggi meski nilai ekspor menurun dan kondisi ekonomi global tidak menentu.

Armida melanjutkan, pertumbuhan kelas menengah tersebut di satu sisi juga tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi yang secara konsisten memperluas lapangan kerja formal. Lapangan kerja formal sedikit banyak didominasi oleh lapisan masyarakat menengah ke atas.

"Namun, efek dari pertumbuhan lapisan masyarakat kelas menengah ini diikuti dengan melebarnya kesenjangan pendapatan dengan kelompok masyarakat bawah atau mereka yang berpenghasilan lebih rendah. Saya tidak heran kalau Asian Development Bank mengatakan koefisien Indonesia meningkat," ujar Armida.

Meski demikian secara dasar, kata dia, pertumbuhan ekonomi di Indonesia dinikmati oleh siapa pun, baik lapisan masyarakat bawah, tengah, ataupun atas.

"Pada dasarnya pertumbuhan ekonomi kita dinikmati semua kelas pendapatan. Itu terlihat dari semakin menurunnya angka pengangguran dan angka kemiskinan. Namun, pertumbuhan kelas menengah jauh lebih cepat," jelas Armida sambil mengatakan pihaknya masih meneliti fenomena ini.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 15th August 2012, 02:05 PM   #33
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

IHSG Melaju, Empat Saham Potensial Naik

http://id.berita.yahoo.com/ihsg-mela...W9ucw--;_ylv=3

Quote:
INILAH.COM, Jakarta – Dari candle yang terbentuk, laju IHSG Rabu (15/8/2012) diprediksi reversal naik. Pilih empat saham yang potensial dan cermati lima saham lainnya.

Pada perdagangan Selasa (14/8/2012) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup menguat 19,026 poin (0,46%) ke angka 4.121,556 dengan intraday tertinggi 4.122,661 dan terendah 4.086,343. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 ^JKLQ45 yang naik 3,95 poin (0,56%) ke angka 709,977.

Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada mengatakan, setelah sehari sebelumnya IHSG banyak berada di zona merah, kali ini meski sempat tergelincir ke area negatif, IHSG bisa kembali berada di zona hijau. “Kembalinya aksi beli pelaku pasar yang didukung dengan sedikit menghijaunya bursa saham Asia serta positifnya pembukaan pasar saham Eropa turut mendukung keberadaan IHSG di teritori positif,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Data positif dari naiknya indeks aktivitas industri Jepang dan kenaikan penjualan ritel di New Zealand sedikit mampu menghalau aksi jual yang melanda di awal perdagangan bursa saham Asia. “Apalagi, Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Jerman yang di rilis di awal pembukaan bursa saham Eropa juga naik sehingga memberikan imbas positif terhadap pergerakan bursa saham Asia, termasuk IHSG,” paparnya.

Pada perdagangan Rabu (15/8/2012), Reza memperkirakan, IHSG akan berada pada support 4.085-4.102 dan resistance 4.136-4.156. “Secara teknikal, IHSG terlihat membentuk pola hammer dimana sebelumnya membentuk pola bearish engulfing,” ujarnya.

Posisi candle, lanjut dia, kembali mendekati middle bollinger bands. Moving Average Convergence-Divergence (MACD)bergerak datar dengan histogram positif yang kembali memanjang. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic masih di sekitar area overbought.

Dari candle yang terbentuk, kata dia, terlihat kembali upaya untuk reversal naik setelah ditempa pelemahan yang cukup tajam di hari sebelumnya. “Meski masih rawan aksi profit taking namun, pembentukan candle tersebut membuka peluang terjadinya kenaikan bila sentimen yang ada cukup positif mendukung kenaikan tersebut,” paparnya.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PT London Sumatera Plantation (LSIP.JK)dengan support Rp2.675-2.700, resistance Rp2.750-28.00dan target harga Rp2.775. “Terbentuknya dragonfly doji di posisi bawah dan didukung oleh stochastic yang bersiap untuk reversal seharusnya dapat membuka peluang kenaikan. Apalagi asing masih mencatatkan net buy,” timpal Reza.

PT Indocement Tunggal Prakasa (INTP.JK)dengan support Rp19.750-19.950, resistance Rp20.400-20.650 dan target harga Rp20.250. “Terbentuknya doji star dan sama seperti LSIP, dan didukung oleh stochastic yang bersiap untuk reversal seharusnya dapat membuka peluang kenaikan,” tegas dia.

PT Mayora Indah (MYOR.JK)dengan support Rp20.350-20500, resistance Rp20.850-21.050 dan target harga 20.750. “Terbentuknya pola menyerupai bullish harami dan didukung oleh stochastic yang mencoba reversal dari bawah area oversold seharusnya dapat memberikan peluang kenaikan lanjutan,” tuturnya.

PT Surya Semesta Internusa (SSIA.JK)dengan support Rp1.050-1080, resistance Rp1.130-1150dan target harga Rp1.130. “Terbentuknya tweezers bottom dan didukung reversal naik dari area oversold seharusnya dapat memberikan peluang kenaikan pada saham ini,” ungkap Reza.

Saham-saham lainnya yang dapat diperhatikan adalah PT Malindo Feedmill (MAIN.JK), PT Astra Internasional (ASII.JK), PT Alam Sutera Realty (ASRI.JK), PT Agung Podomoro Land (APLN.JK), dan PT XL Axiata (EXCL.JK)
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Old 15th August 2012, 02:06 PM   #34
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Hatta: ekonomi Indonesia terkuat 10 dunia 2025

http://www.antaranews.com/berita/327...-10-dunia-2025



Quote:
Palembang (ANTARA News) - Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan ekonomi Indonesia sekarang ini tengah mengalami kemajuan pesat, sehingga bisa menjadi terkuat nomor 10 di dunia pada 2025.

"Ekonomi Indonesia maju terus, sekarang ini saja ekonomi kita termasuk terkuat nomor 15 di dunia, melihat kondisi tersebut pada 2025 bisa menjadi terkuat nomor 10," katanya usai acara buka puasa bersama pengurus dan kader Partai Amanat Nasional di Palembang, Minggu malam.

Dia menjelaskan, pada 2014 diprediksi kesejahteraan rakyat akan meningkat dengan pendapatan per kapita mencapai di atas 5.000 dolar AS.

Pada 2025, lanjutnya, sesuai dengan "master plan" yang ada, pendapatan rakyat Indonesia sudah mencapai 16.000 dolar AS per kapita dan pada saat itu Indonesia berada pada posisi 10 kekuatan ekonomi dunia.

Menurut Menko Perekonomian, dahulu orang melihat Indonesia sebelah mata, kini sudah tidak lagi dan sudah sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Ia mengatakan, melihat pertumbuhan ekonomi sekarang ini, maka bangsa Indonesia akan menjadi besar, disegani, dan tidak hanya memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya, tetapi juga memberikan solusi bagi persoalan perekonomian dunia.

"Kita adalah negara anggota G20, artinya Indonesia termasuk sebagai sala satu di antara 20 negara terbesar di dunia yang tergabung di dalam kelompok tersebut," ujar menteri kelahiran Sumsel itu.

Menurut dia, untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi nasional guna mencapai target menjadi 10 negara terkuat ekonominya, pemerintah akan terus mendorong program-program ekonomi kerakyatan.

Pembangunan Sumsel

Sementara itu, Hatta pada kunjungan kerjanya di Sumatera Selatan menyatakan, dia sebagai putra daerah akan mendukung penuh program pembangunan yang dijalankan di provinsi berpenduduk lebih dari tujuh juta jiwa itu.

"Insya Allah, pada tahun mendatang kita akan terus meningkatkan pembangunan terutama jalur kereta api ke pelabuhan Tanjung Api-Api dan jalur kereta api ganda (double track) dari Kabupaten Lahat, Muara Enim hingga ke Lampung," ujar dia.

Pembangunan pelabuhan Tanjung Api-Api juga akan terus dilanjutkan hingga benar-benar bisa beroperasi sebagaimana layaknya pelabuhan samudera serta akan dibangun klaster industri.

Melalui program-program tersebut, lanjutnya, diharapkan bisa mendorong percepatan pembangunan daerah terpencil di sekitar kawasan proyek itu dan pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel secara umum.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
indonesia, noodle. industry, russia



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Bisnis Sampingan Khusus Mahasiswa Ekonomi ayashas Aneka Jasa / Service 0 16th April 2018 12:43 PM
Update Terus Berita Ekonomi Terkini ayashas Aneka Jasa / Service 0 25th August 2017 03:14 PM
Indonesia Military News | Berita Militer dan Pertahanan Indonesia admin Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 1 27th July 2016 01:15 PM
Ekonomi Indonesia Tumbuh, Bisnis Alat AIDC Berkembang Pesat nonasakamoto Business and Economy! 0 27th January 2015 11:18 AM
Berita Militer dan Pertahanan Indonesia admin Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 109 21st October 2014 11:07 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 2 (0 members and 2 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 10:19 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions, Inc.
Search Engine Optimisation provided by DragonByte SEO v2.0.37 (Lite) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts