forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > > >
Register Register
Notices

Business and Economy! Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 12th October 2017, 11:49 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Jul 2017
Userid: 6337
Posts: 657
Likes: 0
Liked 3 Times in 3 Posts
Default Singapura dan Indonesia Investigasi Kasus Transfer Nasabah StanChart


Gedung Standard Chartered (Foto: REUTERS/Darren Whiteside)

Kasus transfer dana sebesar 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18,9 triliun (kurs Rp 13.500) milik warga Indonesia dari daerah kekuasaan Inggris, Guernsey ke Singapura kini menjadi sorotan berbagai pihak.
Regulator keuangan Singapura memastikan akan menelusuri secara serius transfer dana dari Standard Chartered. Otoritas Moneter Singapura (MAS) menegaskan akan menindak tegas institusi keuangan atau individu yang melanggar peraturan pencucian uang atau memfasilitasi pendanaan terorisme.
Dilansir dari Financial Times, MAS mengaku masih melakukan penyelidikan atas kasus transfer dana tersebut. Namun, dalam pernyataan yang disampaikan melalui email, MAS tak mau berkomentar lebih jauh soal kasus ini.
"MAS berkomitmen kuat untuk menjaga agar pusat keuangan Singapura tetap bersih dan terlindungi dari aktivitas terlarang," kata MAS dikutip Selasa (10/10).
Kasus ini pertama kali diberitakan oleh Bloomberg. Dalam laporannya, transfer dana jumbo yang dilakukan pada akhir 2015 tersebut dilakukan nasabah Indonesia yang diduga memiliki hubungan dengan militer.
Transfer dilakukan sebelum Guernsey mengadopsi sistem Common Reporting Standard (CRS), sebuah kerangka kerja global untuk pertukaran data pajak, pada awal 2016. Sementara Singapura baru mengadopsi CRS pada tahun depan.


Kabar mengenai adanya temuan transfer dana tersebut sudah diketahui Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) beberapa bulan lalu. Melalui kerja sama internasional, memungkinkan otoritas analisis transaksi keuangan mendapatkankan informasi dari negara lain yang bekerja sama.
Dalam hasil analisisnya, PPATK menemukan transfer tersebut dilakukan untuk menghindari pajak. Namun, tidak berhenti di situ, PPATK saat ini juga tengah menelusuri adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Indikasi TPPU bisa saja. Kita tidak akan buru-buru menyimpulkan itu, PPATK masih terus mendalami kemungkinan TPPU-nya," kata Wakil Kepala PPATK, Dian Ediana Rae.


Kantor Pusat Ditjen Pajak. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memastikan telah menerima hasil analisis dari PPATK. Setelah ditelusuri, transfer dana sebesar Rp 18,9 triliun tersebut dilakukan oleh 81 orang warga Indonesia dan tidak terkait dengan militer.
Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan dari jumlah tersebut, diketahui 62 orang telah ikut program pengampunan pajak atau tax amnesty yang dicanangkan pemerintah pada tahun lalu.
Saat ini, Ditjen Pajak tengah melakukan pendalaman data tersebut. Menurut dia, pihaknya mengecek seluruh data dan akan diverifikasi dengan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak milik nasabah.
"Kita mencocokkan dengan Tax Amnesty, sudah apa belum. Kalau belum apakah sudah dimasukan ke SPT?" katanya.
Jika 19 orang nasabah yang tidak ikut dalam program tax amnesty terbukti melanggar aturan perpajakan, Ken memastikan pihaknya akan menindak tegas dengan menjerat hukuman pidana perpajakan.
"Sesuai peraturan perundang-undangan sama kan sanksinya. Macam-macam bisa sampai penyidikan kalau dia enggak ikut tax amnesty," ujarnya.

https://kumparan.com/angga-sukmawija...abah-stanchart
je_tek is offline   Reply With Quote
Sponsored Links
Post New Thread  Reply

Bookmarks



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
13 Pelanggaran HAM Berat di Indonesia & Kasus HAM Selama 2015 adinu Forum BukuKuBaca 0 16th January 2017 10:23 AM
Transfer Pricing Rugikan Indonesia, Besarkan Singapura sucyresky Business and Economy! 0 16th October 2015 08:12 AM
Ternyata Orang Indonesia Lebih Memilih Beli BlackBerry Passport di Singapura ketimbang di Indonesia kloningan.gue Forumku the Lounge 4 10th February 2015 06:11 AM
Sengkarut Kontrol Udara Indonesia Singapura supry Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 21st November 2014 10:56 AM
Perut Singapura Kenyang karena Indonesia masganteng Indonesia Bangga! 3 12th December 2012 07:26 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 12:18 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2022, vBulletin Solutions, Inc.
Search Engine Optimisation provided by DragonByte SEO v2.0.37 (Lite) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2022 DragonByte Technologies Ltd.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts