forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > > >
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military Forum Militer dan Pertahanan Indonesia.

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 1st October 2014, 02:10 PM   #103
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default Manuver KRI Bung Tomo Class

Manuver KRI Bung Tomo Class

01 Oktober 2014



KRI Bung Tomo 357, KRI John Lie 358 dan KRI Usman Harun 359 (all photos : Antara/Suara)

Sejumlah kapal Republik Indonesia (KRI) kelas Van Speijk dan Multi Role Light Fregate (MRLF) melakukan manuvera taktis di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah, Minggu (28/9). Latihan tersebut bagian dari penyambutan KRI John Lie (JOL)-358 dan KRI Usman Harun (USH)-359 buatan BAE System Maritime Naval Ship Inggris yang selanjutnya akan bergabung dengan KRI Bung Tomo (TOM)-357 di jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Komando Armada RI wilayah Timur (Koarmatim) TNI AL.



Kapal Republik Indonesia (KRI) kelas Multi Role Light Fregate (MRLF) KRI Usman Harun (USH)-359 melintas diperairan Karimunjawa, Jawa Tengah, Minggu (28/9).



Sejumlah kapal Republik Indonesia (KRI) kelas Van Speijk dan Multi Role Light Fregate (MRLF) melakukan manuvera taktis di perairan Karimunjawa, Jawa Tengah, Minggu (28/9).



KRI John Lie (JOL-358) dan KRI Usman Harun (USH-359) yang baru tiba melaksanakan latihan formasi di Perairan Karimunjawa, Jateng, Minggu (28/9).



Kapal Republik Indonesia (KRI) kelas Multi Role Light Fregate (MRLF) KRI Usman Harun (USH)-359 melintas diperairan Karimunjawa, Jawa Tengah, Minggu (28/9).

http://suara.com/photo/2014/09/29/18...nesia/?image=5
admin is offline   Reply With Quote
Sponsored Links
Old 6th October 2014, 08:57 PM   #104
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default TNI Segera Hadirkan Sistem Antirudal Canggih

TNI Segera Hadirkan Sistem Antirudal Canggih

Ini antirudal dari Inggris yang paling canggih, kata Panglima TNI.

Rabu, 1 Oktober 2014, 16:33 Eko Priliawito, Erick Tanjung


VIVAnews - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mengerahkan seluruh kekuatan mereka dalam sistem persenjataan (Alutsista) pada peringatan HUT TNI ke-69 yang akan digelar di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Surabaya, Selasa pekan depan, 7 Oktober 2014.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, pada hari jadi TNI ini
merupakan kesempatan untuk pamer kekuatan militer Indonesia kepada dunia.

"Agar masyarakat bisa melihat, ini bentuk pertanggungjawaban Presiden SBY lewat Panglima TNI. Pertanggungjawab secara keseluruhan, atas pembangunan militer, TNI khususnya. Pemerintah telah mengeluarkan uang, seperti apa bentuknya. Ini transparansi," kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko kepada VIVAnews, Rabu, 1 Oktober 2014.

Menurut Moeldoko, apa yang disajikan dalam peringatan HUT TNI ke-69 belum semuanya. Karena ada kekuatan yang belum diwujudkan. "Kita punya antirudal dari Inggris yang paling canggih saat ini. Tapi belum sampai," katanya.

Terkait dengan ancaman yang ada, TNI kata Moeldoko akan terus meningkatkan kekuatan dengan sangat signifikan meski ada kecenderungan skenario di kawasan Asia Pasifik mengalami perubahan persenjataan yang ril.

Menurut Moeldoko, dengan mengerahkan semua alutsista TNI itu, RI ingin menunjukkan seluruh kekuatan militer Indonesia kepada dunia internasional. Sehingga negara-negara luar tahu bahwa sebagai negara besar, TNI juga memiliki kekuatan militer yang tangguh.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu menambahkan, peringatan HUT TNI itu juga momentum bagi prajurit untuk menunjukan kemampuannya kepada bangsa Indonesia.

"Panglima TNI gunakan kesempatan itu sebagai unjuk kemampuan. Agar prajurit bangga dan masyarakat bangga ikut memiliki TNI dan memberikan pesan bahwa TNI saat ini memiliki kemajuan yang lebih baik," katanya. (ren)

http://nasional.news.viva.co.id/news...irudal-canggih
admin is offline   Reply With Quote
Old 6th October 2014, 08:59 PM   #105
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default RI, South Korea to reach deal on phase II of KFX/ IFX fighter jet

RI, South Korea to reach deal on phase II of KFX/ IFX fighter jet

Yohanna Ririhena, The Jakarta Post, Jakarta | World | Thu, October 02 2014, 9:41 PM

Indonesia and South Korea are expected to reach an agreement on the second phase of the joint development and production of the KFX/ IFX fighter jet, a step that will mark the epitome of the two countries’ strategic partnership, the South Korean envoy said.
The three phases of developing the KFX/IFX fighter jet are technology development (TD), engineering and manufacturing development (EMD) and joint production and marketing.
The TD phase was concluded in December 2012, which saw a number of engineers from state-owned airframer PT Dirgantara Indonesia (PT DI) and officers from the Indonesian Air Force going to South Korea to discuss a number of development issues with their South Korean counterparts.
South Korean Ambassador to Indonesia Cho Tai-young said that negotiations on the project had intensified, raising hopes that an agreement-in-principal would be reached soon.
“If the negotiation runs smoothly, it could be concluded by next month,” Cho said when asked the exact time for the agreement.
Cho, who assumed his post in July this year, noted that the two countries had developed a very close relationship in defense industry cooperation since the 1970s. Therefore, the jet fighter project marked the epitome of the Indonesian-South Korean strategic partnership as the two countries had committed to design and develop a whole new jet fighter.
“I will try hard during my term here to realize what has been planned,” Cho told The Jakarta Post during an interview ahead of South Korean’s Oct. 2 National Day.
The two countries signed a letter of intent (LoI) to develop the KFX/ IFX on March 9, 2009. The agreement was signed in 2012 by President Susilo Bambang Yudhoyono and his then South Korean counterpart Lee Myung-bak.
Indonesia will pay up to 20 percent of US$ 5 billion project, while the South Korean government and Korea Aerospace Industries (KAI) will pay 60 percent and 20 percent respectively.
The KFX/IFX fighter is envisioned as a next-generation fighter aircraft for 2020, designed as a single-seat, twin-engine jet fighter with capabilities below the USmade Lockheed Martin F-35 Lightning II, but surpassing Lockheed’s F-16 Fighting Falcon.
Beside the KFX/IFX project, the two countries will keep exchanging information about weapon systems and defense products to find future opportunities for cooperation.
Cho mentioned the Third Defense Industry Cooperation Committee meeting in Jakarta, when Indonesian and Korean defense companies presented their products and discussed future cooperation.
The South Korean government, Cho added, had a deeper understanding of the Indonesian policy on defense industry promotion.
This is the reason why Seoul would like to focus on transfer of technology and joint development programs like the KFX/IFX. After the completion of the KFX/IFX development, both countries may establish a joint venture. “There are a lot of possibilities,” he said.
South Korea has developed various weapon systems that are verified by the country’s armed forces. It has also imported weapons from advanced countries.
In this regard, South Korea could assist Indonesia on various issues, including sharing experiences in order to minimize trial-and-error with various weapon systems.
“I would like to say that the Republic of Korea is the best partner for Indonesia,” he said.
On the procurement of weapon systems, Cho said South Korea bought eight CN-235 medium transport airplanes made by PT DI for the South Korean Air Force. So far, there has been no plan to procure more from Indonesia.
“But we will continue the weaponry defense system cooperation,” he added.
The Korean Coast Guard has also received four CN-235 maritime patrol aircraft from PT DI.
On the building of three Chang Bogo-class submarines, Cho said, it would be conducted in South Korea and Indonesian technicians will go there for training.
Engineers from state-owned shipyard PT PAL Indonesia are being sent to South Korea to prepare for the building of the third submarine, which is planned to be done at PT PAL in Surabaya.


http://www.thejakartapost.com/news/2...ghter-jet.html
admin is offline   Reply With Quote
Old 6th October 2014, 09:01 PM   #106
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default TNI AU kaji penambahan lanud di Papua

TNI AU kaji penambahan lanud di Papua

Kamis, 2 Oktober 2014 17:55 WIB


BIAK – TNI Angkatan Udara (AU) tengah mengkaji penambahan dua pangkalan udara (lanud) di Tanah Papua, yakni di Sorong dan Manokwari, Provinsi Papua Barat.

“Mabes TNI AU telah mengirim tim survei untuk pendirian dua lanud di Papua Barat itu,” kata Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Manuhua di Biak Numfor Papua Kolonel (Pnb) Gustav Brugman, di Biak, Kamis.

Ia mengatakan, rencana pendirian dua lanud baru di wilayah Papua Barat itu merupakan kebutuhan institusi TNI AU guna mengoptimalkan tugas pelayanan pengamanan udara di wilayah Papua dan Papua Barat.

Survei itu akan dijadikan bahan pertimbangan bagi institusi TNI AU dalam mengoperasikan lanud di Manokwari dan Kota Sorong.

“Kapan realisasi pendirian dua lanud baru di Papua Barat itu masih menunggu kebijakan Mabes TNI AU. Secara geografis Sorong dan Manokwari sangat strategis untuk pangkalan udara,” ujarnya.

Menurut Gustav, selain survei lokasi, tim Mabes TNI AU juga menerima masukan dari pemerintah daerah setempat terkait rencana pendirian dua lanud baru itu.

Pemerintah daerah di Manokwari dan Sorong sangat respon rencana pendirian dua lanud baru itu. Bahkan, bersedia membantu menyiapkan lahan untuk pendirian lanud tersebut.

“Tapi kajian pendirian dua lanud baru di wilayah Papua Barat itu masih berlangsung,” ujar Gustav.

Sejauh ini, wilayah operasional Lanud Manuhua di Biak, meliputi Kabupaten Nabire, Yapen dan Waropen, Kabupaten Manokwari, Kota Sorong serta beberapa kabupaten lain di Provinsi Papua Barat.

http://antarapapua.com/berita/447783...lanud-di-papua
admin is offline   Reply With Quote
Old 19th October 2014, 05:41 PM   #107
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default TNI AU Cek Persiapan DAHANA Produksi Bomb P 100 L

TNI AU Cek Persiapan DAHANA Produksi Bomb P 100 L

11 Oktober 2014



PT DAHANA (Persero) kini tengah menggarap persiapan produksi bahan peledak militernya, yaitu bomb P 100 Live untuk amunisi pesawat Sukhoi. Sebelum jauh memasuki produksi massal, Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Amirudin Akhmad mengecek langsung perkembangan persiapan alat produksi yang dimiliki oleh Dahana yang berada kawasan Energetic Material Center (EMC) Dahana Subang. Kedatangan Amirrudin Akhmad pada Selasa, 30 September 2014 bersama timnya disambut langsung oleh F. Harry Sampurno Direktur Utama PT DAHANA (Persero) beserta tiga direksi lainnya.

“Kami ingin mengetahui, sudah sejauh mana perkembangan persiapan proyek Bomb P 100 L yang sudah dilakukan oleh DAHANA, karena sebelum menuju produksi massal, DAHANA sudah harus mempersiapkan Protoype P 100 L yang nantinya akan kami uji untuk mendapat sertifikasi, apakah cocok dengan kebutuhan kita,” terang Amirudin Akhmad kepada Dfile.

Untuk melihat langsung persiapan yang telah dilakukan oleh DAHANA, Tim EMC mengajaknya untuk meninjau langsung perlengkapan yang sudah dipersiapkan dan disimpan sementara di Gedung Workshop DAHANA. Nampak beberapa perlengkapan yang telah disiapkan pada tahap awal ini. Lempengan cetakan untuk uji kepadatan handak serta alat pemanas dan pendingin yang akan digunakan saat pengisian bahan peledak pada bomb produksi P 100L. Tim juga diajak mengecek laboratorium sebagai tempat uji formula serta meninjau langsung pabrik meltpour yang nantinya sebagai tempat pengisian handak bomb pesawat Shukoi.

Melihat apa yang telah disiapkan oleh DAHANA, Amirudin Akhmad pun berharap DAHANA untuk segera menyelesaikan tahap awal pembuatan P 100 L. “Kita kan mulai lagi dari nol, jika melihat apa yang telah disiapkan untuk langkah awal sudah sangat memadai, oleh karena itu saya berharap ini secepatnya terealisasi agar nantinya bisa memasuki tahap produksi missal,” ujar Amirudin Akhmad.

Dalam menangani proyek ini, PT DAHANA (Persero) tidak sendirian, namun menggandeng perusahaan swasta untuk bekerjasama, PT Sari Bahari dalam pembuatan body P 100 L.

Bom P 100 L merupakan bomb yang akan dipasang pada pesawat Sukhoi. Bomb ini memiliki warna khas yaitu hijau yang panjangnya 1.130 mm dengan berat 100 sampai 125 kg, berdiameter 27 mm dan memiliki ekor yang panjangnya 410 mm.

http://bumn.go.id/dahana/berita/237/...rsiapan.DAHANA
admin is offline   Reply With Quote
Old 20th October 2014, 03:26 PM   #108
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default Tiang Menara Suar di Tanjung Datuk Dibongkar Sendiri oleh Malaysia

Tiang Menara Suar di Tanjung Datuk Dibongkar Sendiri oleh Malaysia

Tribunnews.com » Regional » Kalimantan
Tiang Menara Suar di Tanjung Datuk Dibongkar Sendiri oleh Malaysia
Senin, 20 Oktober 2014 07:22 WIB


Tiang Menara Suar di Tanjung Datuk Dibongkar Sendiri oleh Malaysia

TRIBUNNEWS.COM.PONTIANAK, - Tiang pancang pembangunan rambu suar yang dibangun Malaysia di wilayah perairan Tanjung Datuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dirobohkan, Rabu (15/10/2014). Tiang pancang yang sempat heboh dan menjadi polemik beberapa waktu yang lalu itu berada diperairan Indonesia, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Informasi yang dihimpun, proses pembongkaran tiang rambu suar ini berlangsung selama tiga hari. Pembongkaran dimulai dari proses pengecekan hingga ditarik menggunakan kapal Maritim Malaysia. Proses pembongkaran pun terpantau dari CCTV online yang terpasang di lokasi dan disambungkan ke Lanal Pontianak.
"Dari Rabu kemarin sudah berjalan proses perobohan rambu suar itu, dengan cara ditarik menggunakan kapal," ungkap Asisten Intel Kasdam XII Tanjungpura Letkol Czi A. Rizal, Minggu (19/10/2014).
Rizal menjelaskan, Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Toto Rinanto akan memastikan kondisi di wilayah Tanjung Datuk dan sekitarnya setelah dilakukan pembongkaran rambu suar itu. Rencananya Pangdam akan terbang dari Makodam XII Tanjungpura menuju ke Tanjung Dato pada hari Senin, 20 Oktober 2014.
"Untuk memastikan, beliau akan melihat langsung kondisi disana setelah dirobohkan," katanya.
Lebih lanjut Rizal menambahkan, sejak Jumat (17/10) kemarin, tim intel gabungan dari Kodam XII Tanjungpura, BAIS dan Lanal Pontianak telah melakukan konsolidasi dan evaluasi di Tanjung Datuk. Proses pembongkaran rambu suar itu pun dilakukan setelah ada pengkajian dan perundingan di Kementrian Luar Negeri antara pihak Indonesia dengan Malaysia pada 26 Mei 2014 lalu.
Hasil perundingan itu, Malaysia mengakui telah membangun tiang pancang rambu suar di perairan Tanjung Datuk. "Malaysia setuju akan menghentikan pengerjaan tiang pancang rambu suar itu" pungkasnya.
Proses pembangunan tiang pancang rambu suar yang menjadi polemik itu mulai dibangun sejak tanggal 16 Mei 2014 yang lalu, dan prosesnya sudah mencapai 70 persen. Tiang setinggi 13 meter itu memiliki 3 pilar yang dicat berwana merah putih.

http://www.tribunnews.com/regional/2...-oleh-malaysia

Kita Akan Melaju Terus

Pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo tanggal 20 Oktober 2014 merupakan momentum sejarah bernilai akbar dan membanggakan. Karena disamping dihadiri oleh banyak kepala pemerintahan, menteri luar negeri dan utusan negara sahabat yang punya kepentingan dengan RI, juga disiarluaskan ke seluruh dunia oleh media utama dunia sebagai sebuah suksesi terhormat dari negara demokrasi terbesar ketiga dunia, berpenduduk muslim terbesar di dunia, dengan PDB sepuluh besar dunia. Majalah TIME menampilkan cover majalah bergambar Jokowi dengan mimik serius berjudul : A New Hope.

Tetapi seperti biasanya tidak ada rasa syukur dari sebagian politisi kita dan juga sebagian media kita, yang hanya melihat sudut pandang demokrasi dari kacamata dia, kata dia, sesuai kehendak dia. Jika tidak sesuai dengan kepentingannya lalu keluarlah kalimat dan judul yang tak pantas dan tak terhormat. Dunia mengakui nilai dan kualitas demokrasi Indonesia yang bergengsi, mampu dijalankan dengan aman dan lancar. Artinya para pemilih kita adalah pemilih cerdas yang telah melakukan hak dan kewajibannya secara cerdas dan bersemangat.

Sambutan dunia yang begitu antusias untuk menyambut pemerintahan baru Indonesia sesungguhnya tak terlepas dari geliat perkuatan ekonomi dan perkuatan militer negeri seribu kepulauan ini selama sepuluh tahun terakhir. Ini adalah pandangan paling obyektif ketika kita ingin menjelaskan tentang keberhasilan yang telah dicapai. Sesungguhnya RI mampu menegaskan pada dirinya sendiri, pada kekuatannya sendiri untuk bangkit, berdiri dan berlari mengejar ketertinggalannya dan “kekuatan lari” itu sekarang diperhitungkan oleh dunia.

Kekuatan daya beli bangsa ini, kekuatan PDB, daya serap belanja masyarakatnya yang luar biasa, pangsa pasar yang menggairahkan, rasio utang dan PDB yang cukup aman, sumber daya alam yang menggairahkan, kebiasaan masyarakatnya yang gemar “silaturrahim” di media apa saja termasuk media sosial sehingga selalu menjadi trending topic dunia, tak bisa terbantahkan. Republik Indonesia saat ini adalah sebuah kapal besar yang sedang melaju dan terus melaju dengan segala potensinya, peluangnya, gairahnya dan eksistensinya.

Sebagai contoh perkuatan militer kita saat ini sebenarnya barulah tahap awal untuk menuju kekuatan militer yang sepadan dengan luasnya wilayah yang mesti dilindungi. Unjuk kekuatan yang dilakukan pada saat hari ulang tahun TNI tanggal 7 Oktober 2014 adalah bagian dari kampanye militer bahwa negeri ini akan terus memperkuat militernya untuk gizi otot kekuatan teritorialnya, harkat martabatnya, dan kekuatan diplomasinya. Dan ini seirama dengan pertumbuhan dan perkuatan ekonomi nasional.

Negara-negara yang mengirimkan “utusannya” pada pelantikan Jokowi, apakah kepala negara langsung atau menlu dan menteri lain seungguhnya punya kepentingan pada kekuatan ekonomi dan militer Indonesia. Bayangkan saja misalnya dengan anggaran belanja 200 trilyun untuk belanja alutsista selama lima tahun ke depan, itu bukan duit sembarangan Om. Itu madu manis yang mampu menarik semut produsen alutsista utuk berbondong-bondong datang ke Jakarta. Makanya perhelatan pelantikan itu mesti dihadiri meski tak ada undangan resmi. Ya hitung-hitung sebagai penghormatan dan ikut bersuka cita atas kemegahan demokrasi dan kemenangan Jokowi.

Angka 200 T itu bukanlah angka istimewa atau hanya sebuah mimpi untuk mencapainya. Itu sebuah angka yang realistis dan obyektif sebagaimana data yang pernah disampaikan oleh pemerhati pertahanan Andi Widjajanto jauh-jauh hari. Istimewanya lagi Andi adalah orang dekat Jokowi. Dalam program MEF I (2010-2014) telah disediakan anggaran 150 T dan hasilnya bisa kita lihat sendiri sehingga untuk kelanjutan program MEF II maka angka 200 T itu merupakan sebuah angka yang sangat wajar untuk dianggarkan.

Kita masih akan terus memperkuat diri untuk menambah minimal 2 skuadron tempur, tambahan beberapa kapal selam selain 3 Changbogo yang sedang dibuat, satuan peluru kendali anti serangan udara jarak sedang, kapal-kapal kombatan bertonase besar, penambahan radar militer dan lain-lain. MEF II (2015-2019) adalah sebuah episode penting untuk menjadikan pengawal republik diperhitungkan di kawasan ini. Lima tahun ke depan, ketika matahari memasuki cakrawala 2020 kita sudah bisa membeton kekuatan pagar teritori kita secara keseluruhan.

Kita akan melaju terus dengan kegairahan yang tak terbendung. Kita sudah meletakkan dasar-dasar keberhasilan selama sepuluh tahun terakhir ini. Keberhasilan itu tentu tidak terlepas dari kepemimpinan Presiden SBY yang harus kita akui mampu memberikan nilai tambah yang mengagumkan dalam pertumbuhan dan perkuatan ekonomi, perkuatan alutsista dan perkuatan demokrasi. Ada yang kurang, tentu, tidak ada kesempurnaan dalam setiap pola kepemimpinan. Namun dalam bingkai penilaian proporsional kita sangat mengapresiasi keberhasilan SBY selama masa pemerintahannya.

Terimakasih Jendral Susilo, meski ada sebagian kecil warga bangsa yang termakan fitnah media partisan dan politisi kampungan, tetapi yakinlah pada sebuah saat nanti mereka akan bisa membandingkan kualitas kepemimpinan anda. Dan bagaimanapun anda telah memberikan dharma bakti yang begitu luar biasa di alam demokrasi yang hingar bingar ini. Suksesi adalah kodrat demokrasi untuk menampilkan wajah baru dan kepemimpinan baru. Kita menyambut dengan sejuta doa semoga bangsa ini akan semakin terhormat, disegani, berkarakter dan sejahtera.
****
Jagvane / 19 Oktober 2014
admin is offline   Reply With Quote
Old 20th October 2014, 05:34 PM   #109
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default Yonif 312/Kala Hitam Akan Menjadi Batalyon Mekanis

Yonif 312/Kala Hitam Akan Menjadi Batalyon Mekanis

08 Oktober 2014



Yonif 312 Kala Hitam sebagai Batalyon Mekanis akan dilengkapi dengan 52 panser Anoa (photo : Republika)

SUBANG-Dalam rangka memperingati HUT TNI yang ke-69, Batalyon Infantri (Yonif) 312 Kala Hitam memperkenalkan bantuan alat utama sistem senjata (alustita) buatan PT Perindustrian Angkatan Darat (Pindad) yakni kendaraan tempur Panser Anoa, Selasa (7/10).

Yonif 312 KH mengundang beberapa perusahaan dan diberi kesempatan untuk mencoba menumpangi kendaraan tempur keliling Markas Yonif 312 Kala Hitam. Mereka juga diperkenankan untuk mencoba senjata di lapangan tembak secara bergantian.

Danyonif 312 Kala Hitam Mayor Infantri Oki Andriyansah Adiwirya mengatakan, dalam perayaan HUT TNI ke-69 ini menjadi sesuatu yang sangat istimewa bagi Yonif 312 Kala Hitam. Sebab dengan adanya Panser Anoa, ke depan bisa lebih memaksimalkan perannya dalam pertahanan Negara. Bahkan kata Oki, suatu kehormatan bagi Batalyon 312 Kala Hitam, karena merupakan satu-satunya batalyon infanteri se-Jawa Barat yang mendapatkan kendaran tempur jenis Panser Anoa seri 2. “Bantuan dua jenis Panser Anoa ini dalam menjaga pertahanan negara membuat kami lebih percaya diri baik untuk TNI dan masyarakat Subang,” katanya.

Menurutnya, Panser Anoa buatan PT Pindad merupakan kendaraan mesin tempur yang lebih difungsikan untuk mengangkut prajurit. Namun alutsista jenis ini juga memiliki laras meriam dan mampu menangani kejadian secara cepat. Bantuan Alutsista juga seiring dengan adanya rencana reorganisasi status Batalyon Infanteri (Yonif) 312 menjadi Batalyon Mekanis. Yakni satuan tempur prajurit yang memiliki spesifikasi kemampuan perang jalan kaki juga untuk perang kota.

Bahkan dengan bantuan kendaraan tersebut, Yonif 312 dituntut menjadi lebih profesional dan bisa lebih tangguh dalam melaksanakan misi pertempuran jarak pendek.

“Sehingga dengan adanya dua kendaraan alat tempur ini, mobilitas ke titik sasaran akan lebih cepat, termasuk pengamanan tamu-tamu penting kelas VVIP bisa lebih baik. Namun, guna mempermudah dalam mengemudinya seluruh prajurit secara bertahap akan dibina hingga semuanya bisa menguasai alat tempur yang luar biasa ini," jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Subang Abdurakhman yang mewakili Bupati Subang mengaku bangga terhadap prajurit TNI yang tangguh dan disegani bangsa-bangsa lain. Apalagi saat ini alutista TNI semakin canggih dengan hadirnya dua Panser Anoa. Sehingga keberadaan Yonif 312 di Kabupaten Subang semakin dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah. Secara bersama-sama memajukan Kabupaten Subang.

“Untuk itu kami berharap pada HUT ke-69 ini TNI kedepan bisa lebih profesional dan maju lagi. Supaya tetap disegani bangsa-bangsa lain. Karena, kami akui keberadaan Yonif 312 di Kabupaten Subang, terbukti sangatlah berpengaruh dan sangat baik dalam mendukung program-program pemerintah,” terangnya.

Abdurkhman juga mengaku, atas nama pemerintahan sangat bahagia dan bangga. Jika Bataliyon Yonif 312 merupakan satu-satunya batlyon di Jawa Barat yang mendapat bantuan kendaraan tempur Panser Anoa.

“Untuk itu, kedepan kami berharap para perajurit Bataliyon 312 khususnya, SDM-nya lebih ditingkatkan lagi. Hal itu guna menyesuiakan dengan perkembangan alutsista yang terus mengalami perkembangan dalam dekade ini,” pungkasnya.

http://www.pasundanekspres.co.id/pas...ma-panser-anoa
admin is offline   Reply With Quote
Old 21st October 2014, 11:07 AM   #110
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,278
Likes: 1,743
Liked 196 Times in 118 Posts
Default Iveco Transporter, Truk Kokoh Pengangkut Tank Leopard

Iveco Transporter, Truk Kokoh Pengangkut Tank Leopard

14 Oktober 2014




Transporter, truk pengakut tank Leopard

SURABAYA - TNI terus memoderenisasi peralatan perangnya. Langkah tersebut menjadi tuntutan bagi TNI dalam menjaga kedaulatan negara.

Salah satu armada tempur terbaru yang dimiliki Indonesia ialah transporter, yakni truk pengangkut untuk tank Leopard.

Transporter ini mempunyai beberapa keunggulan, di antaranya mampu mengangkat beban seberat 90 ton.




Truk transporter ini mampu membawa beban seberat 90 ton (photo : ARC)

Tidak hanya itu, armada buatan Italia ini mampu bergerak dalam jarak yang cukup jauh.

Dalam pengoperasiannya, truk ini dilengkapi dengan lowbed doll buatan Jerman.

Keistimewaan yang dimiliki lowbed doll yakni memiliki tujuh sumbu yang memungkinkan seluruh rodanya mampu bergerak secara bersamaan sehingga menjamin kelincahan dengan radius putar yang kecil.

http://nasional.sindonews.com/read/9...t-tank-leopard
admin is offline   Reply With Quote
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
formil, forum, forum militer, forum militer indonesia, indonesia, militer, militer indonesia



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Berita Militer & Alutsista hobbymiliter Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 15th October 2016 06:04 AM
Berita Militer & Alutsista hobbymiliter Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 14th October 2016 11:39 AM
Indonesia Military News | Berita Militer dan Pertahanan Indonesia admin Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 1 27th July 2016 01:15 PM
Indonesia & China Sepakati Kerjasama Industri Pertahanan andi.teguh Diplomasi dan Hubungan Internasional 6 12th November 2013 03:21 PM
Industri Pertahanan Indonesia Incar Pasar ASEAN alnpr Forum Militer dan Pertahanan | Defence and Military 0 24th May 2013 04:42 PM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 02:35 PM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions, Inc.
Search Engine Optimisation provided by DragonByte SEO v2.0.37 (Lite) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts