forumku.com logo Forumku Borobudur Budaya Indonesia
forumku  

Go Back   forumku > >
Register Register
forumku.com kerja sama promosi forumku.com kerja sama promosi Pusat Cutting Sticker 5 December 2012 - 4 Maret 2013
Notices

Forumku Middle East Timur Tengah Main Forum Description

Post New Thread  Reply
 
Thread Tools Search this Thread Display Modes
Old 1st March 2018, 08:58 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Jan 2018
Userid: 6851
Posts: 671
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Tillerson Beri Erdogan ‘Hadiah Hiburan’ di Suriah

AS setuju untuk memberikan sebuah hadiah hiburan untuk pasukan Turki agar masuk ke kota strategis Manbij di Suriah dengan imbalan untuk mengakhiri serangannya di kota Afrin yang dikuasai Kurdi. Selama enam tahun terakhir, nama Manbij telah makin populer secara internasional sejak diperebutkan secara militer dan politik oleh orang-orang Turki, Iran, Rusia, Amerika, ISIS dan Damaskus.

Oleh: Sami Moubayed (Asia Times)

Sampai pecahnya perang saudara di Suriah pada tahun 2011, Manbij adalah kota yang terlupakan dan terbengkalai, yang terkenal lebih untuk masa lalu kuno daripada prestasi modern lainnya.

Selama masa penjajahan, penduduk kota mengangkat senjata melawan pemerintah kolonial Prancis. Penduduk Manbij kemudian merasa sangat bangga karena mengetahui bahwa salah satu penyair Arab terbesar di zaman modern, Omar Abu Risheh, adalah salah satu dari sekian banyak tokoh terkenal dari sana.

Selama enam tahun terakhir, nama Manbij telah makin populer secara internasional sejak diperebutkan secara militer dan politik oleh orang-orang Turki, Iran, Rusia, Amerika Serikat, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan, tentu saja, Damaskus.

Terletak 30 kilometer sebelah barat Sungai Efrat, kota ini terletak di timur laut Aleppo Governorate, yang sekarang dikuasai oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dan Kurdi.

Dalam kunjungan dua hari ke Turki, pada hari Kamis (15/2), Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson setuju untuk memberikan hadiah hiburan kepada Turki dengan mengizinkan pasukan Tentara Pembebasan Suriah yang didukung Turki memasuki Manbij, di mana mereka akan ditempatkan berdampingan dengan pasukan Amerika.

Milisi anti-ISIS Kurdi yang telah mengoperasikan Manbij sejak tahun 2016, termasuk YPG Kurdi Suriah, sebuah kelompok yang oleh Turki dianggap sebagai organisasi teror yang memiliki hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), akan diminta untuk pergi dan dikirim ke timur Sungai Efrat .

Hal ini terdengar bagai hadiah hiburan di telinga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang diketahui telah mengupayakan kehadiran militer di Manbij selama dua tahun terakhir.

Dia secara terbuka mengklaim bahwa orang Kurdi tidak memiliki hak historis atas Manbij, yang sebelum perang dihuni oleh bermacam-macam suku Arab, Sirkasia dan Kurdi.

Erdogan telah memohon hadiah hiburan kepada mantan Presiden AS Barack Obama untuk mengizinkannya membebaskan Manbij dari pendudukan ISIS setelah pejuang kelompok teror tersebut menyerbu dan menduduki kota tersebut pada Januari 2014.

Namun Obama menolak untuk memberikan hadiah hiburan tersebut, dan menyerahkan hadiah hiburan tersebut kepada tentara Kurdi yang didukung AS, yang juga dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang sampai sekarang telah mengelola Mabjib melalui Dewan Kota. YPG dipandang sebagai elemen utama SDF di Suriah.

Erdogan telah berharap untuk memasukkan Manbij ke dalam zona penyangga yang rapi di utara Suriah, termasuk kota-kota perbatasan Jarablus dan Azaz, dan kota pedalaman al-Bab, terletak 40 kilometer timur laut Aleppo.

Hadiah hiburan yang dipimpin militer tersebut bertujuan untuk mengusir separatis ISIS dan separatis Kurdi dari perbatasan Turki dengan Suriah dan menciptakan zona aman, di mana Erdogan dapat memukimkan kembali jutaan pengungsi Suriah yang tinggal di Turki sejak tahun 2011.

Pada bulan Februari 2017, seorang juru bicara pemerintah Turki mengatakan bahwa operasinya akan berhenti di al-Bab, tanpa rencana untuk maju ke Manbij atau al-Raqqa, yang sebelumnya adalah ibu kota de facto ISIS.

Namun, Erdogan meralat pernyataan resmi tersebut, dengan mengatakan: “Mungkin ada miskomunikasi. Tidak ada yang namanya berhenti saat al-Bab diamankan. Setelah itu, ada Manbij dan al-Raqqa.”

BACA JUGA: MASIH PERLUKAH TURKI BERBICARA DENGAN AMERIKA?
Yang membuat cemas kemudian, kedua kota dibebaskan dari kekuasaan ISIS, bukan oleh SDF Kurdi. Kini, dengan imbalan izin Erdogan untuk mendapatkan pijakan di Manbij, AS berharap dia akan menghentikan serangannya terhadap kota Kurdi di Afrin, yang terletak di sebelah barat Sungai Efrat, yang pasukannya telah ditembaki sejak 20 Januari 2018.

Erdogan melancarkan serangan terhadap Afrin di tengah kekhawatiran bahwa hal itu diperuntukkan sebagai salah satu dari tiga suku Kurdi dari sebuah “pemerintah federal Suriah utara” yang diusulkan. YPG diketahui aktif di kota tersebut.

Itu adalah kutukan bagi Ankara, yang telah lama berperang melawan pemberontak PKK di wilayah timurnya. Kehadiran orang Kurdi yang terus berkembang di Afrin akan memungkinkan Kurdi untuk menghubungkan ketiga distrik mereka secara administratif dan politis, walaupun tidak secara geografis.

Hampir sebulan kemudian, pasukan Turki telah gagal untuk menembus pertahanan Kurdi di sekitar kota yang diperebutkan di Afrin, menimbulkan risiko terjadinya pertempuran yang berkepanjangan yang berkobar di wilayah tersebut dan mungkin menyebabkan serangan balasan di Turki.

Sedikitnya 28 pejuang telah terbunuh di pihak Turki (11 dalam satu hari), sementara milisi Kurdi berhasil masuk ke wilayah Turki, menghancurkan sebuah Masjid Ottoman dari abad ke-17 dalam satu serangan.

Kelompok-kelompok Kurdi dan aktivis hak asasi manusia menuduh Erdogan menggunakan senjata kimia terlarang dalam pertempuran tersebut, mengklaim bahwa pemerintahnya telah mengingkarinya. AS mengatakan bahwa mereka meragukan bahwa ada senjata kimia yang digunakan dalam pertempuran tersebut.

Pada saat yang sama, Erdogan telah menangkap lebih dari 600 wartawan, blogger dan demonstran anti-perang yang berani melaporkan secara kritis tentang Operasi Afrin-nya.

Sebuah video pasukan pendukung Turki yang menginjak jenazah seorang pejuang perempuan Kurdi baru-baru ini telah viral di media sosial, menegaskan kembali beberapa pendekatan tanpa-tawanan yang dilakukan oleh Erdogan di medan perang.

Meskipun ada pembicaraan keras dengan janji untuk mengusir pejuang Kurdi, tampaknya sudah jelas bahwa Erdogan mencari jalan keluar dari rawa Afrin – meskipun dia tidak dapat lolos tanpa mendapatkan sesuatu sebagai balasan.

“Sesuatu” itu sekarang tampaknya bisa mengendalikan Manbij. Gedung Putih di masa Presiden AS Donald Trump sekarang tampaknya ingin menenangkan Turki, sekutu lama NATO yang telah menuduh Washington memberikan senjata berat kepada YPG. AS membantah mempersenjatai milisi dengan persenjataan berat.

Pemerintah Trump masih menganggap bahwa kerja sama Turki sangat penting bagi kepentingan regionalnya, meskipun ada keraguan tentang tindakan keras Erdogan terhadap ribuan tersangka yang ditawan setelah usaha kudeta yang gagal pada pertengahan 2016.

Penyerahan Manbij yang ditengahi AS tidak diragukan lagi akan menyenangkan Erdogan meski tidak terlalu memperdulikan orang Kurdi, yang tampaknya tidak memiliki ambisi jangka panjang untuk kota tersebut.

Sebagai imbalan untuk meninggalkan Manbij, orang Kurdi akan tinggal di al-Qamishly, al-Hassakeh dan Afrin, meskipun Afrin dilaporkan diserahkan ke pasukan pemerintah Suriah pada akhir minggu ini, mengingat lokasinya di lingkup medan perang Rusia.

Inilah yang semula diusulkan orang Kurdi, beberapa jam sebelum serangan Turki dimulai. Damaskus menolak, membiarkan serangan itu terjadi. Sekarang, Rusia telah mendapatkan persetujuan dari semua pihak yang berkepentingan untuk meminta pasukan pemerintah kembali ke Afrin, daripada mengizinkan kontrol Turki atau pendudukan Kurdi.

Suku Kurdi lebih memilih untuk melihat pasukan Rusia dan Suriah di Afrin daripada tentara Turki, sementara Erdogan akan menyelesaikan apa pun yang menghalangi orang Kurdi untuk mencaplok Afrin ke dalam proyek teritorial mereka sendiri.

sumber : Tillerson Beri Erdogan ‘Hadiah Hiburan’ di Suriah
Itsaboutsoul is offline   Reply With Quote
Sponsored Links
Post New Thread  Reply

Bookmarks

Tags
suriah



Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Perang Pertama Jenderal Erdogan Itsaboutsoul Forumku Middle East Timur Tengah 0 9th February 2018 09:39 PM
[Event] Hadiah Gokil Kapten Hadiah! mondyhito Online and Internet Games 0 6th February 2018 11:47 PM
Akhirnya, Erdogan Beri Trump ‘Serangan Menyakitkan’ untuk Yerusalem Itsaboutsoul Forumku Asiaku 0 24th January 2018 07:36 PM
Obat Herbal Penyakit Beri Beri Glucolife90 Health Kesehatan 0 15th December 2015 03:03 PM
Pengobatan Tradisional Penyakit Beri Beri tayayjr Health Kesehatan 2 24th January 2015 11:18 AM


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 07:53 AM.


forumku.com is supported by and in collaboration with

forumku.com kerja sama promosi kiossticker.com 5 December 2012 - 4 Maret 2013 Web Hosting Indonesia forumku.com kerja sama promosi my-adliya.com forumku.com kerja sama promosi situsku.com

Peserta Kontes SEO Forumku :

kontes SEO: business review

Positive Collaboration :

positive collaboration: yukitabaca.com positive collaboration: smartstore.com positive collaboration: lc-graziani.net positive collaboration: Info Blog

Media Partners and Coverages :

media partner and coverage: kompasiana.com media partner and coverage: wikipedia.org media partner and coverage: youtube.com

forumku.com
A Positive Indonesia(n) Community
Merajut Potensi untuk Satu Indonesia
Synergizing Potentials for Nation Building

Powered by vBulletin® Version 3.8.7
Copyright ©2000 - 2019, vBulletin Solutions, Inc.
Search Engine Optimisation provided by DragonByte SEO v2.0.37 (Lite) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2019 DragonByte Technologies Ltd.
Google Find us on Google+

server and hosting funded by:
forumku.com kerja sama webhosting dan server
no new posts