6th November 2014, 10:51 AM
|
#1
|
Wakil Camat
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
|
IKEA & Binus Bikin Pasaran Alam Sutera Naik

Quote:
JAKARTA - Ada dua berita di bulan Oktober yang mempunyai kesamaan, berita pertama adalah IKEA, perusahaan peritel perabot rumah tangga yang berasal dari Swedia, membuka toko pertamanya di Indonesia seluas 35 ribu hektare (ha) di Alam Sutera.
Berita yang kedua adalah Bina Nusantara (Binus) meresmikan kampus barunya di Alam Sutera. Kesamaan dari dua berita tersebut adalah lokasinya di Alam Sutera.
Alam Sutera dikembangkan oleh PT Alam Sutera Realty (ASRI) berada di lokasi yang berkembang sangat pesat yakni di Serpong-Banten, bertetangga dengan PT Summarecon Serpong Tbk (SMRA) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Total lahan yang dikembangkan di Alam Sutera adalah 800 ha di mana terbagi dalam dua tahap, yakni tahap pertama pembangunan kawasan pemukiman dan ruko seluas 450 ha, di mana 189 ha masih belum dikembangkan. Demikian diungkapkan Research Team Daewoo Securities Indonesia dalam risetnya, Kamis (6/11/2014).
Kedua, pembangunan kawasan komersil seluas 350 ha di mana 232 ha masih belum dikembangkan. Lebih dari 75 persen pendapatan perseroan dikontribusikan dari penjualan di area Alam Sutera.
Fasilitas dan infrastruktur yang telah lengkap di kawasan ini telah mendorong kenaikan harga jual tanah terutama didaerah komersil, sampai dengan bulan agustus perseroan dapat menjual 11.5 ha tanah (meningkat 85 persen dibanding tahun 2013) di daerah komersil dengan harga jual rata-rata yang meningkat 33,6 persen dibanding tahun lalu menjadi Rp16,7 juta per meter persegi.
Sementara harga jual rata-rata tanah perumahan juga meningkat 5,8 persen menjadi Rp14,5 juta namun penjualan tanah perseroan menurun dari 5 ha menjadi 0,97 ha.
Selain Alam Sutera-Serpong, ASRI juga mengembangkan lahannya di Pasar Kemis, Tangerang yang berkontribusi 20 persen dari penjualan pada semester I-2014), untuk CBD Jakarta, ASRI membangun menara perkantoran. Persediaan lahan lainnya berada di Jawa Barat, Bali,dan Riau, sehingga total luas mencapai 2.331,5 ha.
Berdasarkan laporan keuangan semester I-2014, penjualan ASRI meningkat 7 persen namun laba bersih atribusi kepemilikan turun 31 persen menjadi Rp515 miliar karena peningkatan biaya promosi dan iklan serta biaya pembelian kembali obligasi.
Perseroan belum melaporkan kinerja keuangan untuk kuartal ketiga karena sedang di audit (full audit), kami perkirakan audit kinerja keuangan dikarenakan perseroan bersiap melakukan corporate action untuk mengurangi tekanan pembayaran bunga dollar akibat depresiasi rupiah, seperti penerbitan obligasi dalam denominasi rupiah atau bahkan mengeluarkan saham baru.
Perseroan memiliki utang obligasi dalam denominasi dolar sebesar USD526 juta, dan pada semester I-2014 perseroan harus membayar beban bunga dan premi lindung nilai sebesar Rp119 miliar, setara dengan 13 persen laba bersih.
Walaupun saat ini perseroan diperdagangkan pada PE2015e 7x dengan ROE2015e 20% yang cukup menarik, namun investor harus tetap mencermati langkah corporate action yang akan diambil perseroan.
|
SUMBER : Okezone.com
|
|
|
|