
Puluhan mahasiswa membakar foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan Gedung DPRD Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Pembakaran itu dilakukan sebagai simbol menolak rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM.
Selain membakar foto Presiden Jokowi, para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga memblokade Jalan Soekarno-Hatta. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh.
Kemudian polisi mengalihkan kendaraan untuk melewati jalur alternatif. Pendemo nekat memblokade jalan lantaran anggota legislatif belum ada yang menemui. Sehingga, aspirasi mereka belum tertampung.
“Kami membakar foto Jokowi sebagai langkah protes terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Kami menolak harga BBM dinaikkan karena hanya menyengsarakan rakyat,” terang koordinator aksi, Hairus Zaman.
Menurutnya, langkah pemerintah menaikkan harga BBM dari Rp6.500 menjadi Rp9.500 dalam waktu dekat merupakan keputusan yang tidak mengedepankan orientasi keadilan sosial. Rencana pengalihan subsidi dari BBM ke infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan bukan langkah tepat.
Hal itu mengingat daya beli masyarakat masih lemah. Pasalnya, dengan naiknya harga BBM nanti bakal berdampak pada kebutuhan pokok warga yang lain. Sehingga, akan membawa masyarakat pada kondisi terpuruk.
“Kami mendesak dewan supaya ikut menolak rencana kenaikan harga BBM. Karena, menaikkan harga BBM merupakan langkah yang tidak tepat,” paparnya.
Aksi unjuk rasa sendiri mendapat pengawalan ketat dari kepolisian setempat dan satpol PP.
Okezone
Tolak BBM Naik, Pendemo Bakar Foto Jokowi